Dasar-Dasar Humas: Pengertian Humas

Dasar-Dasar Humas: Pengertian Humas

Oleh ASM. Romli

Hubungan masyarakat (Humas) atau Public Relations (PR) adalah sebuah seni berkomunikasi dengan publik untuk membangun saling pengertian, menghindari kesalahpahaman dan mispersepsi, sekaligus membangun citra positif lembaga.

Sebagai sebuah profesi seorang Humas bertanggung jawab untuk memberikan informasi, mendidik, meyakinkan, meraih simpati, dan membangkitkan ketertarikan masyarakat akan sesuatu atau membuat masyarakat mengerti dan menerima sebuah situasi.

Bagian penting dari pekerjaan petugas humas dalam suatu organisasi adalah:

  1. Membuat kesan (image) –kesan baik, citra positif.
  2. Pengetahuan dan pengertian –informasi, penerangan, penjelasan.
  3. Menciptakan ketertarikan
  4. Penerimaan –pengertian, pemahaman.
  5. Membangun/menciptakan simpati publik.

Contoh kegiatan Humas adalah melobi, berbicara di depan publik atau melakukan pembicaraan publik (public speaking), menyelenggarakan acara, dan membuat pernyataan tertulis seperti rilis berita.

Ragam Definisi
Berikut ini beberapa pengertian atau definisi humas/pubic relations yang saya himpun dari berbagai sumber:

  1. “Fungsi manajemen yang (a) menilai sikap publik, (b) mengidentifikasi kebijakan dan tata cara seseorang atau organisasi demi kepentingan publik, serta (c) merencanakan dan melakukan suatu program kegiatan untuk memperoleh pengertian, pemahaman, dan dukungan dari publiknya” (Scott M. Cutlip dan Allen H. Center).
  2. “Membantu organisasi dan publiknya untuk saling beradaptasi secara menguntungkan. Usaha organisasi untuk memperoleh kerjasama dari sekelompok orang  Membantu organisasi berinteraksi secara efektif dan berkomunikasi dengan publik utama.” (The Public Relations Society of America).
  3. “Fungsi manajemen dari ciri yang terencana dan berkelanjutan melalui organisasi dan lembaga swasta atau publik untuk memperoleh pengertian, simpati, dan dukungan dari mereka yang terkait atau mungkin ada hubungannya dengan penelitian opini publik di antara mereka.” (International Public Relations Association/IPRA)
  4. “Proses yang berkelanjutan dari usaha-usaha manajemen untuk memperoleh itikad baik dan pengertian dari langganannya, pegawai, dan publik umumnya; ke dalam dengan mengadakan analisis dan perbaikan terhadap diri sendiri, keluar dengan mengadakan pernyataan-pernyataan.” (J.C. Seidel).
  5. “Kelanjutan proses penetapan kebijakan, penetuan pelayanan, dan sikap yang disesuaikan dengan kepentingan orang-orang atau golongan agar orang atau lembaga itu memperoleh kepercayaan dan itikad baik dari mereka. Pelaksanaan kebijakan, pelayanan, dan sikap untuk menjamin adanya pengertian dan penghargaan yang sebaik-baiknya.”  (W. Emerson Reck).
  6. “Gabungan antara seni dan ilmu yang memperdiksi kecenderungan, memperkirakan konsekuensi, memberi saran kepada pimpinan organisasi, dan melaksanakan rencana kegiatan sebagaimana telah ditetapkan untuk melayani kepentingan publik dan organisasinya. (Public Relation World Conference).
  7. “Fungsi manajemen yang membangun dan mempertahankan hubungan yang baik dan bermanfaaat antara organisasi dengan publik yang memengaruhi kesuksesan dan kegagalan organisasi tersebut.” (Cutlip, Center, dan Broom)
  8. “Usaha berencana dan berkesinambungan untuk membina serta memelihara itikad baik ataupun pengertian bersama antara organisasi dengan masyarakatnya.” (The British Institute of Public Relation).
  9. “Sesuatu yang terdiri dari semua bentuk komunikasi berencana baik ke dalam maupun ke luar antara organisasi dengan publiknya untuk mencapai tujuan khusus, yakni pengertian bersama. (Frank Jeffkins).
  10. “Sistem komunikasi untuk menciptakan niat baik” (Jeffkins & Daniel Yadin).
  11. “Public Relations practice is the planned and sustained effort to establish and maintain goodwill and mutual understanding between an organization and its publics” (Diane Ackerman)
  12. “Fungsi manajemen yang mengevaluasi sikap publik, mengidentifikasi kebijakan dan prosedur individual dan organisasi yang punya kepentingan publik, serta merencanakan dan melaksanakan program aksi dalam rangka mendapatkan pemahaman dan penerimaan publik.” (Public Relations News)
  13. “Fungsi manajemen tertentu yang membantu membangun dan menjaga lini komunikasi, pemahaman bersama, penerimaan mutual, dan kerja sama antara organisasi dan publiknya.” (Rex F. Harlow). (www.romeltea.com).*

Referensi: Abdurrachman, Oemi. 2001. Dasar-dasar Public Relations, PT. Citra Aditya Bakti, Bandung. Kusunastuti, Frida. 2011. Dasar-Dasar Humas, Ghalia Indonesia, Jakarta.

Related Post

Manajemen Organisasi: Berdayakan Humas! Anda aktif di sebuah organisasi? Jika organisasi Anda ingin (1) dikenal luas (2) bercitra positif (3) mudah berkomunikasi dengan para pihak yang be...
Kiat Menulis Siaran Pers Siaran Pers (Press Release, biasa disebut rilis saja) adalah naskah berita yang dibuat oleh kalangan humas (PR, Public Relations) sebuah lembaga atau ...
Praktisi Humas Modern Wajib Kuasai Jurnalistik Humas bukan saja harus akrab dengan media/wartawan, tapi juga menguasai ilmunya wartawan: jurnalistik. MENGUASAI ilmu dan keterampilan jurnalistik ...
Humas Online: Pengertian dan Ruang Lingkup Humas Online --disebut juga Online Public Relation, Online PR, Electronic PR, e-PR, Digital PR, Internet PR, Web PR-- termasuk mata kuliah baru di Jur...

COMMENTS (2)

  • comment-avatar

    Boleh aku beli buku dasar dasar humas penulisnya Frida Kusumastuti?