Manajemen Kampanye

By

Manajemen kampanye (campaign management) adalah perencanaan, pelaksanaan, penjejakan, dan analisis kampanye. Manajemen kampanye lazimnya merupakan kerja tim. Karenanya, kampanye memerlukan penanganan dan manajer khusus, mulai penggalangan dari dana, penentuan waktu dan tempat, rekrutmen tenaga ahli untuk menyusun naskah pidato kampanye (script writer), hingga pengamanan selama pelaksanaan. Ringkasnya, tujuan manajemen kampanye adalah terorganisasi dengan baik sehingga hasilnya optimal.

Joe Garecht dalam artikelnya, “How to Keep Your Political Campaign Organized” (Local Victory Newsletter, January 15, 2003, www. localvictory.com) menegaskan, organisasi yang baik tidak saja dikehendaki bagi sebuah kampanye politik, tapi juga esensial. Tidak peduli apakah itu kampanye dalam skala kecil, dengan keterbatasan waktu dan dana.

Garecht mengajukan empat strategi besar manajemen kampanye agar kampanye terorganisasi dengan baik dan mencapai sukses, yakni rencana, delegasi, jadwal, dan kemudahan.

Rencana Aksi Kampanye
Untuk pengelolaan kampanye lebih rinci, kalangan parpol juga dapat mempertimbangkan saran berikut ini yang dilansir situs www.iaff.org dari Amerika Serikat. Disebutkan, pembuatan rencana kampanye dan anggaran harus dilakukan untuk kepentingan berikut ini:
1. Mengidentifikasi sumber-sumber daya, termasuk dana, waktu, dan SDM.
2. Menghubungi pemilih.
3. Mengidentifikasi tujuan jangka pendek dan jangka panjang.
4. Membuat langkah-langkah konkret yang mengarahkannya ke tujuan pokok –KEMENANGAN.

Enam Langkah Perencanaan Kampanye
Tetapkan Tujuan Jangka Panjang. Jabarkan tujuan jangka panjang itu ke dalam tujuan-tujuan jangka pendek. Menyusun skala prioritas. Membangun Rencana Aksi dengan komponen 5W+1H. Lakukan rapat secara reguler untuk me-review kemajuan yang dicapai untuk akuntabilitas. Lakukan evaluasi kesuksesan atau kegagalan –dan—tetapkan tujuan baru.

Menyusun Anggaran Kampanye
Menyusun anggaran dana kampanye merupakan sebuah keniscayaan dalam manajemen kampanye. Strategi kampanye yang sempurna akan tidak berguna kecuali jika kita dapat menyusun anggaran yang realistis (realistic budget) untuk membiayainya.

Budgeting yang baik akan menjadikan sebuah kampanye berjalan pada jalur yang sudah disusun.

Ada empat hal yang harus diingat saat menyusun anggaran kampanye:
1. Spend Smart – semua kampanye memiliki sumberdaya terbatas.

2. Stay on Track— patuhi dengan ketat anggaran yang sudah disusun, tidak boleh keluar jalur yang sudah disusun. Bahkan jika uang kas tersedia, jika tidak dianggarkan, maka itu tidak termasuk dalam rencana.

3. Establish Credibility — penyusunan anggaran yang baik membangun kredibilitas. Anggota Komite Keuangan, donatur utama potensial, anggota partai, dan opinion leaders sering ingin melihat anggaran versi Anda untuk membantu mereka bisa memahami dan mempercayai strategi kampanye Anda. Bahkan konsultan yang Anda sewa mungkin ingin melihat budget.

4. Manage Through Crises – kampanye bisa saja memasuki tahap manajemen krisis kapan saja. Proses anggaran lengkap dan dokumen surat-menyurat bisa sangat berguna bagi kampanye pada masa seperti itu.

Uraian di atas sekadar gambaran yang bisa menjadi masukan bagi para manajer kampanye atau kalangan parpol dan kandidat dalam menyusun rencana kampanye. Pepatah bijak mengatakan, siapa yang tidak menyusun rencana, maka sebenarnya ia sedang merencanakan kegagalan. Wasalam. (www.romeltea.com. Sumber: localvictory.com & iaff.org).*




Halalan Thoyiba alias boleh kutip atau Copy Paste tulisan di atas dengan syarat mencantumkan sumbernya: www.romeltea.com

About romeltea

Asep Syamsul M. Romli aka Romeltea --akrab disapa Kang Romel-- adalah praktisi, trainer, dan konsultan media. Profil lengkap di menu "My Profile". Karya tulis (buku) di menu "My Books". Kontak email: romeltea@yahoo.com. Follow @romeltea

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>