Teknik Public Speaking: Posisi Tangan

Teknik Public Speaking: Posisi Tangan

Posisi Tangan saat Public Speaking — Pidato, Sambutan, Emsi, Presentasi.

membuka-pidatoSaat berpidato (public speaking), di mana kita “menyimpan” kedua tangan?

Jika tangan kanan memegang mike, tangan kiri memegang kertas “contekan” materi pidato, kita aman.

Demikian juga jika kita berbicara di atas mimbar/podium, tangan kita bisa diletakkan di atas atau di sampingnya untuk permulaan.

Namun, jika tangan kita “nganggur”, bagaimana kita memosisikan atau menempatkannya?

Para pakar dan trainer public speaking mengingatkan kita untuk menghindari posisi tangan yang “tidak efektif”, “tidak perlu”, bahkan “sia-sia” saat pidato atau presentasi, seperti:

  1. Hands in the pockets. Memasukkan tangan ke saku celana.
  2. Crossed arms. Menyilangkan tangan/lengan di depan “anu” kita.
  3. Hands on the hips. Bertolak pinggang. Angkuh banget!
  4. The arm clutch. Menggengam lengan/bersedekap.
  5. The fig leaf. Menggenggam/memegang telapak tangan di depan area selangkangan.
  6. Parade Rest. Menggengam tangan dan meletakkannya di belakang badan (posisi “istirahat di tempat”).

Lalu, di mana dong posisi tangan saat tidak digerakkan? Arms at your side! Posisikan kedua tangan di samping tubuh.

Alternatifnya, posisikan kedua tangan di depan seperti gambar berikut ini:
posisi-tangan

Kontak Mata Public Speaking

Hindari Juga!

Jangan lupa, selalu hindari gerakan tubuh/tangan yang tidak bermakna, seperti memegang kerah baju, mempermainkan mike, meremas-remas jari, menggaruk-garuk kepala, memegang daun telinga, menggigit jari tangan, dan mempermainkan benda kecil di tangan.

Demikian sekilas soal posisi tangan dalam public speaking. Wasalam. (www.romeltea.com).*

Related Post

Tips Public Speaking versi Larry King Tips Public Speaking versi Larry King.  Kalangan insan broadcasting pastinya kenal baik sosok Larry King. Pria bernama lengkap Lawrence Harvey King ke...
8 Rahasia Sukses Pidato Pidato atau berbicara di depan umum (public speaking) memerlukan keterampilan (skill) sekaligus seni (art), yakni keterampilan dan seni komunikasi lis...
Pidato, Orasi, Ceramah, Khotbah, Tausiyah, Apa Bed... Kang Romel tea, Pidato, Orasi, Ceramah, Tausiyah, Apa Bedanya? Kalo ceramah agama, pengajian, sering disebut tausiyah, kenapa? dewi  JAWAB: Pidato,...
Retorika Dakwah: Sebuah Pengantar buku panduan retorika Oleh ASM. Romli Retorika (rhetoric) secara harfiyah artinya berpidato atau kepandaian berbicara. Kini lebih dikenal denga...

COMMENTS (2)

  • comment-avatar

    mBoiz!
    dasar, tapi puenting buanget, sering kali kita melupakan hal sepele tapi itu vital banget.. 😀

    terima kasih untuk artikelnya yang sangat bermanfaat ini coach.. ^_^