JIKA Anda siaran request lagu, misalnya pop Indonesia, Anda tentu tidak sekadar baca SMS atau terima telepon request dari pendengar. Kalo gak ada yang kirim SMS dan telepon gimana, hayoo…? Mau ngomong apa, trus mana ga ada script lagi, misalnya tips atau majalah apa gitu buat bahan cuap-cuap?
Jangan khawatir! Dengan syarat Anda berwawasan, banyak baca, maka lirik lagi bisa dijadikan bahan siaran. Langsung contoh dulu aja ya. Misalnya, Anda putar lagu… mmm apa aya… ini deh… lagu 7 Sumpah-nya New Eta. Begitu beres tu lagu diputar, baiknya endingnya tersisa 5-10 detik, lalu fade out, Anda ngomong deh… dengan mengatakan “Pernah gak kamu bersumpah, lalu dilanggar sumpahnya, berat lho sumpah itu… Ayo, ceritain dong pengamalan kamu, pengakuan deh tepatnya, bahwa kamu pernah bersumpah lalu melanggar, pernah ‘gak? Kalo gak pernah, pastinya kamu pernah dong bersumpah, nah sumpah apaan sih, cerita dong, silakan tlp atau kirim SMS….” Dan seterusnya…. Sementara itu aja dulu ya. Nanti bersambung deh bahasannya.*
Tulisan Lainnya:
Tags: Naskah Siaran, Siaran Radio
Print This Post
Asep Syamsul M. Romli a.k.a Romel tea --akrab disapa Kang Romel-- adalah komunikator profesional -wartawan, penulis buku-buku komunikasi praktis, editor, penyiar radio, konsultan media, public speaker, dan trainer-motivator yang siap berbagi dalam pelatihan jurnalistik, menulis, siaran radio, public speaking, MC, public relation (humas), media sosial, dll. Dosen luar biasa mata kuliah ilmu komunikasi. Sering menjadi pemateri di berbagai diklat internal instansi pemerintah/swasta. Kontak saja: romeltea@yahoo.com
Tetap update berita/artikel di mana pun dari Romeltea Magazine dengan mengetikkan www.romeltea.com di browser ponsel Anda!
kalu script radio yang bener gemana modelnya ya mas???
saia bingung lagi nyari contohnya,,, tapi gag dapat…
mohon bantuannya…
*) Coba cek di SAP, klik Page SAP di atas, ada materi tentang Jurnalistik Radio tuh..
pa Romel tolong arahkan skill anak jurnal di uin biar prospeknya lebih menjanjikan
pembahasannya kurang panjang tuh mas !
enak tenan jadi penyiar…….aku mau berhenti jadi dokter gigi ya kangmas…..?