Waktu dan Tempat Kami Persilakan (Teknik MC)

MC

Oleh ASM. Romli Kita sering mendengar seorang MC (Master of Ceremony) mengatakan “waktu dan tempat kami persilakan“. Sebagai MC profesional, Anda jangan sekali-kali menggunakan kata “waktu dan tempat kami persilakan”! Pengucapan kata-kata “waktu dan tempat kami persilakan” bisa dibilang “salah kaprah”, yaitu kesalahan yang berulang-ulang, diikuti oleh banyak orang, dan tidak ada yang mengoreksinya sehingga [...]

10 Syarat Jadi MC (Master of Ceremony)

syarat jadi mc

By ASM. Romli Seorang MC (Master of Ceremony) atau pembawa acara/pemandu acara harus memenuhi kualifikasi atau syarat tertentu. Selain modal suara yang enak didengar dan tampang “enak dipandang” (good looking), MC harus juga memiliki kepribadian, karakter, dan sikap tertentu. Komunikatif, berkemampuan bahasa yang memadai, luwes, percaya diri, memiliki sense of humor, dan kreatif adalah sebagian [...]

Teknik Vokal untuk MC

teknik mc dan moderator

By ASM. Romli Teknik vokal merupakan hal penting bagi seorang MC (Master of Ceremony). Dengan teknik vokal seorang MC mampu mengeluarkan suara terbaiknya, suara emas (golden voice), dan mengeluarkan ekspresi suara yang baik dan tepat. Berikut ini hal hal yang harus diperhatikan seorang MC dalam berbicara (teknik vokal untuk MC). Teknik Vokal di bawah ini [...]

Pelatihan MC dan Protokoler

teknik mc dan moderator

Jadwal Pelatihan MC dan Protokoler: Selasa – Rabu, 28 – 29 Mei 2013 Tempat: Hotel Gino Feruci, Jln.  Braga No. 67 Bandung Kesuksesan sebuah acara, apapun jenis acaranya, sangat  ditentukan oleh pemandu atau pembawa acara Sebuah acara bisa jadi monoton dan membosankan jika pembawa acara kurang lincah dan tanggap. Sebaliknya, sebuah acara bisa menjadi sangat menarik [...]

Teknik Dasar MC: Mengenalkan Pembicara

presentasi

SAYA sering menjadi pembicara, sebut saja “public speaker”, di berbagai forum pelatihan, dialog, atau diskusi. Saya sangat sering dibuat “jengkel” oleh pembawa acara, MC, host, ataupun moderator yang tampak “malas” menyampaikan CV yang sudah saya siapkan, saat ia mengenalkan saya kepada hadirin sebelum saya tampil “on speech”. “Kang Romel aja deh yang mengenalkan diri, biar lengkap…” cenah na kituh, kumaha eta teh?