Dasar-Dasar Jurnalistik: Jenis-Jenis Berita

Dasar-Dasar Jurnalistik: Jenis-Jenis Berita

jenis-jenis berita jurnalistikBERITA (News) adalah produk utama jurnalistik. Menulis berita pun menjadi keterampilan atau keahlian utama seorang jurnalis (wartawan).

Per definisi, berita adalah informasi terbaru tentang sebuah peristiwan atau masalah.

Pengertian Berita

Secara bahasa, berita adalah cerita atau keterangan mengenai kejadian atau peristiwa yang hangat; kabar; laporan; pemberitahuan; atau pengumuman (KBBI).

Dalam kamus bahasa Inggris, berita (news) diartikan sebagai:

  1. a report of recent events (laporan kejadian terbaru)
  2. previously unknown information (informasi yang belum/tidak diketahui sebelumnya)
  3. material reported in a newspaper or news periodical or on a newscast (bahan yang dilaporkan dalam suratkabar atau media lainnya).

Dalam buku Jurnalistik Praktis untuk Pemula (2009:35), saya kutip pengertian berita dari Willard C. Bleyer dan Eric C. Hepwood:

  • Berita adalah sesuatu yang baru yang dipilih oleh wartawan untuk dimuat dalam suratkabar sehingga menarik minat bagi pembacanya.
  • Berita merupakan suatu laporan pertama dari sebuah kejadian penting yang bisa menarik perhatian umum.

Secara praktis, saya bisa mengartikan berita sebagai “laporan peristiwa aktual”. Ada peristiwa, lalu dilaporkan wartawan melalui media, jadilah peristiwa itu berita.

Istilah “diberitakan” artinya dijadikan berita. Sebuah peristiwa layak dijadikan berita atau tidak diukur dengan nilai berita (new values):

  1. Aktual. Baru terjadi.
  2. Faktual. Benar-benar terjadi.
  3. Penting. Penting bagi publik atau menyangkut orang penting (public figure)
  4. Menarik. Menimbulkan rasa ingin tahu atau rasa penasaran.

Istilah “wartawan” juga berasal dari kata berita/warta. Secara bahasa, wartawan artinya orang yang menulis atau menyampaikan berita.

Dalam KBBI, wartawan diartikan sebagai “orang yang pekerjaannya mencari dan menyusun berita untuk dimuat dalam surat kabar, majalah, radio, dan televisi; juru warta; jurnalis”.

Dengan demikian, berita adalah produk utama jurnalistik sekaligus produk utama wartawan.

Dalam ulasan Dasar-Dasar Jurnalistik kali ini, saya akan ulas jenis-jenis berita dalam dunia jurnalistik.

Jenis-Jenis Berita

Jenis Berita terpopuler adalah berita keras (hard news) yang biasa kita temui di halaman depan suratkabar atau di program berita radio dan televisi.

Di internet, jika kita mengetik –misalnya– kata Pilgub Jabar– di Google, biasanya muncul beberapa berita keras yang menjadi headline (berita utama) versi Google seperti ini:

contoh-hard-news-pilgub-jabar

Hard News menjadi konten utama sekaligus berita unggulan mayoritas media massa, baik cetak (suratkabar/koran), media elektronik (radio/tv), maupun media siber (media online, situs berita).

Hard News sering dibandingkan dengan jenis berita lainnya, yakni berita lunak (soft news). Berita lunak adalah berita berisi informasi tentang peristiwa ringan seperti dari dunia hiburan atau bersifat human interest seperti info liburan dan tempat wisata.

Soft News biasanya merupakan berita pendukung dari berita utama, atau berita-berita yang tidak bersifat serius dan menegangkan

Berikut ini jenis-jenis berita selengkapnya.

1. Straight News (Berita Langsung)

Straight News (berita langsung) adalah berita yang ditulis secara ringkas, lugas, apa adanya. Biasanya berisi informasi terkini tentang peristiwa yang sedang hangat, aktual, dan penting.

Straight News terdiri dari

  • Hard News
  • Soft News.

Baca: Perbedaan Hard News dan Soft News

2. Opinion News (Berita Opini)

Opinion News (Berita Opini) adalah berita yang berisi pendapat, pernyataan, komentar. Praktisnya, berita opini itu memberitakan pernyataan narasumber, seperti pidato, konferensi pers, atau ucapan pejabat, pengamat, atau orang masuk kategori “newsmaker” (pembuat berita).

Berita yang berisi pernyataan presiden, menteri, pengamat, gubernur, artis tentang suatu masalah adalah contoh berita opini.

Penulisan berita opini biasanyanya dimulai dengan pernyataan (statement lead) atau teras kutipan (quotion lead) dengan mengedepankan ucapan yang isinya dianggap paling penting atau paling menarik.

Sebagai tanda bahwa berita tersebut adalah berita opini, biasanya pada judul dicantumkan nama narasumber, diikuti titik dua, lalu berisi kutipan pernyataan atau kesimpulan pernyataan yang paling menarik.

3. Interpretative News (Berita Interpretatif)

Interpretative News adalah berita yang dikembangkan dari straight news dengan tambahan komentar dan penilaian dari reporter atau narasumber yang berkompeten.

Jenis berita ini merupakan gabungan antara fakta dengan opini atau penilaian reporter atau narasumber.

Berita interpretatif adalah jenis berita yang mulai dikenal oleh kalangan wartawan ketika Curtis D. MacDougall dari Northwestern University, Amerika Srikat, menulis buku berjudul Interpretative Reporting tahun 1938.

Berita interpretatif dalam buku itu disebutkan sebagai berita yang ditulis dengan memasukkan interpretasi (tafsiran) sehingga terdapat analisis dari reporter.

Dalam berita interpretatif, seorang reporter juga ikut mencoba unutk menjelaskan inti dan latar belakang masalah.

Biasanya Berita interpretatif ditulis karena informasi yang didapat dari narasumber dirasa kurang jelas atau tidak lengkap isi dan maksudnya.

4.  Explanatory News (Berita Penjelasan)

Disebut juga “berita pengungkapan”. Jenis berita ini sifatnya menjelaskan secara detail dengan menguraikan sebuah peristiwa dengan data yang lengkap. Fakta dijelaskan secara rinci dengan beberapa argumentasi atau pendapat.

5. Depth News / Indepth News

Depth News adalah berita mendalam yang dikembangkan dari berita yang sudah ada. Pendalaman berita dilakukan dengan cara mencari informasi tambahan dari narasumber atau fakta-fakta yang ada sebelumnya.

Biasanya jenis berita ini lebih menonjolkan unsur “bagaimana” (how) dan “mengapa” (why). Mengapa terjadi, apa penyebabnya, bagaimana prosesnya, bagaimana dampaknya, apa yang harus dilakukan (so what).

Tidak seperti straight news yang ringkas, berita jenis ini seringkali lebih panjang sebab mengungkapkan informasi secara tuntas. Depth News biasanya disajikan dalam laporan khusus.

Dari uraian di atas, ada kemiripan antara Explanatory News, Interpretative News, dan Depth News karena intinya sama-sama mengembangkan berita yang sudah ada agar lebih jelas dan lengkap.

6. Investigative News (Berita Investigatif)

Sama dengan Explanatory News, Interpretative News, dan Depth News, berita investigasi merupakan pengembangan dari berita yang suda ada.

Namun, berita investigasi adalah berita yang ditulis berdasarkan hasil penyelidikan wartawan sebagaimana halnya polisi melakukan penyelidikan dan penyidikan sebuah kasus.

Yang membedakan berita investigatif dengan Explanatory News, Interpretative News, dan Depth News adalah jenis berita ini berisi fakta yang membongkar kasus kriminal atau penyelewengan yang merugikan kepentingan publik, misalnya keterlibatan oknum pejabat atau petugas dalam kasus pembalakan liar, kebakaran hutan, atau kasus korupsi.

Investigation news berupaya untuk mengungkapkan hal-hal tersembunyi dibalik suatu kejadian, sehingga seringkali dalam melakukan penelusuran informasi dan penylidikan untuk berita ini, jurnalis harus bertindak seperti intel dan bisa jadi mempertaruhkan nyawanya.

Investigative News didasarkan pada dugaan adanya pelanggaran yang ditutup- tutupi kalangan tertentu.

Wartawan yang melakukan investigation news terkadang harus menyamar layaknya intel. Kode etik membolehkan wartawan menyembunyikan identitas dan penggunaan kamera tersembunyi dalam melakukan liputan investigatif.

7. Comprehensive News (Berita Komprehensif)

Comprehensive news merujuk pada berita yang berisi laporan mengenai fakta dari suatu peristiwa yang ditinjau secara menyeluruh dari berbagai aspek dan sudut pandang.

Demikian jenis-jenis berita yang dikenal di dunia jurnalistik.

Dari segi konten, jenis-jenis berita antara lain berita politik, berita ekonomi atau info bisnis, berita olahraga, dan berita selebritas atau dunia hiburan (infotainment).

Ada juga jenis berita dari segi kebenarannya, yakni berita palsu (fake news) atau berita bohong (hoax).

Demikian jenis-jenis berita dalam jurnalistik. Ada jenis berita lain yang terlewatkan? Please, leave a comment! Wasalam. (www.romeltea.com).*

 

Related Post

Karakteristik Jurnalistik Online Jurnalistik Online. Penerbit Nuansa Bandung. Order: www.nuansa.co Pengertian dan Karakteristik Jurnalistik Online. JURNALISTIK online (online j...
Top 5 Internet Job: Lowongan Kerja Online Top 5 Internet Job: Lowongan Kerja Online Bekerja tidak mesti selalu pergi pagi pulang sore, berangkat jam 8 pulang jam 5, atau bekerja dari jam 9 ...
Sisi Gelap Jurnalistik BANYAK media “terjerumus” ke dalam sisi gelap jurnalistik (the dark side of journalism) saat Pilpres 2014. Metro TV “mengabdi” pada kubu Jokowi-JK. TV...
Teknik Menulis Teras Berita: Mulai dengan Unsur ‘W... Cara Mudah Menulis Lead Berita: Mulai dengan Unsur ‘Who’ ULASAN tentang cara atau teknik menulis berita ini saya mulai dengan contoh teras berita y...

COMMENTS