Tugas Pokok dan Fungsi Humas Era Internet (Cyber PR)

Tugas Pokok dan Fungsi Humas Era Internet (Cyber PR)

322
1
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Humas Era Internet (Digital PR), Humas Online, Cyber PR

Tupoksi Humas ModernDigital PR (Digital Public Relations) –disebut juga e-PR, Humas Online, Internet PR, Cyber PR, atau Humas Era Digital– bisa diartikan sebagai kegiatan humas secara online dengan memanfaatkan media internet –website, blog, media sosial, email, marketplace.

Digital PR merupakan “konsep baru” kehumasan, seiring perkembangan teknologi komunikasi dan informasi yang membentuk “masyarakat  digital”.

Hanya dengan sentuhan jari, warga dunia kini mampu mencari dan menemukan yang mereka inginkan dan butuhkan. Hanya dengan sentuhan jari pula, praktisi humas bisa menjalankan tugasnya –membangun citra positif lembaga dengan menjangkau seluruh dunia selama 24 jam!

Era digital saat ini menuntut praktisi humas (PR Officer) yang bukan saja memiliki wawasan dan keterampilan dasar kehumasan, tapi juga yang bisa mengikuti ritme perkembangan teknologi informasi, termasuk menguasai tip dan trik blogging, media sosial, dan menulis online (online writing).

Digitalisasi media telah mengubah bagaimana konsumen dan klien di seluruh dunia kini menghabiskan waktu mereka.

Berdasarkan survei Global Web Index yang dirilis Maret 2013, rata-rata masyarakat dunia menghabiskan 57 persen waktu konsumsi medianya setiap hari untuk “berselancar” di dunia maya, unggul jauh di atas televisi (23 persen), radio (11 persen), dan media cetak (5 persen). Dari jumlah itu, hampir separuhnya (27 persen) bahkan dihabiskan di social media (fortunepr.com).

Website: Kantor yang Buka 24 Jam

Website atau blog resmi lembaga/perusahaan/instansi/organisasi kini menjadi kantor yang buka 24 jam setiap hari, tanpa libur! Demikian juga akun media sosialnya.

Setiap orang, kapan dan di mana pun, selama memiliki akses internet, bisa berkunjung ke “kantor maya” lembaga mana pun. Mereka pun bisa masuk ke “berbagai ruang divisi/bagian”, “ruang foto”, galeri produk, galeri jasa, bahkan –jika ada—profil dan contact person masing-masing bagian.

“Kantor Maya” itu kian “powerful” jika dilengkapi dengan “kantor cabang/perwakilan” di media sosial, terutama facebook, twitter, google plus, serta flicker (galeri foto) dan youtube (galeri video).

Media sosial penting bagi setiap perusahaan untuk membangun dan menjaga hubungan baik dengan pelanggannya, juga membangun hubungan dengan kalangan media (media relations/press relations), termasuk menyebarkan press release (siaran pers).

Menurut sejumlah pakar, cara menarik perhatian pasar yang efektif saat ini adalah dengan “hubungan personal”, seperti pertemanan, karena pasar lebih percaya pada apa yang direkomendasikan oleh orang yang mereka kenal. Inilah yang membuat media sosial menjadi alat yang digunakan pada era saat ini.

Digital PR Tools: Kuasai Media Online

Guna memaksimalkan kinerja, praktisi humas Digital PR “wajib” menguasai:

  1. Blogging (ngeblog)
  2. Online Writing (menulis khas media online)
  3. Social Media Strategy (strategi mengelola media sosial),
  4. Search Engine Optimization (SEO) atau Pengoptimalan Mesin Pencari.
  5. dan Social Media Monitoring (pengawasan media sosial).

Tugas pokok dan fungsi (tupoksi) humas era digital akan lancar dilaksanakan jika menguasai semua itu.

Tupoksi Humas Konvensional

Dari buku-buku lama tentang kehumasan, dapat diringkas Tugas Pokok dan Fungsi Humas sebagai berikut:

Tugas Humas: melaksanakan analisis dan penyiapan rancangan kebijakan dalam bidang hubungan masyarakat.

Fungsi Humas: 
1. Pelaksanaan analisis dan penyiapan rancangan kebijakan pengelolaan informasi.
2. Pelaksanaan analisis dan penyiapan rancangan kebijakan penyelenggaraan dan pengelolaan dokumentasi.
3. Pelaksanaan analisis dan penyiapan rancangan kebijakan penyelenggaraan publikasi.
4. Penyelenggaraan kegiatan keprotokolan daerah.
5. Penyelenggaraan tata usaha Bagian Hubungan Masyarakat.

Tugas Pokok Humas: Melaksanakan inventarisasi dan mengolah data, menyiapkan bahan penyusunan rancangan kebijakan pengumpulan dan penyajian informasi, dokumentasi kegiatan pemerintah daerah, serta melaksanakan tata usaha Bagian Humas.

Website Lembaga Harus Update

Sangat disayangkan, tampaknya masih banyak praktisi humas –terutama humas “plat merah” alias instansi pemerintah– yang belum bisa menulis, belum akrab dengan blogging, kurang menguasai strategi media sosial, dan “males” meng-update berita di websitenya tentang dinamika lembaga dan informasi publik.

Mangga… silakan cek saja website-website instansi pemerintah! Padahal, setiap lembaga pemerintah wajib menyediakan informasi berkala dan update.

Menurut UU No. 14 Thn. 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP), “Badan Publik berkewajiban menyebarluaskan informasi publik disampaikan dengan cara yang mudah dijangkau oleh masyarakat dan dalam bahasa yang mudah dipahami.”

Demikian ulasan ringkas tentang Tugas Pokok dan Fungsi Humas atau Topuksi PR Modern. Wasalam. (www.romeltea.com).*

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY