Monday, May 21st, 2012

Tips Menulis: Ide Ada di Mana-Mana!

Published on February 8, 2011 by | 53 Views |   ·   2 Comments

“If you have nothing to say, say nothing,” kata Mark Twain. Dalam konteks jurnalistik, maknanya begini ‘kali:  jika Anda tidak punya ide atau tema tulisan, jangan nulis!

Jika benar bermakna demikian, maka ungkapan Mark Twain itu harus diabaikan oleh para penulis karena mereka (kita) memang harus menulis dan (harus) selalu ada ide untuk menulis.

‘Gak punya ide? Hmm, You lie! Ide ada di mana-mana! Asal kata ide ( idein) artinya melihat. Bukankah kita setiap detik melihat (membaca, mendengar, dan merasakan) sesuatu? Peristiwa aktual atau masalah hangat.

Nah, apa pendapat Anda tentang yang Anda lihat itu? Pastinya, secara gitu, punya komentar, reaksi, tanggapan, atau “have something to say/write” dong tentang yang kita lihat itu?

Ide tulisan bisa diperoleh dengan memikirkan sesuatu –peristiwa atau masalah. Sumber ide, antara lain, bacaan (utamanya baca Quran dan koran/berita aktual), pengamatan, pengalaman, pendapat, obrolan, pengetahuan, perasaan, keinginan, dan tontonan.

Dalam bahasa Inggris, ide antara lain dimaknai dengan (1) “the content of cognition; the main thing you are thinking about; (2) your intention; what you intend to do; (3) a personal view; dan (4) The transcript, image, or picture of a visible object, that is formed by the mind.

Ok deh, masalahnya memang malas dan “gak ada waktu” ya…. Itu soal niat, motivasi, dan “manajemen waktu”. Saya sendiri menulis posting ini di sela-sela maintenance and updating situs-situs yang saya kelola, seperti www.ddhongkong.org dan www.pusdai.com, multitasking gitu deh.

Kalau kita memiliki semangat berbagi (share) tinggi, insya Allah kita mau dan mampu menyempatkan diri menulis dan berbagi dengan orang lain. Sharing wawasan dan pengalaman, insya Allah menjadi pengalaman baru dan mengundang wawasan baru pula. Ilmu yang kita bagi, tidak akan habis, malah bertambah. Betul tidak…? Wasalam. (www.romeltea.com).*

Tulisan Lainnya:

  1. Enakan Mana, Wartawan atau Penyiar?
  2. Menulis Artikel: Kaidah dan Teknik
  3. Fundamentals of Writing: Kaidah Menulis

Tags: , , , , , ,

Print This Post Print This Post

About Romeltea:

Asep Syamsul M. Romli a.k.a Romel tea --akrab disapa Kang Romel-- adalah komunikator profesional -wartawan, penulis buku-buku komunikasi praktis, editor, penyiar radio, konsultan media, public speaker, dan trainer-motivator yang siap berbagi dalam pelatihan jurnalistik, menulis, siaran radio, public speaking, MC, public relation (humas), media sosial, dll. Dosen luar biasa mata kuliah ilmu komunikasi. Sering menjadi pemateri di berbagai diklat internal instansi pemerintah/swasta. Kontak saja: romeltea@yahoo.com


Tetap update berita/artikel di mana pun dari Romeltea Magazine dengan mengetikkan www.romeltea.com di browser ponsel Anda! or Subscribe to Romeltea Magazine by Email


Readers Comments (2)

  1. Chilix's chilik's says:

    Setuju..menulis..menulis..&terus menulis

  2. rima khumaira says:

    bettuuullllll….d^_^b




Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.




POSTING TERBARU


Subscribe to Romeltea Magazine by Email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

KOMENTAR

My Links



Adsense Indonesia



WEB STATS

  • 948618Total reads:
  • 150Today:
  • 1017Yesterday: