Pengertian Hoax dan Ciri-Cirinya

Pengertian Hoax dan Ciri-Cirinya

Pengertian Hoax dan CirinyaPengertian Hoax dan Ciri-Cirinya

HOAX (baca: hōks) lagi trending. Seingat saya, hoax trending dalam lima tahun belakangan ini di media sosial Indonesia.

Hoax adalah informasi palsu, berita bohong, atau fakta yang diplintir atau direkayasa untuk tujuan lelucon hingga serius (politis).

Pengertian Hoax

Secara bahasa hoax (synonyms: practical joke, joke, jest, prank, trick) adalah lelucon, cerita bohong, kenakalan, olokan, membohongi, menipu, mempermainkan, memperdaya, dan memperdayakan.

Itu pengertian Hoax menurut Google:

pengertian hoax

Dalam Kamus Bahasa Indonesia (KBBI), hoax diterjemahkan menjadi hoaks yang diartikan dengan “berita bohong”.

Dalam Kamus Jurnalistik, saya mengartikan Berita Bohong (Libel) sebagai berita yang tidak benar sehingga menjurus pada kasus pencemaran nama baik.

Istilah lain berita bohong dalam konteks jurnalistik adalah Berita Buatan atau Berita Palsu (Fabricated News/Fake News).

Hampir sama dengan berita bohong, berita buatan adalah pemberitaan yang tidak berdasarkan kenyataan atau kebenaran (nonfactual) untuk maksud tertentu.

Dengan demikian, dalam dunia jurnalistik, hoax bukanlah hal baru.

Hoax bertumbuh-kembang seiring dengan popularitas media sosial.

Media sosial memungkinan semua orang menjadi publisher atau penyebar berita, bahkan “berita” yang dibuatnya sendiri, termasuk berita palsu atau hoax.

Hoax umumnya bertujuan untuk “having fun” atau humor. Namun, hoax juga bisa dijadikan alat propaganda dengan tujuan politis, misalnya melakukan pencitraan atau sebaliknya, memburukan citra seseorang atau kelompok.

Dewan Pers sampai melakukan sertifikasi media guna memerangi hoax. Padahal, menurut survei, hoax lebih banyak muncul dan tersebar di media sosial.

Ciri-Ciri Hoax

Menurut Dewan Pers, ciri-ciri hoax adalah sebagai berikut:

  1. Mengakibatkan kecemasan, kebencian, dan permusuhan.
  2. Sumber berita tidak jelas. Hoax di media sosial biasanya pemberitaan media yang tidak terverifikasi, tidak berimbang, dan cenderung menyudutkan pihak tertentu.
  3. Bermuatan fanatisme atas nama ideologi, judul, dan pengantarnya provokatif, memberikan penghukuman serta menyembunyikan fakta dan data.

Ciri khas lain hoax adalah adanya HURUF KAPITAL, huruf tebal (bold), banyak tanda seru, dan tanpa menyebutkan sumber informasi.

Ciri utama hoax adalah tanpa sumber. Penyebar hoax biasanya menuliskan: “copas dari grup sebelah” atau “kiriman teman”.

Jika Anda mendapatkan informasi, baik berupa teks, video, maupun foto, yang tidak jelas sumbernya, maka waspadalah… itu hoax!

Contoh Hoax

ilustrasi-hoaxIni salah salah satu contoh hoax: Romelu Lukaku Muslim. Ironisnya, pembuat dan penyebar hoax tersebut media Inggris yang tidak melakukan verifikasi atau “investigasi”.

Contoh hoax lainnya adalah hoax tentang kesehatan. Menurut salah satu survei, hoax terbanyak adalah tentang kesehatan.

Saya juga pernah mengulas Hoax Erdogan Ganti Foto Ataturk dengan Al-Fatih.

Cara Mengecek Hoax

Cara mengecek hoax sangat mudah, terutama jika berupa gambar atau foto.

Jika berupa gambar/foto, buka saja Google Image. Klik icon Kamera dan upload gambar yang mau dicek atau copas link/url gambar yang akan dicek kebenarannya.

google-image1

google-image1

Jika berupa link, cek URL-nya dan cek kredibilitas situsnya dengan mengidentifikasi pemilik situs atau admin websitenya di menu/halaman “About Us” atau “Tentang Kami”.

Jika informasi yang diduga hoax itu diperoleh di WhatsApp (WA), tanyakan kepada pengirimnya, dari mana ia memperoleh informasi tersebut.

Jika jawabannya “kiriman teman” atau “copas dari grup sebelah”, waspadalah… itu hoax!

Ajaran Islam sudah mengingatkan pemeluknya agar mewaspadai hoax.

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu” [QS. Al Hujurat : 6].

Umat Islam juga sudah “berpengalaman” dengan hoax, yaitu tersebarnya hadits-hadits palsu (maudhû’).

Apa itu hadits palsu, silakan Googling dengan kata kunci “hadits palsu”.

Demikian pengertian dan ciri-ciri hoax. Jangan asal share, apalagi infonya terkesan “mengagetkan” atau “aneh banget”.

Lakukan cek dan ricek ke Google dengan mengetikkan kata kunci (keywords), lalu buka sebanyak-banyaknya informasi yang mengandung kata kunci tersebut. Wasalam. (www.romeltea.com).*

Related Post

8 Tips dan Strategi Media Sosial strategi media sosial versi information-management.com BAGAIMANA mengelola media sosial (social media) yang "baik dan benar", termasuk untuk kepen...
Jurnalistik Media Sosial JURNALISTIK itu ilmu terapan (applied science). Begitu ada media baru, jurnalistik bisa menggunakannya sebagaia media (sarana/channel/saluran) publika...
Hoax Romelu Lukaku Seorang Muslim Hoax Romelu Lukaku Seorang Muslim. SEBUAH akun Facebook memposting foto striker baru Manchester United, Romelu Lukaku, plus tulisan yang mengutip j...
Media Sosial Jadi Andalan Mendapatkan Berita Sebanyak 62% warga Amerika  Serikat mendapatkan berita melalui media sosial. Media tradisional harus mengalihkan fokus ke platform media sosial aga...

COMMENTS