Format Radio sebagai Acuan Program Siaran

Format Radio sebagai Acuan Program Siaran

dasar-dasar siaran radioOleh ASM. Romli

Format radio (radio format) –disebut juga  programming format— merupakan acuan program siaran sebuah stasiun radio. Radio format ini pula yang menjadi acuan gaya siaran dan membentuk “kepribadian udara” (on air personality) para penyiarnya.

Pemahaman tentang Format Radio merupakan bagian dari dasar-dasar siaran radio yang wajib dimiliki penyiar radio.

Pengertian Format Radio

  1. Format siaran radio adalah bentuk keseluruhan isi siaran di sebuah stasiun radio. Contoh: radio musik, radio berita, sport radio, talk radio, dan weather radio.
  2. Panduan bagi penyelenggara siaran  untuk memproduksi acara.
  3. Kepribadian sebuah stasiun penyiaran radio yang terwujud dalam isi, materi, jenis musik, bentuk penyajian dan gaya penyampaian para penyiarnya.
  4. Ditentukan oleh visi dan misi radio, riset atau “analisis” kebutuhan pendengar, dan “studi banding” dengan format radio lain.
  5. Biasanya ditentukan langsung pemilik radio (owner) sesuai dengan visi dan misinya mendirikan radio.

Jenis-Jenis Format Radio

  • News, talk, sports formats
  • Country music formats
  • Contemporary hit radio (CHR) music formats
  • Adult contemporary music formats
  • Rock and alternative music formats
  • Urban music formats
  • Jazz and Classical music formats
  • Oldies, Adult Hits and Nostalgia music formats
  • Spanish and Latin music formats
  • World music formats
  • Religious programming formats
  • Public, Government, Community radio formats
  • College, student formats
  • Other formats (children’s, ethnic, brokered).

 

Fungsi Format Radio

  1. Targetting: Memenuhi sasaran pendengar secara spesifik
  2. Kompetisi dengan radio kompetitor (“seformat”)
  3. Positioning – Pembeda dengan radio lain.
  4. Acuan format pemrograman atau penyusunan acara-acara (programming) jam per jam sebuah radio.
  5. Membentuk “air personality” penyiar –gaya bertutur, pilihan musik/lagu, juga spot atau iklan, jingel, dan bentuk-bentuk promosi acara radio lainnya.

Proses Format (Radio Formatting)

  1. Visi dan misi radio
  2. Riset kebutuhan & perilaku sosiologis & psikologis pendengar
  3. Komparasi dengan radio kompetitor
  4. Pengamatan/observasi radio lain
  5. Monitoring media pesaing, apakah disusun sama atau berbeda.
  6. Berdasarkan trend yang ada di masyarakat.
  7. Kemampuan dan sumberdaya yang dimiliki media.

 Jenis-Jenis Format Siaran

Michael C Keith (1987):

  1. Adult Contemporary (AC) –Segmen pendengar untuk kaum muda dan dewasa, usia 25-50 tahun, berdaya beli tinggi, musik pop masa kini, softrock, dan balada, plus informasi (siaran berita).
  2. Contemporary Hit Radio (CHR) atau Top 40 Radio –segmen pendengar remaja atau anak muda belia (ABG), usia12-20 tahun, lagu-lagu terbaru dan lagu-lagu hits terkini, plus tips praktis sebagai informasi.
  3. All News/All Talks –dikenal juga sebagai “radio berita” (news radio) dengan sasaran pendengar kaum muda dan dewasa, usia 25-50 tahun, dengan materi utama siaran berita (buletin atau paket berita, majalah udara, live report, dan talkshow).
  4. Classic/Oldies –menyiarkan musik klasik dan lagu-lagu lama (nostalgia), untuk kalangan dewasa dan tua, berusia 35-60 tahun, apresiasi tentang penyanyi dan lirik lagu biasanya lebih penting dari lagunya itu sendiri.

Pringle, Star, McCavit (1997):

  1. Format Musik — Adult Contemporary, Album Oriented Rock, Beautiful Music, Classical, Contemporary Hit Radio, Classic Rock, Country, Jazz, Middle of The Road, Nostalgia/Oldies, Urban Contemporary.
  2. Format Informasi — All News, All Talk, News Talk/Talk News, atau siaran berita menjadi sajian utama dan dominan.
  3. Format Khusus (specialty) –radio khusus etnik, agama (radio dakwah), dan campuran.

Jenis dan Gaya Siaran 

Secara garis besar Jenis Siaran radio dibagi tiga kategori:

  1. Siaran Artistik (seni/hiburan) — program musik/lagu, drama radio, kuis, dongeng, humor, dan infotainment.
  2. Siaran Jurnalistik (infomasi) — program berita (news program), seperti breaking news, news bulletin atau paket berita (biasanya pagi hari), feature radio, majalah udara, dokumenter, dan talk show.
  3. Variety show, yakni kombinasi dari beragam format acara berisikan tips, wawancara, kuis, permintaan lagu, info aktual, gosip, dialog interaktif, dan lain-lain.

Secara garis besar Gaya Siaran Radio dibagi dua:

  1. PT Style – Personal Touch/Personality -format siaran yang mengandalkan personality dan wawasan penyiar untuk menghibur, misalnya dengan humor, parodi, atau komentar-komentar terhadap masalah aktual. Bisa berisi lagu, wawancara, dan lainnya. Biasanya radio dewasa/keluarga.
  2. DJ Style – Disk Jockey –format siaran yang mengandalkan lagu, merangkai lagu, kurang mementingkan wawasan penyiar karena tugasnya “hanya” mengantarkan lagu-lagu dan terima request pendengar. Biasanya radio anak muda. (www.romeltea.com).

Referensi:

Materi Perkuliahan “Manajemen Program Siaran Radio” Jurusan KPI UIN SGD Bandung. Copyright (c) ASM. Romli, www.romeltea.com. Copas dan kutip wajib sebutkan sumber www.romeltea.com

 

Related Post

Teknik Dasar Siaran Radio By Romel tea Teknik Dasar Siaran Radio itu berkomunikasi kepada pendengar. Komunikasi artinya menyampaikan pesan kepada pendengar. Pesan yang disampa...
Pengertian Penyiar Radio Penyiar adalah ujung tombak radio. Mewakili radio, ia berinteraksi langsung dengan pendengar. Baik-buruk siarannya –bahkan perilakunya—berpengaruh ter...
Sejarah Radio: Menentukan ‘Bapak Radio’ SEORANG prajurit yang akan berangkat ke medan tempur, tentu harus mengenali medan pertempuran –lokasinya, jarak dari markas atau base camp, siapa ka...
Cara Membuat Radio Online (Radio Internet) Semua orang bisa menjadi penyiar. Semua orang juga bisa punya radio. Caranya, dengan membuat Radio Online --disebut juga Radio Streaming atau Radio In...

COMMENTS