Semua orang bisa jadi penyiar atau siaran. Namun, tidak semua orang mampu siaran dengan baik dan benar sesuai dengan karakteristik radio dan pendengar.
Penyiar adalah seorang profesional dalam arti memiliki keahlian atau ketermpilan khusus –yakni keterampilan komunikasi massa dalam hal ini komunikasi melalui radio. Untuk memiliki keahlian khusus tersebut, seorang penyiar hendaknya memenuhi kualifikasi atau persyaratan sebagai berikut:
1. Suara standard –memiliki suara umum, tidak ada ”kelainan” dalam berbicara.
2. ”Suka Ngomong” –bukan pendiam atau ”pelit kata”. Penyiar harus ”cerewet” dan sigap mengomentari apa pun dan menyuarakan apa pun yang terlintas di pikirannya.
3. Wawasan –berwawasan atau memiliki pengetahuan yang luas, ”tahu banyak dan banyak tahu”, mengikuti peristiwa, isu, atau berita terkini.
4. Hilangkan dialek –dalam berbicara di radio, dialek atau logat kedaerahan harus hilang.
5. Ramah –penyiar harus friendly karena ia akan menjadi ”teman baik semua orang”, pendengarnya. Orang ramah disukai semua orang.
6. Sense of Humor –humoris, karena ia seorang penghibur, maka penyiar harus humoris, suka becanda, minimal punya teka-teki atau bahan pembicaraan untuk membuat pendengar tertawa.
7. Sense of Music –suka musik, lagu, bahkan mampu bernyanyi.
8. Sociable –suka bergaul, luwes, fleksibel, mau dan mampu berbaur dengan orang banyak dan siap bekerja sama dengan tim. Penyiar tidak bekerja sendiri, tapi ditopang “tim kerja” seperti programmer, produser, penulis naskah, dll.
9. Entertainer –berjiwa penghibur selalu berupaya menyengkan pendengar. harus mampu berekspresi secara fleksibel terdepan mengikuti segala trend lifestyle & information.
10. Adaptable –penyiar bagian dari team work. Ia tidak bekerja sendiria. Karenanya, ia harus luwes dan sanggup menyesuaikan diri dengan anggota tim dan situasi-kondisi, termasuk tuntutan program dan jadwal siaran yang berubah-ubah atau dijadwal tidak sesuai dengan keinginan. Penyiar profesional, prinsipnya, harus siap ditugaskan siaran kapan dan pada program apa saja. Karenanya, ia juga harus memahami atau menguasai keseluruhan program siaran. (www.romeltea.com).*
Tulisan Lainnya:
Tags: Announcer Qualification, Syarat Jadi Penyiar
Print This Post
Asep Syamsul M. Romli a.k.a Romel tea --akrab disapa Kang Romel-- adalah komunikator profesional -wartawan, penulis buku-buku komunikasi praktis, editor, penyiar radio, konsultan media, public speaker, dan trainer-motivator yang siap berbagi dalam pelatihan jurnalistik, menulis, siaran radio, public speaking, MC, public relation (humas), media sosial, dll. Dosen luar biasa mata kuliah ilmu komunikasi. Sering menjadi pemateri di berbagai diklat internal instansi pemerintah/swasta. Kontak saja: romeltea@yahoo.com
Tetap update berita/artikel di mana pun dari Romeltea Magazine dengan mengetikkan www.romeltea.com di browser ponsel Anda!
ya allah mudah”an sayaa mampu utk mnjadii apa yg saya impikan slama inii ..
terlihat susah tapii saya akan teruz belajar sampai saya bisa dan sampai kapan pun akan teruz belajar ..
alhamdulillah ya allah ..
makasii banyak iia pak ..
maaf saya comment smua tulisan” bpak ..
tiap udah baca tulisan” bapak,,slalu ingin nulis di kolom yg sudah disediakan ..
hhhheeeee