Pengertian Komunikasi: Bahasa, Istilah, Jenis, Proses, Teknologi

916 views

Tulisan berikut ini membahas pengertian komunikasi secara lengkap: secara bahasa, istilah, menurut para ahli, serta jenis, proses, fungsi, elemen, level, dan teknologi komunikasi.

pengertian komunikasi

Komunikasi memiliki peran sangat penting dalam kehidupan manusia, baik secara individu, kelompok, maupun dalam organisasi, termasuk dalam hubungan antarnegara atau antarbangsa (internasional).

Setiap hari kita pasti melakukan komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan, sekitar 70% waktu bangun manusia digunakan untuk berkomunikasi –mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis.

Dari 70% waktu komunikasi ini, kita menghabiskan 16% waktu untuk membaca, 9% untuk menulis, 30% untuk berbicara, dan 45% untuk mendengarkan (Berlo [1961] dikutip Soleh Soemirat & Asep Suryana dalam “Falsafah dan Konsep-konsep Dasar Komunikasi Persuasif“).

Komposisi Waktu Komunikasi

Pengertian komunikasi secara umum adalah aktivitas penyampaian pesan (informasi, ide, gagasan, pemikiran) secara lisan (berbicara), tulisan (menulis), dan sinyal atau visual.

Asal Kata Komunikasi

Istilah “komunikasi” (communication), menurut Oxford Dictionary of English, berasal dari bahasa Latin, communis, yang berarti “sama”. Akar kata komunikasi lainnya adalah communico, communicatio, atau communicare yang berarti “membuat sama” (make to common) atau “berbagi” (to share).

Sebuah komunikasi terjadi jika ada kesamaan pemahaman antara penyampaian pesan dan orang yang menerima pesan. Komunikasi disebut efektif bila pesan yang disampaikan dapat ditafsirkan sama oleh penerima pesan tersebut.

Kita melakukan komunikasi untuk membagi pengetahuan dan pengalaman. Komunikasi dilakukan antara lain melalui lisan, tulisan, visual, bahasa tubuh, dan melalui media.

Pengertian Komunikasi secara Bahasa

Istilah “komunikasi” dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa Inggris, communication, dengan kata dasar communicate.

  • communicate = menceritakan; menyampaikan.
  • communication = hubungan; kabar; pengumuman, pemberitahuan.

Kamus bahasa Inggris Merriam-Webster mengartikan komunikasi sebagai “proses pertukaran informasi antar individu melalui sistem simbol, tanda, atau perilaku” (process by which information is exchanged between individuals through a common system of symbols, signs, or behavior).

Kamus The Oxford English Dictionary mengartikan komunikasi sebagai pemberian, penyampaian, atau pertukaran ide, pengetahuan, informasi, dsb. (The imparting, conveying, or exchange of ideas, knowledge, information, etc).

William R. Rivers dkk. dalam Media dan Masyarakat Modern (Prenada, 2003) membedakan antara communication (tunggal, tanpa “s”) dan communications (jamak, dengan “s”).

  • Communication adalah proses berkomunikasi.
  • Communications adalah perangkat teknis yang digunakan dalam proses komunikasi, e.g. genderang, asap, butir batu, telegram, telepon, materi cetak, siaran, dan film.

Penjelasan lain dikemukakan Edward Sapir:

  • Communication adalah proses primer, terdiri dari bahasa, gestur/nonverbal, peniruan perilaku, dan pola perilaku sosial.
  • Communications adalah teknik-teknik sekunder, instrumen, dan sistem yang mendukung proses komunikasi, seperti kode morse, telegram, terompet, kertas, pulpen, alat cetak, film, serta pemancar siara radio/TV.

Dalam kamus bahasa Indonesia (KBBI), pengertian komunikasi (ko·mu·ni·ka·si) adalah “pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami; hubungan; kontak.”

Komunikasi juga berarti “perhubungan”. Berkomunikasi artinya mengadakan komunikasi atau berhubungan.
mengomunikasikan artinya mengirim lewat saluran komunikasi; menyebarkan melalui saluran komunikasi.

Dari pengertian komunikasi secara bahasa itu, komunikasi dapat terjadi jika ada kesamaan antara penyampaian pesan dan orang yang menerima pesan.

Pengertian Komunikasi Menurut Ahli & Akademisi

Secara terminologis, kita menemukan banyak definisi komunikasi, namun intinya sama: penyampaian pesan atau informasi dari satu piha (komunikator) ke pihak lain (komunikan) untuk memberi tahu, mengubah sikap, pendapat, atau perilaku baik langsung maupun tidak langsung.

Berikut ini definisi atau batasan pengertian komunikasi menurut para ahli dan akademisi. Kita mulai dari definisi komunikasi “legendaris” dari Laswell.

Harold Lasswell: komunikasi adalah siapa mengatakan apa melalui saluran apa kepada siapa dengan efek apa (Who says what in which channel to whom with what effect).

Everett M. Rogers: komunikasi adalah proses pengalihan ide dari satu sumber ke satu penerima atau lebih dengan tujuan agar mengubah tingkah laku.

James A. F. Stoner: komunikasi adalah suatu proses pada seseorang yang berusaha untuk memberikan pengertian dan informasi dengan cara menyampaikan pesan kepada orang lain.

A. W. Widjaya: arti komunikasi adalah hubungan kontak antar dan antara individu maupun kelompok.

Anderson: pengertian komunikasi adalah rangkaian langkah serah terima maksud yang terjadi dengan dinamis serta konstan berubah sesuai dengan kondisi yang berlaku.

Lexicographer: definisi komunikasi adalah upaya yang bertujuan untuk memberi dan meraih kebersamaan. Tujuan yang ingin diinginkan kedua beluah pihak akan tercapai bila mereka berkomunikasi dan memiliki pemahaman yang selaras tentang informasi yang saling ditransfer.

Hoben: komunikasi adalah suatu proses transfer pemikiran maupun ide dan gagasan yang diutarakan secara lisan.

Redi Panuju: komunikasi adalah arus sistem yang melekat serta kinerja antar bagian-bagian organisasi yang mengeluarkan suatu keharmonisan.

Murphy & Mendelson: pengertian komunikasi adalah sebuah upaya yang dilakukan untuk mempertahankan dan menjalin hubungan interpersonal.

Rogers & D. Lawrence Kincaid: komunikasi adalah sebuah tahapan dimana dua orang atau lebih saling bertukar informasi satu sama lain, yang pada pokoknya akan muncul saling pengertian yang bersifat mendalam.

Shannon & Weaver: pengertian komunikasi adalah wujud interaksi manusia yang keduanya ada ikatan dan saling mempengaruhi satu sama lain, baik sengaja atau tidak sengaja. Komunkikasi tidak hanya dalam bentuk verbal saja, namun termasuk ekspresi muka, teknologi dan lukisan seni.

Raymond S. Ross: pengertian komunikasi adalah sebuah proses menyaring, memilah, dan memberikan berbagai simbol dalam bentuk sedemikian rupa yang mana dapat memudahkan penyimak membangkitkan arti maupun respom dari fikiran yang sama dengan yang dikehendaki komunikator.

William Albig: komunikasi adalah rangkaian tahapan transfer kata yang memiliki makna yang dilakukan oleh antar individu ataupun lebih.

William I. Gordon: pengertian komunikasi adalah sebuah pertukaran dinamis yang meliputi perasaan serta gagasan.

Djenamar: pengertian komunikasi adalah seni dalam menyampaikan gagasan, informasi, yang dilakukan seseorang terhadap orang lain.

Ruben (dalam Muhamad, 2005:3): komunikasi adalah suatu proses melalui mana individu dalam hubungannya, dalam kelompok, dalam organisasi dan dalam masyarakat menciptakan, mengirimkan, dan menggunakan informasi untuk mengkoordinasi lingkungannya dan orang lain.

Sarah Trenholm & Arthur Jensen: komunikasi adalah suatu proses di mana sumber mentransmisikan pesan kepada penerima melalui berbagai saluran).

Bernard Berelson & Gary A. Steiner: komunikasi adalah transmisi informasi, gagasan, emosi, keterampilan, dan sebagainya, dengan menggunakan simbol-simbol, dan sebagainya. Tindakan atau proses transmisi itulah yang biasa disebut komunikasi.

Hani Handoko: komunikasi adalah suatu proses pemindahan informasi atau pengertian berbentuk gagasan kepada orang lain dari seseorang. Perpindahan pengertian ini tidak hanya melibatkan kata-kata, tapi juga intonasi, ekspresi wajah, dan lain sebagainya agar proses pertukaran informasi tersebut berhasil.

Soewarno Handaya Ningrat: pengertian komunikasi adalah hubungan atau interaksi yang dilakukan oleh sesama manusia agar bisa saling pengertian.

Sukanto Reksodiprojo: komunikasi adalah suatu upaya yang dilakukan untuk bisa menginterprestasikan pendapat sesuai dengan yang dikehendaki kepada orang lain dan sebaliknya dengan harapan dapat memperoleh titik kesamaan untuk saling mengerti satu sama lain.

Elemen Komunikasi: Model Lasswell

Komunikasi adalah sebuah proses yang dimulai dengan adanya pesan (informasi, gagasan, pemikiran) untuk disampaikan.

Dengan kata lain, kata kunci dalam komunikasi adalah pesan (message). Dari pesan itulah sebuah proses komunikasi dimulai. Komunikasi terjadi karena ada pesan yang ingin atau harus disampaikan kepada
pihak lain.

Definisi komunikasi dari Harold Lasswell dianggap paling lengkap karena sekaligus menggambarkan proses dan elemen komunikasi:

  1. Who – komunikator; pengirim (sender).
  2. Says What – message; pesan; isi komunikasi.
  3. In Which Channel – medium/media; saluran.
  4. To Whom – audiens; komunikan; peneria (reciever)
  5. With What Effect – effect, akibat, dampak

model-komunikasi-lasswell

Who (siapa/sumber)

Komunikator atau pelaku komunikasi yang menyampaikan pesan. Komunikator bisa seorang individu, kelompok, organisasi, ataupun suatu negara.

Says what (pesan)

Pesan yang disampaikan berupa informasi, pemikiran, gagasan, perasaan. Ada tiga komponen pesan yaitu makna, simbol untuk menyampaikan makna, dan bentuk atau organisasi pesan.

In which channel (saluran/media)

Saluran atau alat yang digunakan untuk menyampaikan pesan berupa telepon, surat, media massa, aplikasi pesan (chatting), media sosial, dsb.

To whom (siapa/penerima)

Penerima pesan atau audiens, bisa berupa kelompok, individu, atau organisasi.

With what effect (dampak/efek)

Dampak atau efek yang terjadi pada penerima seteleh menerima pesan, seperti perubahan sikap dan bertambahnya pengetahuan.

Alur & Proses Komunikasi

Dari elemen komunikasi model Lasswell di atas, tergambar jelas proses komunikasi yang dimulai dari komunikator hingga adanya efek, dengan tambahan proses encoding, decoding, dan feedback.

Encoding yaitu konversi pesan ke bentuk simbol; proses mengubah ide, pemikiran, atau informasi yang akan dikomunikasikan menjadi simbol, kata-kata, tindakan, diagram, gerakan tubuh, gambar, dll. yang dapat dipahami oleh penerima.

Decoding yaitu pengartian ulang, pemahaan, atau penafsiran pesan yang diterima. Komunikasi yang efektif hanya terjadi jika penerima memahami pesan yang dimaksud pengirim.

elemen-komunikasi

Gambar di atas menunjukkan, setiap komunikasi memiliki alur, komponen, sekaligus proses sebagai berikut:

  1. Komunikator
  2. Encoding
  3. Message
  4. Media
  5. Decoding
  6. Noise – gangguan
  7. Komunikan
  8. Efek
  9. Feed Back – umpan balik, respons.

Proses komunikasi dapat dijelaskan sebagai berikut:

  • Komunikator (sender) yang mempunyai maksud berkomunikasi dengan orang lain mengirimkan suatu pesan kepada orang yang dimaksud.
  • Pesan yang disampaikan itu bisa berupa informasi dalam bentuk bahasa ataupun lewat simbol-simbol yang bisa dimengerti kedua pihak.
  • Pesan (message) itu disampaikan atau dibawa melalui suatu media atau saluran baik secara langsung maupun tidak langsung.
  • Komunikan (receiver) menerima pesan yang disampaikan dan menerjemahkan isi pesan yang diterimanya ke dalam bahasa yang dimengerti oleh komunikan itu sendiri.
  • Komunikan (receiver) memberikan umpan balik (feedback) atau tanggapan atas pesan yang dikirimkan kepadanya, apakah dia mengerti atau memahami pesan yang dimaksud oleh si pengirim.

Fungsi Komunikasi

Secara fungsional, komunikasi dilakukan demi ragam kepentingan atau tujuan, utamanya untuk:

  1. Menyampaikan informasi (to inform)
  2. Mendidik (to educate)
  3. Mengibur (to entertaint)
  4. Mempengaruhi (to influence).

Keempat fungsi itu pula yang diadopsi menjadi fungsi pers atau media massa sebagai sarana komunikasi massa, dengan menambahkan satu fungsi social control (pengawasan sosial).

Jenis-Jenis Komunikasi

Jenis-jenis komunikasi cukup banyak dari sisi cara, pesan, dan sifatnya. Secara umum, komunikasi dibagi menjadi dua jenis, yaitu verbal dan non-verbal, termasuk di dalamnya komunikasi lisan (speaking) dan tulisan (writing).

1. Komunikasi Verbal

Komunikasi verbal adalah komunikasi menggunakan kata-kata, baik lisan (vokal) maupun tulisan (tertulis), dengan media bahasa.

2. Komunikasi non-verbal

Komunikasi non-verbal adalah komunikasi tanpa menggunakan kata-kata. Komunikasi non-verbal juga dibagi lagi menjadi dua:

  • Komunikasi non-verbal menggunakan vocal: desah, jeritan, menggumam, menggerutu, kualitas vocal, gaya bicara, intonasi.
  • Komunikasi non-verbal non-vocal: gerakan, penampilan, ekpresi wajah, bahasa isyarat, bahasa tubuh (body language), gerak anggota badan (gesture), ekspresi wajah, kontak mata; pakaian, potongan rambut.

jenis-jenis komunikasi

Jenis-jenis komunikasi menurut kelangsungannya dibagi menjadi dua: komunikasi langsung dan tidak langsung.

  1. Komunikasi Langsung (direct communication) – komunikasi tatap muka atau berhadap-hadapan (face to face)
  2. Komunikasi tidak langsung (indirect Communication) – menggunakan media atau perantara, seperti telepon, surat, email, atau media massa.

Jenis jenis komunikasi menurut cara penyampaianya:

  1. Komunikasi lisan
  2. Komunikasi tulisan

Jenis komunikasi menurut jumlah komunikan (audiens):

  1. Komunikasi intrapersonal (Intrapersonal Communication)
  2. Komunikasi antarpribadi (Interpersonal Communication)
  3. Komunikasi kelompok (Group Communication)
  4. Komunikasi massa (Mass Communication).
  5. Komunikasi Publik (Public Communication)

Jenis komunikasi menurut isi pesan atau topik:

  1. Komunikasi Politik
  2. Komunikasi Budaya
  3. Komunikasi Olahraga
  4. Komunikasi Pembangunan
  5. Komunikasi Dakwah

Jenis komunikasi dalam organisasi:

  1. Komunikasi vertikal — komunikasi dari atas ke bawah dan dari bawah ke atas atau komunikasi dari pimpinan ke bawahan dan dari bawahan ke pimpinan secara timbal balik.
  2. Komunikasi horisontal — komunikasi secara mendatar, misalnya komunikasi antara karyawan dengan karyawan dan komunikasi ini sering kali berlangsung tidak formal yang berlainan dengan komunikasi vertikal yang terjadi secara formal.
  3. Komunikasi diagonal — sering juga dinamakan komunikasi silang yaitu seseorang dengan orang lain yang satu dengan yang lainnya berbeda dalam kedudukan dan bagian (Effendy, 2000 : 17).

Level Komunikasi

Jenis-jenis komunikasi juga diklasifikasi berdasarkan levelnya. Level komunikasi adalah tingkatan komunikasi berdasarkan jumlah orang yang terlibat dalam sebuah proses komunikasi.

  1. Komunikasi Intrapribadi (intrapersonal communication): komunikasi yang terjadi dalam diri seseorang.
  2. Komunikasi Antarpribadi (interpersonal communication): yaitu komunikasi antara dua orang.
  3. Komunikasi Kelompok (group communication): yaitu komunikasi antara satu orang dengan sekolompok orang atau massa.
  4. Komunikasi Organisasi (organizational communication): yaitu proses komunikasi dalam sebuah organisasi.
  5. Komunikasi Massa (mass communication) atau komunikasi media (media communication): komunikasi melalui media massa –suratkabar, tabloid, majalah, radio, televisi, media online, termasuk media sosial.

William F. Glueck membagi komunikasi menjadi dua bentuk, yaitu Komunikasi Antar Pribadi dan Komunikasi Organisasi.

  1. Komunikasi Antar Pribadi adalah proses saling bertukar informasi serta pemindahan pengertian antara dua individu atau lebih di dalam suatu kelompok kecil manusia.
  2. Komunikasi organisasi adalah proses dimana pembicara memberikan informasi secara sistematis dan memindahkan pengertian kepada orang-orang di dalam organisasi dan juga kepada orang-orang dan lembaga-lembaga di luar organisasi namun masih terkait dengan organisasi tersebut.

Komunikasi Efektif

Komunikasi efektif yaitu komunikasi yang mampu menghasilkan perubahan sikap (attitude change) pada orang lain yang bisa terlihat dalam proses komunikasi.

Menurut Mc. Crosky Larson dan Knapp, komunikasi yang efektif dapat dicapai dengan mengusahakan ketepatan (accuracy) yang paling tinggi derajatnya antara komunikator dan komunikan dalam setiap komunikasi.

Komunikasi yang lebih efektif terjadi apabila komunikator dan komunikan terdapat persamaan dalam pengertian, sikap, dan bahasa.

Komunikasi dapat dikatakan efektif jika:

  1. Pesan dapat diterima dan dimengerti serta dipahami sebagaimana yang dimaksud oleh pengirimnya.
  2. Pesan yang disampaikan oleh pengirim dapat disetujui oleh penerima dan ditindaklanjuti dengan perbuatan yang diminati oleh pengirim.
  3. Tidak ada hambatan yang berarti untuk melakukan apa yang seharusnya dilakukan untuk menindaklanjuti pesan yang dikirim.

Tips Komunikasi Efektif

Komunikasi Efektif dalam Komunikasi Personal

Dalam konteks komunikasi personal, ternyata elemen paling berpengaruh itu bukan kata-kata, tapi bahasa tubuh (body language) sebagaimana hasil studi sebagai berikut:

elements-of-personal-communication

 

Teknologi Komunikasi

Komunikasi kian mudah dilakukan dengan adanya teknologi komunikasi, yaitu alat atau sitem yang memudahkan dan mempercepat proses komunikasi.

Pada masa prasejarah “teknologi” komunikasi berupa gambar, misalnya menceritakan pengalaman berburu dengan membuat gambar pada dinding-dinding gua, menggunakan isyarat berupa bunyi untuk berkomunikasi dengan sesama dengan menggunakan genderang, terompet, api, dan asap untuk menyampaikan pesan jarak jauh.

Contoh karakter huruf yang digunakan pada masa ini adalah piktograf dan hierogliph.

Penemuan kertas oleh bangsa Cina menjadi tanda perkembangan bahasa tulis dan cikal bakal kertas saat ini. Dengan ditemukannya kertas, muncul teknologi percetakan dengan menggunakan balok kayu yang dilumuri tinta dan dicapkan pada kertas.

Teknologi komunikasi untuk jenis komunikasi massa berupa media cetak (suratkabar/koran) muncul ketika ditemukan mesin cetak (1455) oleh Johann Guttenberg.

Teknologi komunikasi lainnya yang muncul sebelum era internet adalah telegraf dan kode morse (1837), telepon dan fotografi (1877), televisi tabung (1923), hiperteks (1945) yang dapat diciptakan halaman-halaman web yang digunakan dalam internet, komputer digital (1946), jaringan komputer (1969), e-mail (1972), dan internet (1973 – 1990) seperti kita kenal saat ini.

Istilah internet diperkenalkan dalam sebuah karya tulis mengenai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Kemudian dilanjutkan dengan dilakukan pengembangan protokol jaringan.

teknologi komunikasi

Lihat: Infografis Sejarah Komunikasi

Demikian pengertian komunikasi, jenis, alur, proses, elemen, level, dan lainnya. Wasalam. (www.romeltea.com).*

Referensi: Komala, Lukiati. 2009. Ilmu Komunikasi: Perspektif, Proses, dan Konteks. Bandung: Widya Padjadjaran; Mulyana, Deddy Prof. Imu Komunikasi Suatu Pengantar. PT Remaja Rosdakarya. 2007; Rohim,Syaiful.2009. Teori Komunikasi: Perspektif,Ragam, & Aplikasi. Jakarta: Rineka Cipta; Nurudin, Komunikasi Massa, CESPUR, Malang, September 2003; Denis McQuail, Mass Communication Theory (Teori Komunikasi Massa), Erlangga, 1987; Winarni, Komunikasi Massa: Suatu Pengantar, UMM Press, 2003; William R. Rivers at.al., Media Massa dan Masyarakat Modern: Edisi Kedua, Prenada Media, Jakarta, 2003.*

 

Arti Komunikasi Definisi Komunikasi Komunikasi Pengertian Komunikasi

Related Post

Leave a reply