Pentingnya Bahasa Tubuh dalam Berkomunikasi

Pentingnya Bahasa Tubuh dalam Berkomunikasi

171
0
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Diperkirakan,  lebih dari setengah makna komunikasi kita ditularkan melalui bahasa tubuh (body language). Sebelum kita menciptakan kata-kata untuk berkomunikasi satu sama lain, kita biasa menggunakan gerakan dan isyarat untuk mengkomunikasikan apa yang kita inginkan.

Aktris ikonik Mae West dengan sangat baik menggambarkan pentingnya bahasa tubuh dalam berkomunikasi dengan ungkapan: “I speak two languages, Body and English” (Saya berbicara dua bahasa, tubuh dan Inggris.”

Komunikasi yang kita sampaikan dengan gerakan tangan atau anggukan kepala akan lebih kuat dari yang kita sadari.

Bahasa Tubuh kita mengirim sebuah pesan kepada orang yang kita ajak bicara, mengatakan hal-hal seperti: “Saya bosan dan tidak tertarik” atau “Saya tertarik dan senang berada di sini” misalnya.

Tidak peduli apa kata-kata yang Anda gunakan, bahasa tubuh Anda akan selalu mengiringi dan memberi makna sebenarnya. The body doesn’t lie! Tubuh tidak berbohong.

Selesaikan Kalimat
Sama seperti kita tidak bisa membentuk kalimat verbal dengan hanya satu kata, makna percakapan tidak dapat diturunkan hanya dari satu bit dari bahasa tubuh.

Kita harus melihat seluruh komunikasi nonverbal untuk menyelesaikan kalimat dan membaca pesan dengan benar.

Berikut ini hal-hal penting  yang dapat Anda lakukan untuk memastikan bahwa pesan positif Anda tersampaikan dengan baik:

Pertahankan kontak mata (eye contact)!
Kontak mata yang baik menunjukkan bahwa Anda tertarik, terhubung atau “nyambung” (paham), dan nyaman. Ketika berbicara ke sekelompok orang (grup), pindailah seluruh ruang (secara lambat), sehingga Anda membuat kontak mata dengan semua orang yang hadir. Avoid looking at just one person! Hindari melihat hanya satu orang!

Senyum
Senyuman itu menarik. Senyum santai menunjukkan kehangatan dan kenyamanan Anda dan menciptakan suasana  positif. Senyum menunjukkan bahwa Anda tertarik dengan percakapan. Cemberut hanya akan  membuat Anda tampak tegang dan angkuh. Selain itu – tersenyum adalah menular (smiling is contagious)!

Berdiri
Berdiri dengan nyaman. Punggung lurus dan kepala tegak. When you stand, keep your back straight, your shoulder back and your head up. Ini akan menunjukkan bahwa Anda nyaman dalam situasi.

Jika Anda membungkuk, menunduk, dengan lengan terlipat di dada Anda, Anda memberi kesan bahwa Anda lelah, defensif, dan tidak tertarik.

Berbicara dengan tangan” (Talk to the hand)

Banyak orang “berbicara dengan tangan mereka”. Jika Anda salah satu dari mereka, saya  menyarankan Anda untuk menyadari gerakan tangan Anda sendiri.

Apakah Anda menggaruk hidung, telinga, atau mata Anda ketika berbicara? Semua itu dapat menjadi tanda ada penipuan atau kepalsuan dalam komunikasi Anda!

Gerakan tangan lainnya yang harus dihindari meliputi: jari menunjuk, meremas-remas tangan Anda, buku jari retak, memainkan kuku , atau “bermain dengan uang” di saku Anda (memasukkan tangan ke saku).  Anda akan tampil sebagai yang terganggu atau gugup.

Simpan tangan Anda di sisi tubuh Anda atau tempatkan di pangkuan Anda jika Anda tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan tangan.  Steepling tangan adalah tanda kepercayaan diri yang tinggi.

Menggosok dagu atau menempatkan tangan di bawah dagu dengan satu atau dua jari pada pipi adalah tanda kontemplasi atau evaluasi.

Tidak yakin dengan apa yang Anda “katakan” dengan bahasa tubuh Anda?

Salah satu cara untuk mengetahuinya adalah untuk mengevaluasi diri Anda di cermin  –atau rekam diri Anda saat bercakap-cakap dengan seseorang. (www.romeltea.com).*

Source: Etiquette Page 

 

Shvoong
Situs ringkasan dunia
Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

LEAVE A REPLY