Teknik MC: Cara Mengenalkan Pembicara

teknik mc dan moderatorMengenalkan pembicara (introducing the speaker) adalah salah satu “pidato tersingkat” (the shortest speeches). Lazim disampaikan MC (Emsi, Emcee, Master of Ceremony) sebelum mempersilakan seorang pembicara (pemateri) tampil di podium atau menyampaikan presentasinya.

Tujuannya untuk memperkenalkan pembicara kepada audiens dan audiens kepada pembicara agar terbangun “ikatan bersama” antara mereka. Emsi harus mampu meyakinkan audiens bahwa pembicara adalah orang yang tepat untuk tampil di depan audiens.

Mengenalkan pembicara ini semacam “pidato-mini” (mini-speech) yang biasanya disampaikan dalam sekitar satu menit saja, tapi isinya sudah mencakup semua unsur pidato secara penuh (full speech), yakini pembuka, isi, dan kesimpulan.

 Pembukaan (Opening)
Emsi mengatasi audiens –mereka adalah pendengar sehingga Emsi harus mampu menarik perhatian mereka. Tunggu sampai penonton tenang dan tampak siap mendengar Emsi mulai berbicara.

 Isi (Body)
Emsi memberitahu kepada audiens siapa pembicara , menyampaikan latar belakang dan pengalaman pembicara, kualifikasinya, dan kompetensinya berbicara tentang topik.

Mempelajari sesuatu tentang pembicara akan membantu audiens menyambut hangat pembicara –pada gilirannya menimbulkan empati di kedua belah pihak. Pembicara pun akan mulai berbicara dengan lebih percaya diri dan audiens juga respek terhadap pembicara.

Emsi harus menyebutkan nama pembicara dengan benar dan baik, memastikan bahwa Emsi memberi informasi akurat kepada audiens –satu-satunya cara untuk melakukannya adalah terlebih dulu kontak pembicara melaui telepon, faks, atau email. Informasi biodata pembicara yang tidak akurat akan mempermalukan Emsi dan pembicara.

 Kesimpulan (Conclusion)
Di bagian akhir Emsi menyambut dan mempersilakan pembicara, memimpin tepuk tangan (applause), dan Emsi duduk di tempatnya. Jika memungkinkan, misalnya Emsi dan pembicara dalam satu podium, Emsi menjabat tangan pembicara dan mempersilakan lagi dengan bahasa tubuh.

 Rambu-Rambu Mengenalkan Pembicara

  • Brief, but adequate! Singkat saja,  tapi cukup. Emsi memperkenalkan pembicara, bukan berpidato!
  • Be accurate! Pastikan Emsi memiliki fakta tentang speaker yang benar –yang terpenting adalah pengucapan nama pembicara!
  • Be sincere! – Lakukan dengan tulus. Emsi harus menunjukkan kepada pembicara dan audiens bahwa ia melihat ke depan untuk pembicaraan.
  • Jika ingin menambahkan humor, pastikan itu tepat!
  • Jangan berusaha tampil sebagai pembicara atau menarik simpati untuk diri sendiri. Ingat, misi Emsi “hanya” mengenalkan pembicara.
  • Jangan berharap audiens memuji Anda, tapi pujian itu untuk pembicara yang Anda kenalkan.

 Contoh
Hadirin, pagi hari ini kita akan mendengarkan ulasan tentang kemacetan lalu lintas, apa penyebabnya dan bagaimana solusinya, dari Bapak Ahmad Fulani. Beliau adalah pakar transportasi dan tata kota. Alumni Universitas Hebat Sekali ini juga menjadi staf ahli di Mabes Polri, pernah meneliti penyebab utama kemacetan lalu lintas. Beliau sudah menulis sekian buku di sela-sela kesibukan lainnya sebagai dosen di Universitas Keren Bandung.

Hadirin, Pak Ahmad akan menyampaikan ulasannya, berjudul “Lalu Lintas Harusnya Bisa Tidak Macet”, selama sekitar 30 menit, disambung dengan sesi tanya jawab.

Hadirin, mari kita sambut dan persilakan… Pak Ahmad Fulani. Kita beri applaus buat Pak Ahmad. Silakan Pak….! (www.romeltea.com, sumber www.toastmasters.org.nz).*

Dapatkan Posting Terbaru via Email Anda! It’s Free!
Asep Syamsul M. Romli aka Romeltea --akrab disapa Kang Romel-- adalah praktisi, trainer, dan konsultan media. Profil lengkap di menu "My Profile". Karya tulis (buku) di menu "My Books". Kontak email: romeltea@yahoo.com. Follow @romeltea

Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>