Pengertian Hoax, Meme, Viral, dan Netizen

Pengertian Hoax, Meme, Viral, dan Netizen

Pengertian Hoax, Meme, Viral, dan Netizen

HOAX, meme, viral, dan netizen merupakan istilah baru yang muncul dan populer di era internet, khususnya di media sosial.

Berikut ini ulasan ringkas tentang Pengertian Hoax, Meme, Viral, dan Netizen.

Pengertian Hoax

hoaxHoax (baca: hoks) adalah informasi palsu, berita bohong, kabar dusta.

Secara bahasa (Inggris), hoax artinya olok-olok(an), cerita bohong, dan memperdayakan atau mengelabui.

Hoax muncul berdasarkan isu dan fakta. Fakta (hal sebenarnya) diubah menjadi cerita bohong dengan dilebih-lebihkan atau dipelintir.

Tujuan pembuatan dan penyebaran hoax beragam, mulai sekadar “iseng” (just for fun) hingga tujuan politis dan ekonomis.

Kata hoax berasal dari “hocus pocus” yang aslinya adalah bahasa Latin “hoc est corpus”, artinya “ini adalah tubuh”. Kata ini biasa digunakan penyihir untuk mengklaim bahwa sesuatu adalah benar –padahal dusta. (Wikipedia).

Kata “hoax” muncul pertama kali di kalangan ‘netter’ Amerika, kata “hoax” didasarkan pada sebuah judul film yang berjudul “The Hoax”.

Dalam literatur jurnalistik, istilah yang semakna dengan Hoax adalah Libel, yakni berita bohong, informasi tidak benar.

Hoax bisa juga disamakan dengan Berita Buatan atau Berita Palsu (Fabricated News).

Pengertian Meme

memeMeme –istilah lengkapnya: meme internet– dalam pengertian praktis adalah gambar atau video “plesetan”, humor, parodi, atau gambar lucu dengan maksud menyindir, kritik, juga kecaman.

Secara bahasa, meme berasal bahasa Yunani “mimeisthai”. Dalam bahasa Inggris, meme artinya “to imitate” (meniru).

Istilah meme sudah masuk dalam KBBI.

Disebutkan, meme adalah ide, perilaku, atau gaya yang menyebar dari satu orang ke orang lain dalam sebuah budaya; cuplikan gambar dari acara televisi, film, dan sebagainya atau gambar-gambar buatan sendiri yang dimodifikasi dengan menambahkan kata-kata atau tulisan-tulisan untuk tujuan melucu dan menghibur.

Sebenarnya, meme bukan hal baru. Hanya istilah atau namanya yang “baru”.

Dulu, kita mengenal istilah “karikatur” atau “kartun”. Karenanya meme kadang juga disebutr “komedi foto”.

Substansi karikatur dengan meme sama: gambar lucu, sekaligus bernada sindiran, kritik, atau sekadar bercanda atau “seru-seruan”.

Pengertian Viral

viralViral adalah singkatan dari bahasa Inggris, Virus Virtual. Virus adalah penyakit. Virtual adalah artinya tidak nyata.

Di Kamus Bahasa Indonesia, vi.ral diartikan sebagai (a) berkenaan dengan virus dan (b) bersifat menyebar luas dan cepat seperti virus: kampanye itu telah menjadi viral.

Pengertian praktisnya, Virus Virtual atau Viral adalah penyebaran informasi atau komunikasi melalui dunia maya (media internet), khususnya di media sosial.

“Menjadi viral” artinya disebarluaskan para pengguna media dengan cara dibagikan (share), suka (like), dan/atau komentar (comments).

Kata “viral” digunakan untuk menyebut sesuatu yang menyebar dengan cepat di internet. Sebuah gambar, artikel, atau blog yang dibagikan secara massif oleh orang banyak disebut viral.

Pengertian Netizen

netizenNetizen diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia dengan istilah warganet (warga internet).

Istilah netizen dibentuk dari dua kata: internet dan citizen (warga).

Dalam kamus-kamus internet kita menemukan pengertian netizen sebagai orang atau entitas yang aktif di komunitas online atau aktif internetan dengan terlibat dalam sejumlah forum atau media sosial.

Jadi, bisa disimpulkan, Netizen adalah user (pengguna) internet aktif dalam berkomunikasi, mengeluarkan pendapat, berkolaborasi, di media internet.

Facebook aktif, blogger, pengguna twitter (tweeps), dan “aktivis” sosial media lainnya termasuk dalam kategori netizen.

Jika seorang user hanya sesekali membuka internet, misalnya untuk mengirim dan menerima/membaca email, belum bisa disebut Netizen.

Muncul juga istilah lain dari Netizen ini, yakni Netizen Journalism (Jurnalisme Warganet), yaitu aktivitas penulisan dan penyebarluasan berita atau informasi aktual melalui internet –blog, media sosial, dan sebagainya.

Netizen Journalism bahkan bisa berperan sebagai “Watchdog Journalism” –mengawasi dan mengkeritisi apa saja, bahkan mengkritisi berita yang dibuat oleh para wartawan profesional.

Demikian ulasan ringkas tentang pengertian hoax, meme, viral, dan netizen. Wasalam. (www.romeltea.com).*

Sumber gambar: Shutter Stock

Related Post

8 Tips dan Strategi Media Sosial strategi media sosial versi information-management.com BAGAIMANA mengelola media sosial (social media) yang "baik dan benar", termasuk untuk kepen...
Kata Mubazir dan Kata Jenuh – Bahasa Jurnali... Kata Mubazir dan Kata Jenuh harus dihindari saat menulis berita atau artikel untuk media massa.  Hal itu agar tulisan menjadi ringkas, efektif, dan me...
Transliterasi Arab-Indonesia, Bikin Pusing Aja! transliterasi arab-indonesia Transliterasi artinya "alih aksara". Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), transliterasi artinya "penyalinan den...
Pelatihan Manajemen Website dan Media Sosial Pelatihan Web Content Management and Social Media Strategy Website atau blog instansi/perusahaan tentunya harus dikelola dengan baik agar benar-ben...

COMMENTS