Saturday, May 19th, 2012

Jurnalistik: Ilmu dan Skill

Published on May 17, 2008 by | 26 Views |   ·   No Comments

ADA yang protes, kok di weblog saya ini banyakan tulisan tentang kepenyiaran, jurnalistiknya mana? Ok, sekalian mau ngasih pengantar materi bagi para peserta Diklat Jurnalistik Angkatan VXII Balai Jurnalistik ICMI Jabar (BATIC) yang sedianya dibuka hari ini (17/5), namun diundur Sabtu depan (24/5).

Biasanya, setelah membuka secara resmi diklat tersebut, sebagai Ketua BATIC saja menjadi pemateri pertama sekaligus pembekalan bagi peserta dalam mengikuti materi-materi berikutnya yang disampaikan oleh para instruktur dari kalangan akademisi dan praktisi media.

Saya mulai dengan makna jurnalistik. Jurnalistik itu ilmu terapan (applied science). Secara harfiyah, jurnalistik artinya kewartawanan atau hal-ihwal pemberitaan. Akar katanya du jour, artinya catatan harian (yang dipublikasikan).

Jurnalistik dapat dimaknai dari tiga sudut pandang. Pertama, sebagai ilmu, ia adalah ilmu yang menelaah atau mendalami komunikasi massa. Objeknya komunikasi massa, yakni komunikasi melalui media massa (communicating with media). Kedua, sebagai proses, jurnalistik adalah proses pencarian, penulisan, dan penyebarluasan peristiwa/informasi melalui media massa (cetak, elektronik, online/internet). Ketiga, sebagai skill, keterampilan, atau keahlian (expertise), jurnalistik adalah keterampilan mencari, menulis, dan menyebarluaskan informasi melalui media massa.

Nah, sebagai skill, jurnalistik perlu diasah, dilatih. Di sinilah perlunya diklat atau training jurnalistik. Peserta BATIC pun akan terus dibekali ilmu jurnalistik sekaligus dilatih menulis. Pada pertemuan awal, technical meeting (17/5), saya sudah “instruksikan” para peserta untuk menulis Surat Pembaca (Letter to the Editor). Surat yang terpilih akan dimuat di Tabloid Alhikmah atau Majalah Bina Da’wah yang saya pimpin.

Bahasan selengkapnya tentang Pengantar Jurnalistik, klik aja Page SAP di atas tuh, kalo gak salah ada ringkasan materi kuliah Dasar-Dasar Jurnalistik. Iya… bener ada, itu aja deh…. Udah dulu ya. Wasalam.*

Tulisan Lainnya:

  1. Dasar-Dasar Jurnalistik
  2. Masa Depan Mahasiswa Jurnalistik
  3. Penyiar Butuh Skill
  4. Kode Etik Jurnalistik: Etika Profesional Wartawan

Tags:

Print This Post Print This Post

About Romeltea:

Asep Syamsul M. Romli a.k.a Romel tea --akrab disapa Kang Romel-- adalah komunikator profesional -wartawan, penulis buku-buku komunikasi praktis, editor, penyiar radio, konsultan media, public speaker, dan trainer-motivator yang siap berbagi dalam pelatihan jurnalistik, menulis, siaran radio, public speaking, MC, public relation (humas), media sosial, dll. Dosen luar biasa mata kuliah ilmu komunikasi. Sering menjadi pemateri di berbagai diklat internal instansi pemerintah/swasta. Kontak saja: romeltea@yahoo.com


Tetap update berita/artikel di mana pun dari Romeltea Magazine dengan mengetikkan www.romeltea.com di browser ponsel Anda!


Readers Comments (0)




Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.




POSTING TERBARU



KOMENTAR

My Links



Adsense Indonesia



WEB STATS

  • 946106Total reads:
  • 103Today:
  • 759Yesterday: