Cara Menjadi Penulis: Kumpulan Motivasi Menulis

Cara Menjadi Penulis: Kumpulan Motivasi Menulis

menulisCara Menjadi Penulis: Kumpulan Motivasi Menulis

SYARAT menjadi penulis itu niat, yakni niat jadi penulis atau niat menulis.

Niat atau keinginan menulis (willingness to write) akan muncul dengan dua cara, yakni termotivasi atau terpaksa. Kesadaran sendiri atau dipaksa pihak lain.

Jika sudah termotivasi, maka akan muncul niat, keinginan kuat, tekad, atau willingness to write.

Motivasi Menulis dalam Perspektif Islam

Berikut ini beberapa motivasi menulis dalam perspektif Islam.

Menulislah karena yang Allah cipakan pertama kali pun adalah pena. Menulislah karena ketentuan Allah (takdir) pun didokumentasikan-Nya dengan pena.

Menulislah karena Allah pun mengajari manusia melalui pena. Menulislah karena amal kita pun ditulis malaikat dengan pena.

Menulislah karena sang pemegang kunci gudang ilmu, Ali bin Abi Thalib, mengingatkan kita: “Ikatlah ilmu dengan menuliskannya!”

Menulislah karena dengan tulisanlah para ulama “mengabadikan” dan menyebarkan ilmunya.

Menulislah karena Quran dan Hadits pun terdokumentasi dengan baik dengan tulisan. Menulislah karena … (Masih banyak alasan dan kebaikan menulis lainnya).

“Sesungguhnya pertama kali yang diciptakan Allah SWT adalah pena, lalu Allah berfirman kepadanya: “Tulislah!”. Pena itu menjawab: “Ya Tuhanku, apa yang mesti aku tulis?” Maka Allah berfirman: “Tulislah ketentuan segala sesuatu sampai datang hari kiamat”. (HR. Ahmad dan Abu Dawud).

Eksistensi pena (al-qalam) ditegaskan dalam QS. Al-Qolam. “Nun demi pena dan yang telah mereka tulis” (QS. Al-Qalam:1).

Pena menjadi perantara Allah SWT dalam mengajarkan manusia. “Bacalah dan Tuhanmulah yang mengajarkan dengan perantaraan pena. Dia mengajari manusia apa yang tidak diketahui manusia” (QS. Al-Alaq:3-5).

“Yang demikian itu merupakan sumpah dari Allah Ta’ala sekaligus peringatan bagi makhluk-Nya atas apa yang telah Dia anugerahkan kepada mereka, berupa pengajaran tulis-menulis yang dengannya ilmu diperoleh” (Tafsir Ibnu Katsir).

Cara menjadi penulis adalah menulis. Bukan bercanda, itulah rumus menulis.

penulis - menulis

Sekarang ini sangat terbuka sarana menulis atau latihan menulis untuk menjadi penulis hebat, yakni BLOG.

Blog akan membuat kita “be better writer”, menjadi penulis yang lebih baik. Wallahu a’lam. (www.romeltea.com)*

Related Post

Gerakan Santri Menulis MAI Foundations MANDIRI Amal Insani (MAI) Foundations mengemas program pelatihan bertajuk Gerakan Santri Menulis (GSM) di pesantren-pesantren. Materi pelatihan ter...
Mandeg Saat Mulai Menulis SAYA sering mencoba untuk menulis artikel. Tapi selalu saja kandas di tengah jalan. Setelah menulis dua-tiga alinea, mandeg. Mohon saran. Jazakallah…....
Mencari Ide Tulisan “If you have nothing to say, say nothing,” kata Mark Twain. Dalam konteks jurnalistik, maknanya begini ‘kali:  jika Anda tidak punya ide atau tema tul...
Bacalah, Lalu Tulislah! Ilmu itu harus diikat dengan tulisan. Maka, bacalah, lalu tulislah! Tuliskan hasil bacaan itu dengan kata-kata sendiri, sebagai bukti pemahaman, sekal...

COMMENTS (1)

  • comment-avatar
    CatholicWatch May 20, 2011

    Arahkan semua pandangan kita pada KATOLIK. Perhatikan menteri-menteri yang KATOLIK, awasi ketat dan catat kebijakannya. Awasi perusahaan vital yang dipimpin KATOLIK. Telitilah hingga kebalik layar, setiap ada fitnah dan tragedi baik lokal maupun internasional pasti kembalinya ke KATOLIK.