Cara Mendirikan Media Online Resmi Berbadan Hukum

Cara Mendirikan Media Online Resmi Berbadan Hukum

media-online-situs-berita.jBAGAIMANA cara membentuk, membuat, atau mendirikan media online, resmi berbadan hukum? Bagaimana cara mendirikan lembaga pers atau perusahaan media online?

Itulah pertanyaan yang biasa muncul saat saya menjadi pemateri pelatihan jurnalistik atau manajemen media.

Banyak peserta punya media online, yakni situs berita (news portal, news site), namun tanpa badan hukum, sehingga merasa ilegal alias tidak resmi.

Belakangan Dewan Pers gencar sosialisasi soal jenis-jenis media di Indonesia, yakni media profesional, media partisan, dan media abal-abal. Soal ini sudah saya ulas di Jenis-Jenis Media menurut Dewan Pers.

Cara Mendirikan Media Online: Teknis

Secara teknis, cara mendirikan atau membuat media online sangat mudah. Bahkan, kita bisa membuat media online berbasis blog, seperti Blogger dan WordPress, hanya dalam hitungan menit!

Di Blogger, kita tinggal membuat akun blogger, membuat blog, lalu membeli domain, dan melakukan custom domain sehingga alamatnya terkesan profesional –menggunakan topl level domain seperti .com, .net, .id– plus memilih tema blogger gaya majalah berita (magazine news blogge templates).

Dengan CMS WordPress, kita tinggal membeli domain dan hosting, lalu pasang CSM WordPress di dengan mudah, dan pilih tampilan tema majalah atau situs berita (Magazine News WP Themes) yang sangat banyak.

Saya bisa bantu Anda membuatkan blog berita berbasia blogger atau wordpress. Kontak aja via email.

Itu cara membuat media online secara teknis, khususnya berbasis blog.

Baca: Cara Membuat Situs Berita dengan WordPress

Cara Mendirikan Media Online: Legal Formal

Secara legal formal, media saat ini tidak memerlukan Surat Izin Usaha Penerbitan Pers (SIUPP) seperti era Orde Baru.

Pasal 9 UU No. 40/1999 tentang Pers menyebutkan:

(1) Setiap warga negara Indonesia dan negara berhak mendirikan perusahaan pers.
(2) Setiap perusahaan pers harus berbentuk badan hukum Indonesia.

Sejak diberlakukan UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, SIUPP tidak berlaku lagi.

Namun demikian, media massa online, dalam hal ini situs berita atau situs majalah berita, harus berbadan hukum agar menjadi media resmi atau media legal.

Dalam penjelasan UU Pers tidak dijelaskan bentuk badan hukum yang dapat digunakan untuk mendirikan perusahaan pers.

Namun, Dewan Pers menyatakan badan hukum dimaksud adalah Perseroan Terbatas (PT).

Praktisnya, untuk mendirikan perusahaan pers berbentuk badan hukum PT, datang saja ke Notaris dan minta dibuatkan Perusahaan Pers.

Pendirian PT diatur dalam UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, termasuk syarat modal yang terdiri dari Modal Dasar, Modal Ditempatkan, dan Modal Disetor. Modal dasar Perseroan minimal Rp50 juta.

Media Online Profesional: Taat Kode Etik

Media Online profesional adalah media daring yang menaati kode etik jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber serta menguasai keterampilan jurnalistik dengan baik –teknik peliputan (reportase), wawancara, penulisan.

Kode etik yang sering dilanggar media online, juga media massa pada umumnya, adalah berimbang (balance). Banyak media yang tidak berimbang dalam pemberitaan akibat pesanan dan tekanan pihak tertentu.

Media yang dikendalikan kelompok politik tertentu, sudah pasti akan “menghamba” (mengabdi) kepada kepentingan kelompok tersebut dan jadilah ia media partisan bahkan media progaganda –bukan media profesional.

Demikian sekilas ulasan cara mendirikan media online resmi, legal, sehingga diakui Dewan Pers. Wasalam. (www.romeltea.com).*

Related Post

Pengertian Tajukrencana (Editorial), Fungsi, Jenis... Tajukrencana (biasa disingkat “Tajuk” saja) adalah induk karangan berupa artkel opini yang berisi pendapat, pandangan, atau analisis redaksi sebuah me...
Cara Menulis di Website Agar Enak Dibaca dan Mudah... Cara Menulis di Website (Blog) Agar Enak Dibaca dan Mudah Dipahami - User Friendly & Scannable Content. TULISAN di website (situs web) atau b...
Hanya 12% Teman Membaca Update Status Facebook Hanya 12% dari jumlah teman yang Anda miliki yang membaca update status Facebook kita. Itu pun kalau mereka online dan membuka beranda (home) akun Fac...
Blokir Situs Islam vs Kembalikan Media Islam Blokir Situs Islam vs Kembalikan Media Islam ATAS rekomendasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kementerian Komunikasi dan Informasi ...

COMMENTS (1)

  • comment-avatar

    Oh jadi gitu ya gan, saya juga lagi membangun media online saya sendiri, bermanfaat nih 🙂 berkunjung kemari gan: https://willyodeng.com