Top 25 Tips Mengatasi Gugup dalam Public Speaking

Top 25 Tips Mengatasi Gugup dalam Public Speaking

Bagaimana cara mengatasi gugup dalam public speaking merupakan “pertanyaan favorit” di setiap pelatihan public speaking atau berbicara di depan umum. Gugup, grogi, atau nervous sering melanda terutama kepada orang yang baru pertama kali pidato.

Berikut ini 25 tips mengatasi gugup yang saya terjemahkan bebas dari “Executive Communiation Skills Fear Tips” di www.matteventoff.com.

1. Prepare (Persiapan). Makin baik persiapan akan kian baik pula penampilan Anda. Ini kunci pertama sukses dalam public speaking: persiapan, terutama penguasaan materi presentasi.

2. Practice (Latihan). Setelah menyiapkan materi, lakukan latihan sesering mungkin! Rumor mengatakan, Churchill berlatih selama satu jam per satu menit   isi pidatonya. Jadi, jika waktu pidato Anda 5 menit, maka latihannya 5 jam!

 3. Check out the Room. Periksa ruangan tempat Anda akan tampil. Kenali, akrabi, dan buat dia “familiar” seakan-akan Anda sudah terbiasa di ruangan itu. Ada ungkapan: Familiarity breeds comfort! Merasa familiar dengan suatu tempat akan membuat Anda nyaman. Cek apakah ada podium? Teknologi apa yang Anda gunakan dan bagaimana cara kerjanya?

4. Read the Room. Akrabi beberapa audiens. Datang lebih awal agar bisa berkenalan, ngobrol, dengan beberapa audiens yang akan mendengarkan pidato Anda.

 5. “Seed” the Audience. Ajak  teman-teman, rekan, atau kolega datang ke presentasi Anda. Mereka akan menjadi “suporter” yang akan membuat Anda bersemangat. Identifikasi pula audiens yang “friendly faces”, tampak ramah dan “berpihak” pada Anda.

6. Remember the audience is on your side. Ingat, audiens berada di pihak Anda! Setidaknya 9 dari 10 orang mengharapkan Anda sukses, tidak menunggu Anda “jatuh”.

7. Breathing. Pernafasan. Ambil nafas dalam-dalam untuk kelancaran aliran darah.

8. Listen to Music. Dengarkan musik. Anda akan melihat atlet kelas dunia memasuki ruang ganti sambil mendengarkan musik untuk relaksasi. Hal itu juga berlaku sebelum berbicara di depan umum. iPod dapat menjadi teman presenter terbaik.

9. Visualization. Membayangkan antusiasme audiens. Atlet elite, musisi, aktor, dan penari menggunakan visualisasi teratur. Visualisasi, jika dilakukan dengan benar, berlaku juga untuk speaker dan presenter .

10. Body Movement. Beberapa menit sebelum tampil, gerakan lateral rahang Anda, membungkuk ke depan, dan lengan menjuntai  dan biarkan mereka berjabat, berjabat tangan di atas kepala Anda, memanfaatkan peregangan sederhana. Semua gerakan, ketika digabungkan dengan pernapasan yang tepat, menghangatkan tubuh, menenangkan pikiran, dan menenangkan saraf Anda.

 11. Body Movement Kedua. Lakukan sekali lagi. Push up jika perlu.

12. Do Sit-Ups. Lakukan Sit-Upsguna melepaskan otot-otot perut sambil berdiri.

13. Put the Pressure Elsewhere. Letakkan tekanan di tempat lain. Maksudnya, alihkan energi gugup Anda menjadi presentasi yang interaktif dengan gaya percakapan yang benar. Tidak formal. Kebanyakan orang jauh lebih nyaman dalam percakapan daripada menyampaikan presentasi.

14.  Caffeine Free. Bebaskan diri dari kafein dan makanan yang “gurih” berminyak untuk menghindari kekeringan mulut.

 15. Utilize Props. Siapkan segelas air jika memungkinkan.

 16. Work on your Open. Bukalah pidato Anda dengan baik dan menarik. Gunakan teknik pembuka pidato.

 17. The Restroom. Sempatkan diri ke toilet, 10 atau 15 menit sebelum tampil. Lakukan relaksasi, jika perlu dengarkan lagu kesukaan.

18. Anxiety…Interrupted. Anda bisa mengalihkan gugup dengan mengalihkan pikiran, misalnya hitung mundur secara acak berapa saja, seperti mulai dari 100.

 19. Anxiety…Distracted. Bisa juga dengan mengeja huruf secara mundur, dari Z ke A, sekadar mengalihkan perhatian dari nervous.

20. Remember the reality.  Kenyataannya, gugup bersifat sementara. Setelah tampil, akan hilang dengan sendirinya.

 21. Remember the reality. Kenyataannya, 99,9999% ketakutan yang muncul sebelum tampil tidak terjadi.

 22. Breathing Exercise # 1. Latihan pernafasan.Perlahan-lahan, tarik napas melalui hidung selama 5-15 hitungan. Pegang perut Anda (rongga diafragma), tarik nafas, dan buang nafas lewat mulut. Ulangi!

 23. Breathing Exercise #2. Mirip dengan pernafasan perut yang dalam, namun kali ini mulut tetap tertutup sepanjang waktu.

 24. Breathing Exercise #3. Melibatkan ibu jari, jari kelingking Anda, dan hidung Anda. Untuk memulai, cukup menutupi lubang hidung sebelah kiri dengan jempol kiri, dan tarik nafas perlahan dan dalam selama 5 detik untuk memulai (10 optimal). Segera tutup lubang hidung sebelah kanan dengan jari kelingking kiri Anda, sekaligus menjaga lubang hidung sebelah kiri ditekan ditutup – setiap saat mulut tertutup juga, sehingga pada titik ini Anda pada dasarnya memegang nafas Anda. Tunggu dua detik dan ulangi teknik yang sama, menghirup melalui lubang hidung sebelah kiri sedangkan lubang hidung sebelah kanan masih tertutup.

25. Use Notes. Gunakan Catatan. Materi pidato jangan dihafal, kecuali memang sudah benar-benar menguasai, tapi sebaiknya selalu siapkan, minimal dalam bentuk pointers untuk memandu alur atau sistematika  pembicaraan. Wasalam. (www.romeltea.com). *

Related Post

Khotbah Jumat Gak Pake Lama, Ringkas Saja Khotbah Jumat Gak Pake Lama, Ringkas Saja. Demikian kata teori Public Speaking. Kata Nabi Saw juga! JAMAAH sholat Jumat seringkali dibuat “jengkel”...
Gaya Bicara di Radio: Roosevelt Style RADIO is conversational. Radio itu obrolan. Maka, gaya biciara di radio harus bergaya ngobrol, layaknya dua orang teman sedang ngobrol. Radio is pe...
Bahasa Tubuh dalam Public Speaking Bahasa tubuh dalam Public Speaking wajib diperhatikan semua orang yang suka berbicara di depan umum. Bahasa tubuh berfungsi menambah efektivitas pembi...
Dasar-Dasar Public Speaking Dasar-Dasar Public Speaking - Cara & Tips Pidato yang Baik. PUBLIC Speaking adalah berbicara di depan umum. Sering dipahami sebagai pidato, m...

COMMENTS