Kelebihan-Kekurangan Template Blog AMP

Kelebihan-Kekurangan Template Blogger AMP. Untuk WordPress ada Plugin AMP for WP.

Template Blog AMP 

TEMA atau Template Blog AMP (Accelerated Mobile Pages) adalah desain tampilan blog menggunakan kode-kode dari AMP Project.

Disebutkan di laman resminya, AMP Project adalah inisiatif sumber terbuka yang bertujuan untuk membuat web lebih baik bagi semua kalangan. Proyek ini memungkinkan pembuatan situs dan iklan dengan performa tinggi, cepat, dan konsisten di berbagai perangkat dan platform distribusi.

Kini sudah banyak template blog AMP, yang gratis pun premium. Anda bisa cek di Koleksi Template Blog AMP Gratis.

AMP Blogger Template - Gratis

Baca Juga

Namun, tampaknya Template Blogger AMP Belum Populer digunakan kalangan blogger.

Kemungkinan besar, popularitas template blog AMP masih belum terdongkrak karena Google Blogger belum menyediakan template default AMP di dashboard blogger.

Penyebab lain, menggunakan  template blog AMP itu rumit. Postingnya ribet saat akan memasukkan gambar atau iklan.

Kolom komentar template blog AMP juga hanya mendukung Komentar Disqus dan Facebook. Template blog AMP tidak bisa menggunakan kotak komentar bawaan blogger.

Apa Itu AMP?

AMP adalah singkatan dari Accelerated Mobile Pages. Bahasa Indonesianya: Laman Seluler yang Dipercepat.

Menurut GoogleAccelerated Mobile Pages (AMP) adalah laman web yang dirancang berdasarkan spesifikasi sumber terbuka. Google ingin melihat AMP di mana saja.

“Introducing the Accelerated Mobile Pages Project, for a faster, open mobile,” tulis Google saat meluncurkan AMP Project pada Oktober 2015.

Laman AMP hasil validasi disimpan dalam cache AMP Google, yang membuatnya dapat ditayangkan lebih cepat (fast loads). 

Format AMP didukung oleh banyak platform, termasuk Google Penelusuran. Jika laman web yang dicantumkan di hasil penelusuran Google memiliki versi AMP yang valid, Penelusuran dapat mengarahkan pengguna seluler ke AMP yang tersimpan dalam cache.

“Semua pedoman kami untuk membuat situs yang ramah Google juga berlaku untuk AMP. Dokumen ini mencakup rekomendasi tambahan untuk membantu Anda dan pengguna mendapatkan manfaat dari AMP,” terang Google.

Kelebihan-Kekurangan Template Blog AMP

Ringkasnya, kelebihan template blog AMP adalah blog menjadi lebih cepat tampil di seluler (mobile), lebih cepat terindeks Google di seluler, dan memiliki peringkat lebih baik di halaman hasil pencarian (SERP).

Kekurangan template blog AMP adalah ribet saat posting gambar, tidak mendukung JavaScript dari pihak ketiga (non-Google), dan menurunkan penghasilan AdSense.

Selengkapnya tentang kelebihan-kekurangan template blog AMP bisa Googling dengan kata kunci “why google amp is bad“.

Ringkasnya, Google Amp is bad for your site. Google AMP is only good for one party: Google. AMP buruk untuk situs Anda. Google AMP hanya baik untuk satu pihak: Google.

Kita bisa baca isu AMP ini antara lain di laman Daniel Miessler, The Register, dan Speeli.

Di antara keburukan AMP adalah pengunjung dengan mudah bisa meninggalkan blog Anda dan menurunkan pendapataan iklan (people can easily leave your site and Ads bring less money).

AMP untuk WordPress

Untuk blog selfhsted WordPress, bisa menggunakan plugin AMP for WP – Accelerated Mobile Pages. Otomatis blog Anda memiliki versi AMP.

Contohnya blog ini sudah dipasang plugin AMP for WP dan punya halaman versi AMP ini: https://romeltea.com/amp/

Demikian ulasan ringkas tentang kelebihan dan kekurangan template atau tema blog AMP.

Bagaimana, masih mau menggunakan template AMP? Pilihan di tangan Anda. Wasalam. (www.romeltea.com).*

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

16 comments