PR Writing – Penulisan Humas

Oleh ASM. Romli

Teknik Penulisan Humas (Public Relations [PR] Writing) adalah keterampilan menulis (writing skill) khas Humas (PR Officer) dalam menghasilkan naskah-naskah yang diperlukan untuk kepentingan pencitraan positif dan popularitas perusahaan atau organisasi.

Tipe-tipe penulisan atau naskah humas dapat dibagi menjadi dua bagian:

1. Berkaitan dengan Media Relations/Press Relations, seperti naskah press release (siaran pers), advertorial, dan press conference (press kit/media kit).

2. Berkaitan dengan media promosi, informasi, dan komunikasi perusahaan/organisasi, seperti naskah untuk dipublikasikan di newsletter, in house magazine/Company Magazines, naskah laporan tahunan (annual report), company profile, leaflet, booklet, brosur, dan sebagainya.

Untuk menghasilkan naskah yang baik, humas  harus memiliki keterampilan jurnalistik layaknya wartawan, seperti pemahaman tentang nilai berita (news values), bahasa jurnalistik (language of mass communications), kode etik jurnalistik, dan sebagainya.

Untuk kepentingan publikasi yang luas, humas membutuhkan peran media. Karena itu, diperlukan sebuah hubungan yang baik dengan kalangan pers atau media massa yang dikenal dengan istilah Press Relations atau Media Relations.

Agar hubungan baik dengan kalangan media itu tercipta dengan baik, humas perlu mengenali dunia pers dengan baik pula, seperti karakteristik wartawan, format media, cara kerja wartawan, dan sebagainya.

Jenis-Jenis Penulisan Humas

Siaran Pers — naskah berita (data atau informasi tentang sebuah kegiatan –pra ataupun pasca) yang disampaikan humas kepada wartawan atau kantor redaksi media untuk dipublikasikan di media tersebut.

Surat Pembaca — mirip siaran pers, terutama dalam hal teknis penulisan dan pengiriman. Yang membedakan adalah dalam hal isi dan tujuannya. Isi dan tujuan surat pembaca biasanya merupakan tanggapan, sanggahan, klarifikasi, atau penggunaan Hak Jawab dan Hak Koreksi atas informasi yang dinilai salah dan merugikan.

Advertorial (adv) — Advertising dan Editorial. Gabungan antara promosi dan opini atau pemberitaan tentang hal yang dipromosikan –produk, jasa, perusahaan, organisasi, aktivitas, atau program pemerintah.

Brosur — selebaran cetakan satu halaman kertas yang terlipat dua atau lebih, berisi keterangan, informasi, atau gambaran tentang sebuah perusahaan, instansi, produk, atau jasa, atau bisa juga berisi sebuah ide dan kegiatan. Sarana promosi mirip brosur adalah flyer, pamflet, leaflet, atau poster.

Media Kit — bahan tertulis sehingga kalangan pers memiliki data akurat dan lengkap sebagai bahan berita. Bahan tertulis ini bisa berupa siaran pers, susunan acara, makalah, artikel, feature, bosur, proposal, atau informasi lengkap tentang kegiatan –tujuan, jadwal, target, kepanitiaan, daftar pengisi acara, dsb.—dan dimasukkan dalam sebuah map atau amplop besar.

Naskah Pidato — naskah pidato (speech script) biasanya dilakukan penulis khusus yang disebut scriptwriter. Naskah pidato terdiri dari bagian pembukaan, isi, dan penutup. Ditulis dengan gaya bahasa tutur (spoken words) atau gaya bahasa percakapan (conversational language) karena naskah itu untuk diucapkan, dibacakan, atau disuarakan.

Newsletter — secara harfiyah artinya “laporan berkala” atau “surat berita”. Merupakan media informasi dan komunikasi internal sebuah lembaga, biasanya terdiri dari dua hingga delapan lembar kertas kwarto atau folio, tanpa cover seperti majalah atau buku. Isinya bervariasi mirip majalah, misalnya agenda dan berita kegiatan, artikel, feature, gambar, dsb.

Inhouse Magazine — majalah internal sebuah lembaga/perusahaan. Desain atau tampilan dan rubrikasinya seperti majalah umum/komersil, namun isinya tentang informasi seputar “dapur” lembaga. (www.romeltea.com).*

Referensi: Public Relation Writing: Pendekatan Teoritis dan Ptaktis. Penulis: Dr. Yosal Irianto & A. Yani Surachman, S.Sos. Penerbit Simbiosa Rekatama Media, Bandung, 2006; Press Relation: Kiat Berhubungan dengan Media Massa. Penulis: Drs. Aceng Abdullah. Penerbit Rosdakarya, Bandung, 2000; Jurnalistik Terapan: Panduan Kewartawanan dan Kepenulisan. Penulis: Asep Syamsul M. Romli. Penerbit Baticpress, Bandung, 2004. Copyright (c) www.romeltea.com.*

Related Post

Kiat Menulis Siaran Pers Siaran Pers (Press Release, biasa disebut rilis saja) adalah naskah berita yang dibuat oleh kalangan humas (PR, Public Relations) sebuah lembaga atau ...
Pelatihan Humas (PR) Online BERKAH posting Tugas Humas Era Digital alias PR Online, sebuah instansi pemerintah mengundang saya jadi pemateri pelatihan. Saya anggap itu sebagai pe...
PR Tools: Surat Pembaca dan Advertorial Surat pembaca dan advertorial merupakan bagian dari naskah humas (public relations) untuk kepentingan lembaga atau organisasinya. Kedua PR Tools ini s...
Pengertian dan Teknik Media Relations – Hubu... Pengertian dan Teknik Media Relations. Bagaimana Hubungan Media di Era Internet? Media Relations (Hubungan Media) –disebut juga Press Relations--...

COMMENTS (5)

  • comment-avatar
    Lucky B Pangau December 2, 2017

    Trims sangat membantu saya tuk bahan mengajar.. makasih 3x

  • comment-avatar
    yanconx March 30, 2010

    artikelnya siiiiiiiiiiiiiiiiiiiippppp

  • comment-avatar

    tolong..klo bisa ebook mengenai humas dan komunikasiny disediakan juga jgn hanya artikel2nya saja….terima kasih

  • comment-avatar

    jadi tambah ilmu nih…apalagi sy yg kerjaannya bidang komunikasi…

  • comment-avatar

    bagus bangettttttt>….