Teknik Siaran Berita Radio

dasar-dasar siaran radioPembawa acara berita radio (newsperson), selain harus menguasai teknik siaran berita, mesti kredibel, berwawasan luas, dan memiliki karakter suara berwibawa.

Cara terbaik untuk berlatih siaran berita adalah dengan membaca berita dengan suara keras. Praktik ini sering untuk membantu Anda merasa nyaman dengan suara Anda sendiri.

Berikut ini panduan praktis teknik siaran berita.

Perhatikan:

  1. Pacing –“langkah suara” – terlalu cepat? Terlalu lambat? Tepat?
  2. Inflection (Infleksi) – “irama/nada suara” -apakah suara Anda hidup dan menarik, atau flat (datar) dan monoton?
  3. Concentration (Konsentrasi) – pastikan Anda memperhatikan setiap kata yang Anda katakan; fokus, pahami, sadari.
  4. Stumbling –“tersandung”. Jika menemukan kalimat yang tidak enak disampaikan, tulis ulang naskah hingga mendapatkan kalimat yang enak, mengalir, logis, dan dapat Anda sampaikan dengan baik.

Fisiologi
Untuk mengindari “sesak napas” dan air liur “berkumpul” dalam mulut Anda,  beberapa hal perlu diingat:

  1. Duduk tegak di kursi Anda. Jika membungkuk pasti membuat Anda cepat kehabisan nafas.
  2. Ambil nafas sebelum siaran.
  3. Lakukan relaksasi, rileks!
  4. Baca dan pahami naskah, beri tanda untuk jeda (ambil nafas), penekanan pada kata-kata tertentu.
  5. Anda harus tampak sedang berbicara, bukan membaca (spoken reading). Untuk itu, naskah harus dibuat dengan benar –menggunakan bahasa tutur dan dibantu sign-posting (tanda baca khusus).
  6. Jika mulut Anda mengumpulkan air liur, jangan takut menelannya. Tapi cobalah untuk tidak melakukannya di tengah-tengah cerita. Lakukan secara diam-diam.
  7. Ambil nafas pada awal setiap cerita.

Pengucapan (Pronounciation)
Ini soal kejelasan ucapan Anda. Diksi yang tepat itu penting dalam teknik siaran berita. Mengucapkan atau melafakan kata-kata dengan benar membutuhkan konsentrasi. Salah satu aturan mutlak: selalu baca dan pahami naskah berita sebelum mengudara.

Periksa dan cek ulang penulisan nama dan tempat-tempat; pengucapannya yang benar. Jika perlu, tuliskan cara pengucapannya di dalam kurung di sampingnya, misalnya M-U (baca: EM-YU).

Ucapkan kata demi kata dengan jelas. Berikan penekanan pada setiap suku kata, tanpa berlebihan. Waspadalah! Penyiar berita (newscaster) yang lelah sering gagal mengucapkan kata-kata dengan jelas. Wasalam. (www.romeltea.com. Sumber: CJAM, University of Windsor Radio).*

Related Post

Cara Dapatkan Koleksi Buku Radio Broadcasting Cara Mendapatkan Koleksi Buku Radio Broadcasting Pertanyaan 1. Bagaimana cara untuk mendapatkan koleksi buku yang berhubungan dengan radio sia...
Radio Dangdut Masih Dominasi Udara Kota Bandung RADIO-radio dangdut masih merajai udara kota Bandung. “Bocoran” hasil survei terbaru kategori All People, All Segment, dan All Time lembaga AC Niels...
Jurnalistik Radio Oleh ASM. ROMLI Jurnalistik radio (radio journalism, broadcast journalism) adalah proses produksi berita dan penyebarluasannya melalui media radio ...
Teknik Vokal: Gaya Bicara Penyiar Radio Bicara di Radio tidak boleh asal "cuap". Penyiar Radio harus menguasai Teknik Vokal. Berikut ini teknik vokal yang menjadi Gaya Bicara Penyiar Radio...

COMMENTS (2)

  • comment-avatar

    sangat bermanfaat sekali krn saya ada lomba,,, rector cup “news announcer” thanks buat tips-tipsnya pak