Daftar Kata Baku – Tidak Baku Bahasa Indonesia

64005 views

Daftar Kata Baku – Tidak Baku bahasa Indonesia ini saya susun berdasarkan referensi Kamus Besar-Bahasa Indonesia (KBBI) dan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (EBI).

KBBIPengertian Kata Baku

Kata baku adalah kata yang ditetapkan berdasarkan kesepakatan atau standar sebagaimana tercantum dalam PUEBI dan KBBI.

Mudahnya, kata baku adalah kata yang benar dari segi penulisan atau ejaan.

Baku artinya pokok, utama, tolok ukur, atau standar.

Dengan demikian, kata baku artinya kata pokok, utama, atau standar.

Penggunaan Kata Baku

Penggunaan kata baku sejauh ini baru berlaku di dunia akademis atau penulisan karya ilmiah, seperti makalah, skripsi, tesis, disertasi, dan buku.

Di media massa, apalagi dalam praktik penulisan sehari-hari, masih banyak orang yang menulis kata tidak baku. Bahasa jurnalistik juga harus menaati kaidah bahasa –menggunakan kata baku.

Kata Baku biasanya digunakan dalam:

  • Tulisan karya ilmiah.
  • Surat lamaran kerja.
  • Surat dinas, surat edaran, dan surat resmi lainnya.
  • Pidato resmi atau acara formal (kedinasan, kenegaraan)
  • Surat-menyurat resmi lembaga (instansi.

Kata Baku yang Sering Salah Tulis

Terpopuler, penggunaan kata yang tidak baku, bahkan salah, antara lain rubah (merubah), padahal yang baku/benar adalah ubah (mengubah).

Rubah itu binatang jenis anjing, bermoncong panjang, makanannya daging, ikan, dan sebagainya. Ubah artinya tukar atau ganti (mengubah = menukar, mengganti).

ubah-rubah

Contoh lain adalah imbau (mengimbau) menjadi himbau (menghimbau). Kata baku adalah imbau.

imbau-himbau

Daftar kata baku yang sering diabaikan atau salah tulis/salah eja antara lain:

  • nasihat
  • objek
  • paham
  • pikir
  • praktik
  • risiko
  • rezeki
  • sekadar
  • silakan
  • Anda
  • analisis
  • asas
  • hafal
  • imbau
  • andal
  • sontek

Banyak yang menulis kata-kata tersebut dengan bentuk kata tidak baku: nasehat, obyek, faham, fikir, praktek, resiko, rijki, sekedar, silahkan, anda, analisa, azas, hapal, himbau, dan handal.

Berikut ini daftar kata baku-tidak baku yang penulisannya masih sering tertukar. Kata baku disebut duluan. Jadi, urutannya Baku-Tidak Baku.

Daftar Kata Baku – Tidak Baku

Berikut ini daftar Kata Baku dan Tidak Baku dalam Bahasa Indonesia menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

BAKU – TIDAK BAKU

aktif – aktip
aktivitas – aktifitas
apotek – apotik
atlet – atlit
Anda – anda

andal – handal
analisis – analisa
antre – antri
asas – azas
cendekiawan – cendikiawan

diagnosis – diagnosa
detail – detil
embus – hembus
ekstrem – ekstrim
ekstremis – ekstrimis

Februari – Pebruari
frekuensi – frekwensi
fondasi – pondasi;
hierarki – hirarki

hakikat – hakekat
hafal – hapal
ijazah – ijasah

izin – ijin
imbau – himbau
isap, mengisap – hisap, menghisap
istri – isteri
ingar-bingar — hingar-bingar

ibu kota (dipisah) – ibukota
jenazah – jenasah
justru – justeru

karier – karir
kategori – katagori
kaus – kaos
kukuh – kokoh
konferensi – konperensi

kompleks – komplek/komplex
kualifikasi – kwalifikasi
kualitatif – kwalitatif
kuantitatif – kwantitatif
kualitas – kwalitas
khotbah – khutbah
khatib – khotib, katib

masjid – mesjid
merek – merk
meterai – meterei
miliar – milyar
misi – missi

mulia – mulya
museum – musium
metode – metoda
mungkir – pungkir

napas – nafas
narasumber – nara sumber
nasihat – nasehat
penasihat – penasehat

november – nopember
objek – obyek
objektif – obyektif
olahraga (disatukan) – olah raga

orangtua (disatukan, jika yang dimaksud “ayah-ibu”)
orang tua (dipisah, jika yang dimaksud “orang yang sudah/berusia tua”)
optimistis (sifat/sikap) – optimis (orangnya)
pesimistis (sifat/sikap) – pesimis (orangnya)

peduli – perduli
praktik – praktek
provinsi – propinsi
paham – faham

kata-baku

pelepasan – penglepasan
permukiman (tempat mukim/perumahan) – pemukiman (proses memukimkan)

putra – putera
putri – puteri
pikir – fikir
peranti – piranti

risiko – resiko
sekadar – sekedar (kata dasar: kadar = ukuran)
realitas – realita

silakan – silahkan
sistem – sistim
selebritas – selebriti
subjek – subyek
sepak bola (dipisah) – sepakbola

Sumatra – Sumatera
saraf – syaraf
subjektif – subyektif
surga – sorga, syurga
silaturahmi – silaturahim
sontek – contek

tanda tangan (dipisah)- tandatangan
terima kasih (dipisah) – terimakasih
tanggung jawab (dipisah) – tanggungjawab

teknik – tehnik
teknologi – tehnologi
terampil – trampil

telanjur – terlanjur
telantar – terlantar
triliun – trilyun

ubah – rubah
mengubah – merubah
utang – hutang

wali kota (dipisah) – walikota
zaman – jaman

Kata baku embus “senasib” dengan kata baku imbau, silakan, andal, dan utang, yakni ditambah sehingga menjadi tidak baku.

  • BAKU: angin berembus, warga diimbau waspada, disilakan masuk rumah, jangan berutang, dapat diandalkan
  • TIDAK BAKU: angin berhembus, warga dihimbau waspada, disilahkan masuk rumah, jangan berhutang, dapat dihandalkan.

Tidak menemukan kata baku yang Anda cari? Coba cek di KBBI Daring.

Daftar Kata Baku Serapan Bahasa Arab

Berikut ini daftar kata baku bahasa Indonesia dari unsur serapan bahasa Arab.

mażhab (مذهب) mazhab
qadr (قدر ) kadar
ṣaḥābat (صحابة) sahabat
haqīqat (حقيقة) hakikat
‘umrah (عمرة) umrah
gā’ib (غائب) gaib
iqāmah (إقامة ) ikamah
khātib (خاطب ) khatib
riḍā’ (رضاء ) rida
ẓālim (ظالم) zalim

‘ajā’ib (عجائب) ajaib
sa‘ādah (سعادة) saadah
‘ilm (علم) ilmu
qā‘idah (قاعدة) kaidah
‘uzr (عذر) uzur
ma‘ūnah (معونة) maunah

’i‘ tiqād (إعتقاد) iktikad
mu‘jizat (معجزة) mukjizat
ni‘mat (نعمة) nikmat
rukū‘ (ركوع) rukuk
simā‘ (سماع) simak
ta‘rīf (تعريف) takrif

’afḍal (أفضل) afdal
ḍa’īf (ضعيف) daif
farḍ (فرض) fardu
hāḍir (حاضر) hadir

ʼafḍal (أفضل ) afdal
‘ārif (عارف) arif
faqīr (فقير) fakir
faṣīh (فصيح) fasih
mafhūm (مفهوم) mafhum

gā’ib (غائب) gaib
magfirah (مغفرة) magfirah
magrib (مغرب) magrib

ḥākim (حاكم) hakim
iṣlāḥ (إصلاح) islah
siḥr (سحر) sihir

’amr (أمر ) amar
mas’alah (مسألة ) masalah
’iṣlāḥ (إصلاح) islah
qā’idah (قاعدة ) kaidah
’ufuq (أفق ) ufuk

ta’wīl (تأويل ) takwil
ma’mūm (مأموم) makmum
mu’mīn (مؤمن ) mukmin

imlā’ (إملاء) imla
istinjā’ (إستنجاء) istinja/tinja
munsyi’ (منشىء) munsyi
wuḍū’ (وضوء ) wudu

ʼi‘tiqād (إعتقاد) iktikad
muslim (مسلم) muslim
naṣīḥah (نصيحة ) nasihat
ṣaḥīḥ (صحيح) sahih

jāriyah (جارية) jariah
janāzah (جنازة) jenazah
ʼijāzah (إجازة) ijazah

khuṣūṣ (خصوص) khusus
makhlūq (مخلوق) makhluk
tārīkh (تاريخ ) tarikh

‘aqīqah (عقيقة) akikah
maqām (مقام) makam
muṭlaq (مطلق) mutlak

asās (أساس) asas
salām (سلام) salam
silsilah (سلسة) silsilah

aśiri (أثيرى) asiri
ḥadiś (حديث) hadis
wāriś (وارث) waris

‘aṣr (عصر) asar
muṣībah (مصيبة) musibah
khuṣūṣ (خصوص) khusus
ṣaḥḥ (صح ) sah

‘āsyiq (عاشق) asyik
‘arsy (عرش) arasy
syarṭ (شرط) syarat

khaṭṭ (خط) ّkhat
muṭlaq (مطلق) mutlak
ṭabīb (طبيب) tabib

rukū’ (ركوع) rukuk
syubhat (شبها ت) syubḥāt
sujūd (سجود ) sujud
’ufuq (أفق) ufuk

jadwal (جدول) jadwal
taqwā (تقوى) takwa
wujūd (وجود ) wujud

nahwu (نحو) nahu
nubuat ّ( نبو ة) nubuwwah
kuatّ  (قو ة) quwwah

awrāt (عورة) aurat
hawl (هول) haul
mawlid (مولد) maulid
walaw (ولو ) walau

‘ināyah (عناية) inayah
yaqīn (يقين) yakin
ya‘nī (يعني) yakni

khiyānah (خيانة) khianat
qiyās (قياس) kias
ziyārah (زيارة) ziarah

ijāzah (إجازة) ijazah
khazānah (خزانة) khazanah
ziyārah (زيارة) ziarah
zaman (زمن) zaman

ażān (أذان) azan
iżn (إذن) izin
ustāż (أستاذ) ustaz
żāt (ذات) zat

ḥāfiẓ (حافظ) hafiz
ta‘ẓīm (تعظيم ) takzim
ẓālim (ظالم) zalim

‘aqīdah (عقيدة) akidah
ʼijāzah (إجازة) ijazah
‘umrah (عمرة) umrah
ʼākhirah (آخرة) akhirat
ʼāyah (أية) ayat
ma‘siyyah (معصيّة) maksiat
ʼamānah (أمانة) amanah, amanat
hikmah (حكمة) hikmah, hikmat
‘ibādah (عبادة) ibadah, ibadat
sunnah (سنة) sunah, sunat
sūrah (سورة) surah, surat

‘ālamī (عالمي) alami
ʼinsānī (إنساني) insani
ّāliyyah (عاليّة) ‘aliah
amaliyyah (عملية) amaliah

dunyāwī (دنياوى) duniawi
kimiyāwī (کيمياوى) kimiawi
lugawiyyah (لغوية) lugawiah

Sumber: PUEBI

Kata Baku Berimbuhan

Yang dimaksud kata baku berimbuhan di sini adalah kata imbuhan dengan awalan (prefiks) “me”. Kita sering salah menuliskan kata-kata imbuhan seperti contoh di bawah ini. Kata imbuhan baku ditulis pertama.

  • mengomunikasikan – mengkomunikasikan
  • memengaruhi – mempengaruhi
  • menyucikan – mensucikan
  • memesona – mempesona
  • menaati – mentaati
  • menakdirkan – mentakdirkan
  • mencintai – menyintai
  • menyontek – mencontek
  • memproduksi – memroduksi
  • memproses – memroses
  • mempraktikkan – memraktikkan

Selengkapnya: Penulisan Kata Berawalan Me

Daftar kata baku dan tidak baku dalam postingan ini memang sangat tidak lengkap. Daftar kata baku di atas hanya mencantumkan yang umum digunakan .

Jika tidak menemukan kata baku yang dicari, silakan cek di KBBI Daring. Ketik kata yang Anda cari di kolom yang tersedia.

Daftar kata baku-tidak baku di atas juga merujuk ke sana. Demikian sebagian daftar kata baku dan tidak baku bahasa Indonesia. Wasalam. (www.romeltea.com).*

Sumber:  Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Ejaan Bahasa Indonesia (1989) Yus Badudu, Bahasa Media: Panduan Praktis Bahasa Jurnalistik karya ASM. Romli (Baticpress Bandung); Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).

 

Bahasa Bahasa Indonesia Baku Daftar Kata Baku EYD Kata Baku

Related Post

  1. author
    lidwina9 years agoReply

    Waah…
    enaaknya ada kamus kata sukar..
    thx bgt yaa udh d sediain..
    GBU ALL..

  2. author
    Laila9 years agoReply

    Assalamu’alaikum..
    Salam kenal semuanya..
    Alhamdulillah, artikel ini sangat bermanfaat, terutama untuk saya sebagai guru B. Indonesia tingkat SD yang berlatar belakang bukan di jurusan B.Indonesia. Ada 2 yang ingin saya tanyakan.
    1. Lebih baik mana, memakai kata “utamanya” atau “terutama”?
    2. Penulisan “di antara” itu di spasi atau tidak?
    Oya, kalau boleh, tolong buatkan artikel tentang penulisan huruf kapital yang sesuai dengan EYD dan mohon informasinya apabila ada kata atau penulisan saya yang salah dalam komentar ini. “Memberi komentar sambil belajar”.
    Terimakasih.

    (*) Wa’alaikum salam…. Alhamdulillah bermanfaat.
    1. Hemat saya, tergantung konteksnya, Bu… Utamanya = yang utama, Terutama = yang paling utama.
    2. di + tempat => dipisah, mis. di sini, di mana, di antara (ada juga pendapat “diantara” disatukan karena terjemahan dari “between”, saya memilih dipisah –> di antara).

  3. author
    fuad9 years agoReply

    izin copas yaa plentt..
    Aq ada tugas bhasa d skolah..

  4. author
    Santika9 years agoReply

    Kak,saya mau tanya.Bentuk bakunya yang mana?’syaraf/saraf,komplek/kompleks/komplex?Terima kasih.

    (*) Yang baku: saraf (tanpa Y) & kompleks (PAKE S).

  5. author
    misra9 years agoReply

    asykkk juga…..
    tgas z jd cept slesaiii

    makshhhhhh

  6. author

    indra sahroni

  7. author
    bankmur10 years agoReply

    ada yg tau kata meubelair ga?
    Kata meubelair sering digunakan untuk sinonim furnitur.
    Kedengraan asing.
    kata itu baku ga ya?
    Asalnya dari bahasa apa tu?

  8. author
    Coco10 years agoReply

    Matur suwun.laporanku g jadi salah pnulisan kata praktik nya ,

    btw,di artikelny ada kata promisi.yg baku promisi pa promosi?

  9. author
    eko10 years agoReply

    hmm.., sangat informatif. terima kasih kang Asep…
    ada beberapa kata yang saya tulis ternyata salah/tidak baku, misalnya resiko (seharusnya risiko), propinsi (seharusnya provinsi), praktek (seharusnya praktik), dan masih banyak lagi. cuma, kalau sudah terbiasa tidak baku kemudian dipaksa menjadi baku, rasanya aneh saja.. 🙂

    oya, kalau penulisan bulan November, yang benar November atau Nopember? terima kasih…

    (*) Sama-sama. Yang benar/baku… NOVEMBER, pake “V”.

1 2

Leave a reply