Bagaimana Cara Membedah Buku?

Assalamu’alaikum Wr.Wb . Maaf mengganggu kang. Mohon bantuannya kang,…kemarin saya di amanahkan untuk sharing buku pada Senin (14/09) , yang sebelumnya saya terima dari atasan saya. mungkin bisa dikatakan sharing atau juga bedah buku ya kang (kalau saya tidak salah memahami bedah buku itu sama dengan sharing :d).

Permasalahan yang saya hadapi adalah bagaimana dan apa saja yang harus di kemukakan ketika membedah buku tersebut ?. Serta bagaimana menimbulkan keberanian untuk berbicara di depan, karena ini adalah  kali pertama saya dan buku yang saya share adalah “Metamorfosis Sang Nabi Dari Buta Huruf Menjadi Ilmuwan Jenius” ..

Mungkin itu dulu pertanyaan saya, kalau ada lagi boleh kan ditanya kembali.

Btw..saya termasuk yang di suka untuk berbicara didepan kang, karena takut kalau ucapan kita nanti berlawanan dengan perbuatan. Jazakumullah katsiran ya kang atas bantuannya.rahmat fauzan

Jawaban
Wa’alaikum salam wr. wb. Silakan ganggu….

1. Bedah buku biasanya dilakukan dengan membedah, mengomentari, atau mengkritisi buku tersebut dari aspek-aspek (a) tampilan dan (b) isi. Tampilan meliputi desain buku, cover, layout, ukuran, bahkan jenis kertas. Pas dan bagus gak semuanya.

Isi meliputi dua hal pula (1) redaksional atau tata bahasa, gaya penulisan, enak gak, hemat kata gak, mudah dimengerti gak kalimatnya; dan (2) substansial, isinya menarik gak, aktual gak, apa pentingnya, bagaimana sistematika pembahasannya, isinya sahih apa dhaif, bisa dipercaya apa kagak, dan seterusnya.

3. Untuk berani berbicara di depan umum, banyak kiatnya, a.l. anggaplah kita yang paling tahu masalah yang akan dibicarakan, pahami tema/topik sebaik-baiknya dan selengkap-lengkapnya, anggap audiens/hadirin sebagai teman baik yang pasti mendukung kita, dan banyak lagi. Selengkapnya soal Public Speaking silakan cek di website saya www.romeltea.com, kategori Public Speaking.

Good Luck. Wasalam. (www.romeltea.com).*

Dapatkan Posting Terbaru via Email Anda! It’s Free!
Asep Syamsul M. Romli aka Romeltea --akrab disapa Kang Romel-- adalah praktisi, trainer, dan konsultan media. Profil lengkap di menu "My Profile". Karya tulis (buku) di menu "My Books". Kontak email: romeltea@yahoo.com. Follow @romeltea

9 Comments

  1. Satria f. Maseo

    October 21, 2014 at 9:13 am

    Bedah buku ibarat bedah/operasi penyakit yg nempel dibadan, jadi kita me

  2. Satria f. Maseo

    October 21, 2014 at 9:12 am

    Bedah buku ibarat tim dokter membedah pasiennya, yg dibedah adalah sesuatu penyakit yg ada dlm tubuh si pasien, nah utk mem

    • Satria f. Maseo

      October 21, 2014 at 9:17 am

      Sori sambung,intinya kulit buku n substansi yg dibahas minimal 5-20 tahun orang masih menjadikan buku tsb menjadi refferensi yg baik

  3. Erfan

    May 9, 2013 at 8:33 pm

    assalamualaikum Kang Romel
    sebelumnya saya mohon maaf dulu kang
    saya punya tugas dari dosen untuk melakukan bedah buku tentang Bioekonomi Perikanan. saya belum punya pengetahuan tentang bedah buku. mohon masukan dari Akang

    • romeltea

      May 9, 2013 at 11:36 pm

      wa’alaikum salam wr wb, masukan saya ya… posting ini ^_^

  4. SYAIFUL AKMAL

    March 25, 2013 at 9:33 pm

    Ass. wr wb Mas…secara garis besar setelah membaca cara membedah buku dari jawaban Mas sangat menambah inspirasi saya untuk mengenal bedah buku dari dekat. Apa ada kegiatan keluar daerah untuk bedah buku tokoh-tokoh yang bisa menambah wawasan kebangsaan ,terutama di kota medan jangan lupa?

    • romeltea

      March 25, 2013 at 9:58 pm

      wa’alaikum salam wr wb. terima kasih dan alhamdulillah jika posting ini bermanfaat. Maaf, maksdunya apa ni ya “.. Apa ada kegiatan keluar daerah untuk bedah buku tokoh-tokoh yang bisa menambah wawasan kebangsaan ,terutama di kota medan jangan lupa?..?

  5. Bandar Bloger

    March 12, 2013 at 11:09 am

    Terimakasih kang, jujur saya belum tau juga bagaimana cara membeda sebua buku, dulu mau nyoba tapi malah bingung sendiri karena tidak tau harus mulai dari mana dan apa-apa yg harus dibahas dalam membeda sebuah buku..
    Lewat jawaban dari pertanyaan diatas, sedikit memberi saya pemahaman apa yg harus saya beda dalam membeda sebuah buku… Terimakasi kang..

Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>