Gaya Jurnalistik Media Internal

400 views

Untuk mengelola media internal, kalangan pengelola (jajaran redaksi) harus menguasai keterampilan jurnalistik yang mumpuni, yakni keterampilan meliput, menulis, dan mengedit. Wartawan media internal disebut “corporate journalist” (jurnalis korporat).

media internal

Pola kerja wartawan media internal atau jurnalis korporat tidak berbeda dengan wartawan pada umumnya.

Karenanya, jurnalis media internal pun mesti:

  1. Menguasai keterampilan jurnalistik
  2. Menaati kode etik jurnalistik
  3. Menguasai bidang liputan atau masalah yang ditulis.

Keterampilan jurnalistik yang harus dimiliki jurnalis media internal relatif sama dengan standar profesi wartawan pada umumnya, yakni meliputi antara lain:

  • Teknik Reportase (wawancara, observasi, riset data)
  • Penulisan (berita, feature, artikel)
  • Editing (perbaikan naskah secara tata bahasa dan substansi/isi)

Kompetensi standar pengelola media internal secara umum antara lain memahami peran media internal; mampu menentukan rubrikasi; serta merencanakan, meliput, menulis dan menyunting berita.

Konten media internal –sepengetahuan saya– umunya memiliki kelemahan dalam hal:

  • Penulisan berita — struktur naskah “kacau” atau tidak sesuai dengan kaidah penulisan berita; isi berita masih mencampurkan fakta dan opini yang dilarang kode etik.
  • Bahasa jurnalistik — masih banyak menggunakan jargon, formal, kaku, tidak memenuhi prinsip ekonomi kata (ringkas, padat).

Solusi: Pelatihan!

Solusi bagi manajemen media internal –biasanya bagian Humas atau staf PR– adalah pelatihan, inhouse training, dengan materi jurnalistik dasar, mencakup penulisan berita, bahasa jurnalistik, teknik reportase, editing, dan kompetensi dasar jurnalis lainnya.

Dengan demikian, gaya jurnalistik media internal dari sisi teknis jurnalistik sama saja dengan gaya jurnalistik pada umumnya.

Pembeda utama gaya jurnalistik media internal dengan jurnalistik media komersial adalah jurnalistik media internal menganut “jurnalisme pembangunan”, yaitu berisi hal-hal positif lembaga demi reputasi atau memelihara citra lembaga. Wasalam. (www.romeltea.com).*

 



Corporate Journalism Inhouse Magazine Jurnalisme Perusahaan Jurnalistik jurnalistik media internal Media Internal

Related Post

Leave a reply