Daftar Kata Baku – Tidak Baku Bahasa Indonesia

Daftar Kata Baku – Tidak Baku bahasa Indonesia ini saya susun berdasarkan referensi Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (EBI). Kata baku merupakan kata yang sesuai dengan standar, pedoman, atau kaidah bahasa yang sudah ditetapkan.

Daftar Kata Baku

 

Pengertian Kata Baku

Kata baku adalah kata yang ditetapkan berdasarkan kesepakatan atau standar sebagaimana tercantum dalam PUEBI dan KBBI.

Mudahnya, kata baku adalah kata yang benar dari segi penulisan atau ejaan.

Baca Juga

Baku artinya pokok, utama, tolok ukur, atau standar.

Dengan demikian, kata baku artinya kata pokok, utama, atau standar.

Penggunaan Kata Baku

Penggunaan kata baku sejauh ini baru berlaku di dunia akademis atau penulisan karya ilmiah, seperti makalah, skripsi, tesis, disertasi, dan buku.

Di media massa, apalagi dalam praktik penulisan sehari-hari, masih banyak orang yang menulis kata tidak baku. Bahasa jurnalistik juga harus menaati kaidah bahasa –menggunakan kata baku.

Kata Baku biasanya digunakan dalam:

  • Tulisan karya ilmiah.
  • Surat lamaran kerja.
  • Surat dinas, surat edaran, dan surat resmi lainnya.
  • Pidato resmi atau acara formal (kedinasan, kenegaraan)
  • Surat-menyurat resmi lembaga (instansi.

Kata Baku yang Sering Salah Tulis

Terpopuler, penggunaan kata yang tidak baku, bahkan salah, antara lain rubah (merubah), padahal yang baku/benar adalah ubah (mengubah).

Rubah itu binatang jenis anjing, bermoncong panjang, makanannya daging, ikan, dan sebagainya. Ubah artinya tukar atau ganti (mengubah = menukar, mengganti).

ubah-rubah

Contoh lain adalah imbau (mengimbau) menjadi himbau (menghimbau). Kata baku adalah imbau.

imbau-himbau

Daftar kata baku yang sering diabaikan atau salah tulis/salah eja antara lain:

  • nasihat
  • objek
  • paham
  • pikir
  • praktik
  • risiko
  • rezeki
  • sekadar
  • silakan
  • Anda
  • analisis
  • asas
  • hafal
  • imbau
  • andal
  • sontek

Banyak yang menulis kata-kata tersebut dengan bentuk kata tidak baku: nasehat, obyek, faham, fikir, praktek, resiko, rijki, sekedar, silahkan, anda, analisa, azas, hapal, himbau, dan handal.

Daftar Kata Baku

Berikut ini daftar kata baku-tidak baku yang penulisannya masih sering tertukar. Kata baku disebut duluan. Jadi, urutannya: Nomor, Kata Baku, Kata Tidak Baku.

Daftar Kata Baku – Tidak Baku

Berikut ini daftar 110 Kata Baku dan Tidak Baku dalam Bahasa Indonesia menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Saya pilih kata-kata yang sering salah tulis.

NomorKata BakuKata Tidak BakuKeterangan
1AndaandaHuruf kapital di awal
2aktivitasaktifitas
3ambulansambulan
4andalhandal
5analisisanalisa
6antreantri
7asasazas
8atletatlit
9autentikotentik
10busbis
11baktibhakti
12bateraibaterei
13capaicapek
14cabaicabe
15cendekiacendikia
16cendera matacinderamata, cenderamata
17darmadharma
18detaildetil
19diagnosisdiagnosa
20ekstremekstrim
21eliteelit
22embushembusmengembuskan, bukan menghembuskan
23esaieseiessay (Inggris)
24FebruariPebruari
25fondasipondasi
26formalformil
27fikihfiqihfiqh (Arab)
28fotophoto
29fotokopiphotokopiphotocopy (Inggris)
30fotomodelfoto model
31gaibghaib, ghoib
32gangstergengster
33geniusjenius
34guagoa
35hafalhapalmenghafal, bukan menghapal
36hakikathakekat
37hipotesishipotesa
38ijazahijasah
39imbauhimbauimbauan/mengimbau, bukan himbauan/menghimbau
40indraindera
41isaphisapmengisap, bukan menghisap
42istriisteriputra, putri, sutra, sumatra, indra
43intermezointermeso
44izinijinmengizinkan, bukan mengijinkan
45jemaahjamaah
46kaidahkaedah
47karierkarir
48karismakharisma
49kategorikatagori
50kedaluwarsakadaluwarsa
51khawatirkuatir
52khotbahkhutbah
53koboikoboycoboy (Inggris)
54komersialkomersil
55komplekskomplek
56kompletkomplit, kumplit
57kreativitaskreatifitasaktivitas > aktifitas
produktivitas > produktifitas
58kuitansikwitansi
59massalmasal
60masjidmesjid
61memengaruhimempengaruhikata dasar: pengaruh
62mengonsumsimengkonsumsikata dasar: konsumsi
63mengomunikasikanmengkomunikasikankata dasar: komunikasi
64mengubahmerubah, merobhkata dasar: ubah
65menyontekmencontekkata dasar: sontek, bukan contek
66meteraimaterai
67metodemetoda
68misimissi
69miliarmilyartriliun, bukan trilyun
70nasihatnasehatpenasihat/menasihati, bukan penasehat/menasehati
71nasihat
72NovemberNopember
73objekobyekobjektivitas, bukan obyektivitas
74okeok, okay
75omzetomset
76orisinalorisinil
77pahamfaham
78pikirfikir
79PrancisPerancis
80pascasarjanapasca sarjanapascapanen, pascawabah, pascaperang
81produktivitasproduktifitas
82provinsipropinsi
83putraputera
84putriputeri
85rapirapihmerapikan, bukan merapihkan
86raporraport, rapot
87responsrespon
88risikoresikorisk (Inggris)
89robohrubuh
90rohruhar-ruh (Arab)
91rohaniruhanirohaniah
92silakansilahkanmempersilakan, menyilakan, disilakan
93sahihsoheh, shohih
94sambalsambel
95sataisatesate > bahasa percakapan
96sekadarsekedarqadr (Arab)
97sopirsupir
98subjeksubyeksubjektivitas, bukan subyektivitas/subyektivitas
99surveisurvey
100tekniktehniktechique (Inggris)
101teladantauladan, toladanmeneladani
102telepontelpon, telefonSingkatan: Tlp, bukan Telp.
103tenteramtentramketenteraman, menenteramkan
104triliuntrilyun
105trofitropithrophy (Inggris)
106utanghutangberutang bukan berhutang
107wali kotawalikotapenulisan dipisah
108YogyakartaJogjakarta
109zamzamzam-zam, zam zamair zamzam, sumur zamzam
110zamanjamanzaman now, ketinggalan zaman

Kata baku embus “senasib” dengan kata baku imbau, silakan, andal, dan utang, yakni ditambah sehingga menjadi tidak baku.

  • BAKU: angin berembus, warga diimbau waspada, disilakan masuk rumah, jangan berutang, dapat diandalkan
  • TIDAK BAKU: angin berhembus, warga dihimbau waspada, disilahkan masuk rumah, jangan berhutang, dapat dihandalkan.

Masih banyak kata baku yang belum masuk dalam daftar di atas, seperti telanjur, telantar, tanggung jawab (dipisah), dan terima kasih (dipisah).

Tidak menemukan kata baku yang Anda cari? Coba cek di KBBI Daring.

Daftar Kata Baku Serapan Bahasa Arab

Berikut ini daftar kata baku bahasa Indonesia dari unsur serapan bahasa Arab.

mażhab (مذهب) mazhab
qadr (قدر ) kadar
ṣaḥābat (صحابة) sahabat
haqīqat (حقيقة) hakikat
‘umrah (عمرة) umrah
gā’ib (غائب) gaib
iqāmah (إقامة ) ikamah
khātib (خاطب ) khatib
riḍā’ (رضاء ) rida
ẓālim (ظالم) zalim

‘ajā’ib (عجائب) ajaib
sa‘ādah (سعادة) saadah
‘ilm (علم) ilmu
qā‘idah (قاعدة) kaidah
‘uzr (عذر) uzur
ma‘ūnah (معونة) maunah

’i‘ tiqād (إعتقاد) iktikad
mu‘jizat (معجزة) mukjizat
ni‘mat (نعمة) nikmat
rukū‘ (ركوع) rukuk
simā‘ (سماع) simak
ta‘rīf (تعريف) takrif

’afḍal (أفضل) afdal
ḍa’īf (ضعيف) daif
farḍ (فرض) fardu
hāḍir (حاضر) hadir

ʼafḍal (أفضل ) afdal
‘ārif (عارف) arif
faqīr (فقير) fakir
faṣīh (فصيح) fasih
mafhūm (مفهوم) mafhum

gā’ib (غائب) gaib
magfirah (مغفرة) magfirah
magrib (مغرب) magrib

ḥākim (حاكم) hakim
iṣlāḥ (إصلاح) islah
siḥr (سحر) sihir

’amr (أمر ) amar
mas’alah (مسألة ) masalah
’iṣlāḥ (إصلاح) islah
qā’idah (قاعدة ) kaidah
’ufuq (أفق ) ufuk

ta’wīl (تأويل ) takwil
ma’mūm (مأموم) makmum
mu’mīn (مؤمن ) mukmin

imlā’ (إملاء) imla
istinjā’ (إستنجاء) istinja/tinja
munsyi’ (منشىء) munsyi
wuḍū’ (وضوء ) wudu

ʼi‘tiqād (إعتقاد) iktikad
muslim (مسلم) muslim
naṣīḥah (نصيحة ) nasihat
ṣaḥīḥ (صحيح) sahih

jāriyah (جارية) jariah
janāzah (جنازة) jenazah
ʼijāzah (إجازة) ijazah

khuṣūṣ (خصوص) khusus
makhlūq (مخلوق) makhluk
tārīkh (تاريخ ) tarikh

‘aqīqah (عقيقة) akikah
maqām (مقام) makam
muṭlaq (مطلق) mutlak

asās (أساس) asas
salām (سلام) salam
silsilah (سلسة) silsilah

aśiri (أثيرى) asiri
ḥadiś (حديث) hadis
wāriś (وارث) waris

‘aṣr (عصر) asar
muṣībah (مصيبة) musibah
khuṣūṣ (خصوص) khusus
ṣaḥḥ (صح ) sah

‘āsyiq (عاشق) asyik
‘arsy (عرش) arasy
syarṭ (شرط) syarat

khaṭṭ (خط) ّkhat
muṭlaq (مطلق) mutlak
ṭabīb (طبيب) tabib

rukū’ (ركوع) rukuk
syubhat (شبها ت) syubḥāt
sujūd (سجود ) sujud
’ufuq (أفق) ufuk

jadwal (جدول) jadwal
taqwā (تقوى) takwa
wujūd (وجود ) wujud

nahwu (نحو) nahu
nubuat ّ( نبو ة) nubuwwah
kuatّ  (قو ة) quwwah

awrāt (عورة) aurat
hawl (هول) haul
mawlid (مولد) maulid
walaw (ولو ) walau

‘ināyah (عناية) inayah
yaqīn (يقين) yakin
ya‘nī (يعني) yakni

khiyānah (خيانة) khianat
qiyās (قياس) kias
ziyārah (زيارة) ziarah

ijāzah (إجازة) ijazah
khazānah (خزانة) khazanah
ziyārah (زيارة) ziarah
zaman (زمن) zaman

ażān (أذان) azan
iżn (إذن) izin
ustāż (أستاذ) ustaz
żāt (ذات) zat

ḥāfiẓ (حافظ) hafiz
ta‘ẓīm (تعظيم ) takzim
ẓālim (ظالم) zalim

‘aqīdah (عقيدة) akidah
ʼijāzah (إجازة) ijazah
‘umrah (عمرة) umrah
ʼākhirah (آخرة) akhirat
ʼāyah (أية) ayat
ma‘siyyah (معصيّة) maksiat
ʼamānah (أمانة) amanah, amanat
hikmah (حكمة) hikmah, hikmat
‘ibādah (عبادة) ibadah, ibadat
sunnah (سنة) sunah, sunat
sūrah (سورة) surah, surat

‘ālamī (عالمي) alami
ʼinsānī (إنساني) insani
ّāliyyah (عاليّة) ‘aliah
amaliyyah (عملية) amaliah

dunyāwī (دنياوى) duniawi
kimiyāwī (کيمياوى) kimiawi
lugawiyyah (لغوية) lugawiah

Sumber: PUEBI

Kata Baku Berimbuhan

Yang dimaksud kata baku berimbuhan di sini adalah kata imbuhan dengan awalan (prefiks) “me”. Kita sering salah menuliskan kata-kata imbuhan seperti contoh di bawah ini. Kata imbuhan baku ditulis pertama.

  • mengomunikasikan – mengkomunikasikan
  • memengaruhi – mempengaruhi
  • menyucikan – mensucikan
  • memesona – mempesona
  • menaati – mentaati
  • menakdirkan – mentakdirkan
  • mencintai – menyintai
  • menyontek – mencontek
  • memproduksi – memroduksi
  • memproses – memroses
  • mempraktikkan – memraktikkan

Selengkapnya: Penulisan Kata Berawalan Me

Daftar kata baku dan tidak baku dalam postingan ini memang sangat tidak lengkap. Daftar kata baku di atas hanya mencantumkan yang umum digunakan .

Jika tidak menemukan kata baku yang dicari, silakan cek di KBBI Daring. Ketik kata yang Anda cari di kolom yang tersedia.

Daftar kata baku-tidak baku di atas juga merujuk ke sana. Demikian sebagian daftar kata baku dan tidak baku bahasa Indonesia. Wasalam. (www.romeltea.com).*

 

Sumber:  Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Ejaan Bahasa Indonesia (1989) Yus Badudu, Bahasa Media: Panduan Praktis Bahasa Jurnalistik karya ASM. Romli (Baticpress Bandung); Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

24 comments

  1. Mungkin penulisnya tidak penarh baca KBBI mas, jadinya ya begitu, nulis paham aja jadi faham . mau dibawa kemana Bahasa Indonesia tercinta kita ini jika media yang kata ya “Bersahabat dan Akurat” saja seperti itu. Editornya masih perlu dipertanyakan tuh.

  2. Numpang tanya, Kang. Penulisan kata “tak” yang artinya “tidak” disambung atau dipisah? takbaku atau tak baku; takkenal maka taksayang atau atau tak kenal maka tak sayang. Terima kasih.

  3. terkadang di KBBI sendiri juga ada yang salah, tapi ini sumbernya dari KBBI terbaru kan? kalau boleh tau, update KBBI itu berapa tahun sekali gan?
    sebelumnya, nice info.. jadi malu sendiri kalau ternyata kata-kata saya dalam tulis menulis masih belum bakt tapi kalau masih mau belajar kan masih bagus 🙂

  4. kang, nuhun mau tanya , saya coba buka kbbi online , beneran ini teh webnya?
    saya coba masukin kata ‘sumatra’ kok yang keluar tidak menemukan kata yang sesuai dengan pencarian ya?

    mohon petunjuknya kang 🙂