Penulisan Kata Respons dan Audiens

Penulisan Kata Respons dan Audiens

KATA “respons” (response) dan “audiens” (audience) tampaknya masih belum tergantikan dengan terjemahan bahasa Indonesianya. Dalam percakapan sehari-hari, public speaking, presentasi, dan dalam tulisan akademik dan tulisan populer di media, kedua kata tersebut masih digunakan dalam “aslinya”, namun dengan penulisan “Indonesia”.

Kata respons dan audiens banyak digunakan dalam pembicaraan dan kajian tentang komunikasi. Respons adalah reaksi, tanggapan, atau umpan balik (feedback). Audiens adalah hadirin, publik, penonton, pemirsa, pendengar.

Penulisan kata respons yang benar (baku)
Penulisan kata respons yang benar (baku) menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yaitu respons (menggunakan “s”), bukan respon.

res·pons /réspons/ n tanggapan; reaksi; jawaban: — masyarakat thd rencana perbaikan kampung sangat baik; me·res·pons v memberikan respons; menanggapi. (KBBI)

Penulisan kata audiens yang benar (baku) 
Kata audiens berasal dari bahasa Inggris: audience. Menurut kamua bahsa Inggris, audienceartinya (1) (para) hadirin, penonton, pendengar.

Penulisan kata audiens yang benar (baku) belum kita temukan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Yang ada hanya baru kata “audiensi”, berasal dari kata “audiency” dalam bahasa Inggris.

au·di·en·si /audiénsi/ n 1 kunjungan kehormatan; 2 pengunjung atau pendengar suatu ceramah dsb;  ber·au·di·en·si v melakukan audiensi: gubernur ~ dng para ulama

Kita tidak tahu mengapa KBBI hanya mencantumkan kata audiensi, namun “lupa” memasukkan kata “audiens” yang tidak kalah penting dan populer, khususnya dalam konteks pembicaraan tentang komunikasi –terutama komunikasi massa atau komunikasi media.

Mengacu pada kata baku audiendsi, maka penulisan kata audiens yang benar tampaknyaaudiens (menggunakan “s”), bukan audien.

Dalam literatur komunikasi, secara harfiyah audiens identik dengan khalayak atau publik. Audiens adalah sekumpulan orang yang menjadi pembaca, pendengar, dan pemirsa berbagai media atau komponen beserta isinya, seperti pendengar radio dan atau penonton televisi.

Kata audiens menjadi mengemuka ketika diidentikan dengan “receivers” dalam model proses komunikasi massa (source, channel, message, receiver, effect) yang dikemukakan oleh Wilbur Schramm (1955).

Dalam media, audiens dapat diartikan sebagai pasar dan program yang disajikan merupakan produk yang ditawarkan. Pada dasarnya audiens merupakan sekumpulan orang yang membaca, mendengar, menonton berbagai media massa, baik cetak maupun elektronik. Dalam konteks media online (internet), audiens disebut “pembaca” (reader), “pengguna” (user), dan “pengunjung” (visitor). Wasalam.

* Posting ini juga bisa dibaca di Blogger

Related Post

Adalah Merupakan – Pemborosan Kata! Kata "adalah merupakan" sering dilontarkan presenter berita, MC, dan penyiar radio. Mereka tidak tahu atau tidak sadar bahwa "adalah merupakan" itu du...
Pedoman Penggunaan Bahasa di Media Massa Pedoman Penggunaan Bahasa di Media Massa. Bahasa Jurnalistik (Bahasa Pers) Panduan PWI. WARTAWAN memiliki gaya bahasa tersendiri dalam menulis ...
Bahasa Jurnalistik Itu Egaliter Bahasa jurnalistik itu egaliter, yakni memperlakukan semua orang sama. Pejabat atau rakyat biasa sama-sama disebut atau ditulis namanya saja, misa...
Penulisan kata “tanggung jawab”, disambung atau ti... Assalamu’alaikum… Saya ingin bertanya, sebenarnya penulisan kata “tanggung jawab” disambung atau tidak? Karena ada beberapa buku yang saya baca, yang ...

COMMENTS