Wartawan Gadungan Menjamur di Daerah

Lebih lues wartawan merupakan pekerjaan yang elit mapan pengetahuan dan mental yang falid saat ini banyak di daerah-daerah tkt 2 menjamur apa siapa kapan jumlah mana di mana wartawan seperti bunga bangkai satu, gimana tanggapan ASM< tentang niiiiiiiiiih gitu

Jawab:

Yang Anda “keluhkan” itu fenomena wartawan gadungan, WTS (Wartawan Tanpa Suratkabar), Muntaber (muncul tanpa berita), yaitu orang yang mengaku wartawan padahal bukan atau wartawan yang mengabaikan kode etik jurnalistik

Saya mengistilahkan mereka sebagai “pengemis berkedok wartawan” –jika kerjaannya meliput peristiwa tapi dibarengi minta duit ke narasumber– atau “preman berkedok wartawan”— jika perimintaan duit itu disertai ancaman atau teror.

Para wartawan profesional yang taat kode etik sudah MUAK dengan mereka! Tanya saja kawan-kawan wartawan beneran….. pasti, mereka muak dengan fenomena yang merusak citra dunia pers itu.

— “Konsultasi Jurnalistik & Broadcasting”  www.warnaislam.com

Related Post

Sisi Gelap Jurnalistik BANYAK media “terjerumus” ke dalam sisi gelap jurnalistik (the dark side of journalism) saat Pilpres 2014. Metro TV “mengabdi” pada kubu Jokowi-JK. TV...
Fakta Jurnalis Itu Fakta Hukum? Saya mau nanya apakah Fakta Jurnalis itu  Fakta Hukum? Jawab: Saya tidak begitu faham soal fakta hukum, namun setahu saya fakta hukum itu adalah ...
Contoh Berita Tidak Berimbang (Kode Etik Jurnalist... BERITA harus berimbang (balance). Wartawan harus menulis berita secara berimbang. Ini kode etik jurnalistik. Bahkan, keharusan berita berimbang ini di...
Syarat Jadi Redaktur Pertanyaan Hal2 Apa saja yang harus dimiliki oleh seorang redaktur. Bagaimana mensiasati kalau nara sumber tidak mau ditulis identitasnya? Apa tidak...

COMMENTS (1)

  • comment-avatar
    rudi kusdianto August 17, 2011

    betul, pak. saya juga sebel melihat wartawan yg seperti itu. kalo istilah saya mereka adalah wartawan bodong. mereka mendatangi masyarakat yg dapat program pemerintah, bnyk tanya ini itu, ujung2nya minta ongkos pulang. bahkan ada yg tak tau malu menyodorkan kwitansi yg nilainya sangat besar. parah memang. bgmna cara menghadapai mereka agar jera ?