Digital Content Creator Jadi Profesi Favorit Generasi Z

Digital Content Creator Jadi Profesi Favorit Generasi Z

Saya bukan Generasi Z, namun profesi saya saat ini (blogger/youtuber/video editor/content creator/digital creator) adalah salah satu profesi yang banyak dijalani Gen Z. Teman saya bilang, saya ini “generasi kolonial” dengan profesi milenial bahkan pekerjaan Gen Z.

Dalam postingan ini saya akan bahas profesi favorit Gen Z. Profesi adalah bidang pekerjaan yang membutuhkan keahlian atau keterampilan khusus. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) versi daring, profesi adalah bidang pekerjaan yang dilandasi pendidikan keahlian (keterampilan atau skill, kejuruan, dan sebagainya).

Mudahnya, profesi itu pekerjaan yang menghasilkan uang, berupa gaji, honor, dan sejenisnya. Lalu apa profesi favorit Gen Z? Berikut ini ulasannya.

Siapa Generasi Z?

Sebelum “mengintip’ apa profesi favorit Generasi Z, kita refresh dulu pengertian Gen Z. Menurut Wikipedia, Generasi Z atau Gen Z adalah generasi setelah Generasi Milenial. Generasi Z umumnya merupakan kelompok orang yang lahir antara pertengahan 1990-an hingga awal 2010-an.

Referensi lainnya menyebutkan Gen Z adalah kelompok individu yang lahir pada tahun 1997 hingga 2012. Artinya, saat ini (tahun 2024) mereka berusia antara 12-27 tahun atau kelompok usia di bawah 30 tahun. Yang di tahun 2024 berusia di atas 30 tahun disebut Generasi Milenial, Gen X, dan Baby Boomers.

Baca Juga

Kelompok Generasi:

  • Generasi Baby Boomers (1946-1964)
  • Generasi X (1965-1976)
  • Generasi Y atau Generasi Milenial (1977-1994)
  • Generasi Z (1995-2010)
  • Generasi Alpha (2011-2025)

iGeneration

Generasi Z merupakan generasi peralihan Generasi Milenial dengan teknologi yang semakin berkembang. Beberapa di antaranya merupakan keturunan dari Generasi X dan Milenial. Disebut juga iGeneration, yaitu generasi net atau generasi internet.

Disebut iGeneration karena kelompok usia ini lahir saat teknologi internet sudah mendunia dan berkembang pesat. Masa kanak-kanak dan remaja, hingga dewasa, mereka akrab dengan gawai (gadget) dan internet –komputer, laptop, tab, smartphone– sekaligus akrab dengan situs web dan aplikasi, terutama media sosial.

Huruf “i” dalam istilah iGeneration mewakili teknologi yang digunakan generasi ini, misalnya iPhone, iPod, Wii, dan iTunes.

Profesi Favorit Generasi Z

Postingan di Linkedin menunjukkan, Generasi Z yang lahir antara akhir tahun 1990-an dan awal tahun 2010-an kini memasuki dunia kerja dengan serangkaian nilai dan harapan yang unik.

Berikut ini adalah 10 pekerjaan teratas yang terbukti cocok untuk generasi yang paham teknologi dan sadar sosial pada tahun 2024.

1. Spesialis Energi Berkelanjutan (Sustainable Energy Specialist)

Generasi Z sangat peduli terhadap lingkungan, dan pekerjaan di bidang energi berkelanjutan, seperti teknisi panel surya atau insinyur energi angin, menjadi semakin populer.

2. Pembuat Konten Digital (Digital Content Creator)

Dari YouTuber hingga influencer Instagram, pembuatan konten digital adalah bidang yang memungkinkan kreativitas dan keterampilan teknologi Gen Z bersinar.

3. Pelatih Kesehatan dan Kebugaran (Health and Wellness Coach)

Sebagai generasi yang menghargai kesehatan mental dan kesejahteraan secara keseluruhan, banyak individu Gen Z yang mengubah minat mereka terhadap kesehatan menjadi karier.

4. Analis Keamanan Siber (Cybersecurity Analyst)

Dengan meningkatnya ancaman siber, permintaan akan pakar keamanan siber untuk melindungi informasi sensitif semakin meningkat.

5. Pengembang Aplikasi (App Developer)

Aplikasi seluler terus memainkan peran besar dalam kehidupan kita sehari-hari, dan pengembangan aplikasi menawarkan peluang karir yang menarik bagi para penggemar teknologi Gen Z.

6. Konsultan Dampak Sosial (Social Impact Consultant)

Menggabungkan kecerdasan bisnis dengan keinginan untuk membuat perbedaan, konsultasi dampak sosial adalah bidang yang menarik bagi nilai-nilai dan dorongan Gen Z.

7. Desainer Pengalaman Pengguna (User Experience [UX] Designer)

Sebagai generasi digital native, Gen Z memiliki pemahaman yang mendalam tentang apa yang membuat pengalaman pengguna menjadi luar biasa, sehingga membuat mereka sangat cocok untuk berkarir di bidang desain UX.

8. Spesialis Pekerjaan Jarak Jauh (Remote Work Specialist)

Pandemi ini telah mengubah lanskap kerja secara permanen, dan kini dibutuhkan spesialis yang dapat membantu mengoptimalkan produktivitas dan kesejahteraan dalam lingkungan kerja jarak jauh.

9. E-Sports Professional

Dengan maraknya permainan kompetitif, e-sports telah membuka peluang karir baru, mulai dari pemain hingga pelatih, dan bahkan penyelenggara acara.

10. Profesional Kesehatan Mental (Mental Health Professional)

Menyadari pentingnya kesehatan mental, semakin banyak individu Gen Z yang mengejar karir di bidang psikologi, konseling, dan terapi.

Baik dalam menciptakan teknologi inovatif, mendorong perubahan sosial, atau mendorong kesejahteraan, Gen Z telah menunjukkan pengaruhnya di berbagai bidang, membentuk masa depan yang maju dalam teknologi, inklusif, dan memperhatikan dampak kita terhadap planet ini.

Saya tanya ChatGPT tentang profesi Gen Z. Begini jawabannya:

“Sebaiknya diingat bahwa preferensi profesi dapat bervariasi di antara individu-individu dalam suatu generasi. Namun demikian, ada beberapa tren umum yang dapat diidentifikasi dalam preferensi profesi Generasi Z.”

“Generasi Z, yang umumnya merupakan kelompok orang yang lahir antara pertengahan 1990-an hingga awal 2010-an, terpengaruh oleh perkembangan teknologi dan perubahan budaya yang terjadi selama masa itu.”

Beberapa profesi yang dapat dianggap menarik bagi Generasi Z termasuk:

1. Pengembang Perangkat Lunak (Software Developer)

Dengan kemajuan teknologi, banyak dari Generasi Z yang tertarik pada bidang pengembangan perangkat lunak dan pemrograman.

2. Pengaruh Sosial (Social Influencer)

Media sosial memainkan peran besar dalam kehidupan Generasi Z, dan banyak dari mereka tertarik untuk menjadi influencer di platform seperti Instagram, YouTube, atau TikTok.

3. Kewirausahaan dan Start-up

Banyak Generasi Z memiliki semangat kewirausahaan dan tertarik untuk mendirikan bisnis mereka sendiri atau bekerja di perusahaan start-up yang inovatif.

4. Profesi Berbasis Kreativitas

Seiring dengan minat mereka dalam media sosial, banyak dari Generasi Z yang tertarik pada profesi berbasis kreativitas seperti desain grafis, seni visual, fotografi, dan pembuatan konten.

Pekerjaan yang Berfokus pada Kesejahteraan dan Keberlanjutan juga masuk dalam list profesi favorit Gen Z. Pasalnya, Gen Z sering kali sangat peduli terhadap isu-isu sosial dan lingkungan. Oleh karena itu, mereka mungkin tertarik pada profesi yang terkait dengan kesejahteraan masyarakat atau keberlanjutan lingkungan.

Profesi paling diminati Gen Z berdasarkan riset yang diberitakan IDN Times adalah bidang marketing. Berikut ini daftar bidang pekerjaan paling diminati Gen Z di Indonesia berdasarkan hasil penelitian:

  1. Marketing
  2. Ilmu Komputer
  3. Media
  4. Public Relations
  5. Transportasi
  6. Keuangan
  7. Logistik
  8. Sumber Daya Manusia
  9. Jurnalistik
  10. Kesehatan
  11. Penelitian
  12. Farmasi
  13. Hukum
  14. Makanan/Kuliner

Melihat daftar profesi favorit Gen Z tersebut, saya senang bidang media, PR atau Humas, dan jurnalistik masuk 10 besar. Media adalah “jalan ninjaku”. He he…

Lalu, kenapa Youtuber dan/atau Content Creator tidak masuk list hasil riset profesi favorit Gen Z?

Eh… itu sudah masuk di bidang media. Konten kreator kan artinya pencipta konten, yakni konten media, dalam hal ini media internet, termasuk media sosial seperti Youtube, Instagram, dan TikTok.

Namun, penting untuk diingat bahwa preferensi profesi dapat bervariasi secara signifikan di antara individu-individu Generasi Z. Banyak dari mereka masih mencari jalan dan mengeksplorasi berbagai opsi karier.

Anda, Gen Z, mau jadi apa? Profesi apa yang jadi favorit Anda? Saran saya sih, bukan mau jadi apa, tapi mau bikin apa? Ngerti ‘kan maksudnya ya? Wasalam.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *