Dibutuhkan! Admin Media Sosial

Dibutuhkan! Admin Media Sosial

media sosialEra internet memunculkan sejumlah profesi baru berkaitan dengan pengelolaan website dan media sosial, yaitu webmaster, webdesainer, web programmer, content editor, SEO manager, admin media sosial (social media), utamanya Facebook, Twitter, Google+, juga Flickr dan Youtube. Tulisan ini hanya membahas admin media sosial dan content editor.

Nama jabatan untuk admin media sosial beragam, seperti Media Sosial Manager, Admin Media Sosial, atau Koordinator Media Sosial. Tugas utamanya: mengelola media sosial itu secara profesional.

Sebagai contoh, sebuah perusahaan media nasional saat tulisan ini disusun tengah mencari “Admin Media Sosial” dengan kualifikasi a.l. pendidikan minimal S1 semua jurusan, familiar dengan media sosial (terutama Facebook, Twitter, Google +), familiar dengan aneka forum Internet, terbiasa melakukan blogwalking, dan proaktif serta memiliki jaringan luas.

Pelatihan manajemen media sosial juga mulai bermunculan karena memang mengelola media sosial membutuhkan keterampilan dan strategi khusus (social media strategy).

Pengelolaan laman atau akun Facebook sebuah perusahaan memang tidak boleh “asal”, apalagi layaknya banyak (atau kebanyakan?) akun Facebook personal yang cuma berisi “curhat” plus keluh-kesah dan sumpah-serapah serta ber-wkwkwwk dan huffth!

Media sosial (social media) telah menjadi bagian dari kehidupan manusia modern saat ini. Diperkirakan, yang akan menjadi tren adalah 3S, yakni Social, Share, and Speed.

“Social” adalah bagaimana seseorang terhubung dengan orang lain dan saling berbagi. “Share” adalah bagaimana seseorang membagikan pengalamannya kepada orang lain, melalui teks, foto, video, apa pun itu, melalui jejaring sosial. “Speed adalah bagaimana jejaring sosial bisa memberikan informasi yang sangat cepat, melebihi kecepatan dari wartawan menuliskan berita. (Kompas, 26 Desember 2011).

Per definisi, media sosial adalah sebuah media online tempat para pengguna bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum, dan dunia virtual. Blog, wiki, dan jejaring sosial –utamanya facebook dan twitter– merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia.

Andreas Kaplan dan Michael Haenlein (2010) mendefinisikan media sosial sebagai “sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun di atas dasar ideologi dan teknologi Web 2.0 , dan yang memungkinkan penciptaan dan pertukaran user-generated content“.

Media sosial mengajak siapa saja yang tertarik untuk berpertisipasi dengan memberi kontribusi dan feedback secara terbuka, memberi komentar, serta membagi informasi dalam waktu yang cepat dan tak terbatas. (Wikipedia).

Ada berbagai statistik yang menjelaskan penggunaan media sosial dan efektivitasnya bagi individu di seluruh dunia. Beberapa statistik terbaru yang dimuat Wikipedia adalah sebagai berikut:

  • Di seluruh Amerika 22% waktu online dihabiskan di media sosial.
  • Twitter memproses lebih dari satu miliar tweet pada bulan Desember 2009 dan rata-rata hampir 40 juta tweets per hari.
  • Lebih dari 25% tampilan halaman internet di Amerika terjadi di salah satu situs jaringan sosial terbesar pada bulan Desember 2009, naik dari 13,8% setahun sebelumnya.
  • Australia memiliki beberapa penggunaan media sosial tertinggi di dunia. Dalam penggunaan Facebook Australia menempati urutan tertinggi, dengan lebih dari 9 juta pengguna menghabiskan hampir 9 jam per bulan.
  • Jumlah pengguna media sosial usia 65 tahun atau lebih tumbuh 100 persen sepanjang 2010, sehingga satu dari empat orang dalam kelompok umur itu kini menjadi bagian dari situs jaringan sosial.
  • Pada Juni 2011 Facebook memiliki 750 juta pengguna.
  • Jika Facebook adalah sebuah negara, maka ia akan menjadi negara ke-3 terbesar di dunia.
  • Orang India menghabiskan lebih banyak waktu pada media sosial daripada aktivitas lain di Internet.

Saat ini ada 15 media sosial atau situs jejaring sosial terpopuler di dunia, setidaknya menurut situs eBizMBA, yakni:

  1. Facebook | 750 Juta pengguna
  2. Twitter | 250 Juta
  3. LinkedIn | 110 Juta
  4. MySpace  | 70 Juta
  5. Google Plus+ | 65 Juta
  6. DeviantArt | 25 Juta
  7. LiveJournal | 20 Juta
  8. Tagged 19,5 Juta
  9. Orkut  | 17,5 Juta
  10. CafeMom | 12,5 Juta
  11. Ning  | 12 Juta
  12. Meetup | 7,5 Juta
  13. myLife | 5,4 Juta
  14. myYearbook | 3 Juta
  15. Badoo  | 2,5 Juta

“Keramaian” di media sosial itu merupakan peluang pasar bagi kalangan pebisnis. Para pengguna media sosial otomatis menjadi “pasar sangat potensial” bagi para produsen jasa dan produk. (www.romeltea.com).*

 

Related Post

Wartawan Media Online Harus Serbabisa Wartawan Media Online Harus Serbabisa. Online Journalist tidak hanya dituntut bisa menulis berita (teks) dengan baik, cepat, dan ringkas, tapi juga...
Internet Manifesto: Panduan Memahami Internet Internet Manifesto: Panduan Memahami Internet Internet Manifesto (Manifesto Internet) merupakan panduan ringkas dan praktis untuk memahami dunia in...
Bahasa Jurnalistik Media Online TIDAK ada perbedaan antara bahasa jurnalistik cetak dan jurnalistik online karena sama-sama “komunikasi tulisan” atau “bahasa tulis”. Dengan demikian,...
Text Alignment Terbaik untuk Website: Rata Kiri (L... TEXT Alignment --penjajaran, perataan, atau pengaturan teks-- di situs web (website) atau media online menjadi isu tersendiri di kalangan desainer web...

COMMENTS