Pengertian Berita

  • Whatsapp

Apa sebenarnya berita? Berikut ini pengertian berita secara bahasa dan istilah dalam konsep jurnalistik. Dengan memahami pengertian berita, kita akan menulis berita dengan benar –sesuai dengan kaidah jurnalistik.

cara menulis teras berita

BERITA adalah salah satu produk atau karya jurnalistik, selain feature dan artikel. Secara umum, berita adalah informasi tentang peristiwa yang terjadi.

Mencari bahan berita kemudian menyusunnya merupakan tugas pokok wartawan dan bagian redaksi sebuah penerbitan pers (media massa).

Berita merupakan sajian utama media massa, baik media cetak (surat kabar/koran, tabloid, majalah), media elektronik atau media penyiaran (radio dan televisi), maupun media siber (media online, situs berita, portal berita).

Baca Juga

Berita menampilkan fakta, tetapi tidak setiap fakta merupakan berita. Berita biasanya menyangkut orang-orang, yaitu apa yang dilakukan dan/atau dikatakan, tetapi tidak setiap orang bisa dijadikan berita.

Berita merupakan rekonstruksi peristiwa yang terjadi di dunia, tetapi hanya sebagian kecil yang dilaporkan atau diberitakan.

Asal-Usul Istilah Berita

Kata atau istilah “berita” berasal dari kata dalam bahasa Sanskerta, vrit, yang artinya “ada” atau “terjadi”, dan vritta yang artinya “kejadian” atau “peristiwa”.

Berita dalam bahasa Inggris, berita disebut news.  Kata news berasal dari kata new yang artinya “baru” –merujuk pada karakteristik berita sebagai informasi peristiwa yang baru terjadi atau hal baru bagi pembaca.

News juga dipahami sebagai singkatan dari empat arah mata angin: north, east, west, south —merujuk pada isi berita berupa informasi peristiwa dari semua penjuru dunia.

Pengertian Berita secara Bahasa

Secara bahasa, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), berita adalah laporan tercepat mengenai kejadian atau peristiwa yang hangat.

Masih menurut KBBI, berita juga berarti kabar, laporan, pengumuman, atau pemberitahuan.

Dalam bahasa Inggris, kamus The Oxford Paperback Dictionary mengartikan berita (news) diartikan sebagai “informasi tentang peristiwa terbaru”.

Demikian pula kamus Merriam-Webster menyebutkan, news artinya antara lain:

  • a report of recent events (laporan kejadian terbaru)
  • material reported in a newspaper or news periodical or on a newscast (materi yang dilaporkan di koran atau berita berkala atau di siaran berita).

Pengertian Berita secara Istilah

Dalam buku Jurnalistik untuk Pemula, saya menulis, tidak ada rumusan tunggal mengenai pengertian berita.

Bahkan, “News is difficult to define, because it involves many variabel factors,” kata Earl English dan Clrarence Hach. Berita sulit didefinisikan, sebab ia mencakup banyak faktor variabel.

“Berita lebih mudah dikenali daripada diberi batasannya,” menurut Irving Resenthall dan Marton Yarmen.

Namun demikian, banyak pengertian berita secara istilah yang dikemukakan praktisi dan akademisi.

Dalam buku Here’s the News yang dihimpun Paul De Maeseneer, berita didefinisikan sebagai informasi baru tentang kejadian yang baru, penting, dan bermakna (signifikan), yang berpengaruh pada para pendengarnya serta relevan dan layak dinikmati  oleh mereka.

Doug Newson dan James A. Wollert dalam Media Writing: News for the Mass Media mengemukakan, dalam definisi sederhana, berita adalah apa saja yang ingin dan perlu diketahui orang atau lebih luas lagi oleh masyarakat.

Dikutip Dja’far H. Assegaff dalam Jurnalistik Masa Kini (1983), berikut ini pengertian jurnalistik menurut para ahli:

  1. Lyle Spencer dalam buku News Writing menyebutkan, berita adalah kenyataan atau ide yang benar dan dapat menarik perhatian sebagian besar pembaca.
  2. Williard C. Bleyer dalam buku Newspaper Writing and Editing mengemukakan, berita adalah sesuatu yang termasa yang dipilih oleh wartawan untuk dimuat dalam surat kabar karena dia dapat menarik minat atau mempunyai makna bagi pembaca surat kabar, atau karena dia dapat menarik para pembaca untuk membaca berita tersebut.
  3. William S. Maulsby dalam buku Getting in News menulis, berita dapat didefinisikan sebagai suatu penuturan secara benar dan tidak memihak dari fakta-fakta yang mempunyai arti penting dan baru terjadi, yang menarik perhatian para pembaca surat kabar yang memuat berita
  4. Eric C. Hepwood: berita adalah laporan pertama dari kejadian yang penting dan dapat menarik perhatian.
  5. Mickhel V. Charniey: berita adalah laporan tercepat dari suatu peristiwa atau kejadian yang faktual, penting, dan menarik bagi sebagian pembaca serta menyangkut kepentingan mereka.

Berbagai pengertian berita pada intinya merujuk pada informasi atau laporan tentang peristiwa terbaru, menarik, dan penting diketahui publik.

Nilai Berita

Tidak semua peristiwa layak diberitakan atau disiarkan media. Hanya kejadian yang bernilai berita yang diliput dan dilaporkan (diberitakan) wartawan/media.

Sebuah peristiwa layak diberitakan jika memiliki salah satu nilai berita (news value) berikut ini:

1. Keluarbiasaan (unusualness)

Dalam pandangan jurnalistik, berita bukanlah suatu peristiwa biasa. Berita adalah suatu peristiwa luar biasa (news is unusual).

Untuk menunjukkan berita bukanlah suatu peristiwa biasa, editor asal Inggris, Lord Northcliffe (1865-1922), menyatakan dalam sebuah ungkapan sangat populer: “Jika seekor anjing menggigit orang itu bukanlah berita, Tetapi jika orang menggigit anjing itulah berita” (If a dog bites a man, it is not news. But if man bites a dog is news).

2. Kebaruan (newness)

Suatu berita akan menarik perhatian bila informasi yang dijadikan berita itu merupakan sesuatu yang baru. Semua media akan berusaha memberitakan informasi tersebut secepatnya.

Namun demikian, satu hal yang perlu diketahui tentang barunya suatu informasi, yaitu selain peristiwanya yang baru, suatu berita yang sudah lama terjadi, tetapi kemudian ditemukan sesuatu yang baru dari peristiwa itu, dapat juga dikatakan berita tersebut menjadi baru lagi.

3. Akibat (impact)

Berita adalah segala sesuatu yang berdampak luas. Suatu peristiwa tidak jarang menimbulkan dampak besar dalam kehidupan masyarakat.

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), kenaikan tarif angkutan umum atau tarif telepon sangat berpengaruh terhadap anggaran keuangan semua orang.

Apa saja yang menimbulkan akibat sangat berarti bagi masyarakat, itulah berita. Semakin besar dampak sosial, budaya, ekonomi atau politik yang ditimbulkannya, maka semakin besar nilai berita yang dikandungnya.

Dampak suatu pemberitaan bergantung pada beberapa hal, yakni seberapa banyak khalayak yang terpengaruh, pmberitaan itu langsung mengena kepada khalayak atau tidak, dan segera tidaknya efek berita itu menyentuh khalayak media surat kabar, radio, atau televisi yang melaporkannya.

4. Aktual (timeliness)

Berita adalah peristiwa yang sedang atau baru terjadi. Secara sederhana aktual berarti menunjuk pada peristiwa yang baru atau yang sedang terjadi. Sesuai dengan definisi jurnalistik, media massa haruslah memuat atau menyiarkan berita-berita aktual yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

Dalam memperoleh dan menyajikan berita-berita atau laporan peristiwa yang aktual ini, media massa mengerahkan semua sumber daya yang dimilikinya mulai dari wartawan sampai kepada daya dukung peralatan paling modern dan canggih untuk menjangkau nara sumber dan melaporkannya pada masyarakat seluas dan secepat mungkin.

Aktualitas adalah salah satu ciri utama media massa. Kebaruan atau aktualitas itu terbagi dalam tiga kategori, yaitu aktualitas kalender, aktualitas waktu dan aktualitas masalah.

5.  Kedekatan (proximity)

Berita adalah kedekatan, yang mengandung dua arti yaitu kedekatan geogarfis dan kedekatan psikologis.

Kedekatan geografis menunjuk pada suatu peristiwa atau berita yang terjadi di sekitar tempat tinggal kita. Semakin dekat suatu peristiwa yang terjadi dengan domisili kita, maka semakin terusik dan semakin tertarik kita untuk menyimak dan mengikutinya.

Kedekatan psikologis lebih banyak ditentukan oleh tingkat keterikatan pikiran, perasaan, atau kejiwaan seseorang dengan suatu objek peristiwa atau berita.

6. Konflik (conflict)

Segala sesuatu yang mengandung unsur atau sarat pertentangan akan menarik perhatian dan penting diketahui pembaca –perang, tawuran, permusuhan, dan sejenisnya.

7. Orang Penting (news maker, prominence)

Berita adalah tentang orang-orang penting, orang-orang ternama, pesohor, selebriti, publik figur. Orang-orang penting, orang-orang terkemuka, dimana pun selalu membuat berita. Jangakan ucapan dan tingkah lakunya, namanya saja sudah membuat berita. Teori jurnalistik menegaskan, nama menciptakan berita (names makes news).

Di Indonesia, apa saja yang dikatakan dan dilakukan bintang film, bintang sinetron, penyanyi, penari, pembawa acara, pejabat, dan bahkan para koruptor sekalipun, selalu diberitakan atau dikutip media.

8. Kejutan (suprising)

Kejutan adalah sesuatu yang datangnya tiba-tiba di luar dugaan, tidak direncanakan, di luar perhitungan, tidak diketahui sebelumnya.

Kejutan bisa menunjuk pada ucapan dan perbuatan manusia. Bisa juga menyangkut binatang dan perubahan yang terjadi pada lingkungan alam, benda-benda mati.

9.  Ketertarikan Manusiawi (human interest)

Kadang-kadang suatu peristiwa tak menimbulkan efek berarti pada seseorang, sekelompok orang, atau bahkan lebih jauh lagi pada suatu masyarakat tetapi telah menimbulkan getaran pada suasana hati, suasana kejiwaan, dan alam perasaannya.

Peristiwa tersebut tidak menguncangkan, tidak mendorong aparat keamanan siap-siaga atau segera merapatkan barisan dan tak menimbulkan perubahan pada agenda sosial-ekonomi masyarakat.

Hanya karena naluri, nurani dan suasana hati kita merasa terusik, maka peristiwa itu tetap mengandung nilai berita. Para praktisi jurnalistik mengelompokkan kisah-kisah human interest ke dalam berita ringan, berita lunak (soft news).

10. Seks (sex)

Sepanjang sejarah peradaban manusia, segala hal yang berkaitan dengan seksualitas pasti menarik dan menjadi sumber berita. Ada ungkapan, semua berita membosankan, kecuali informasi tentang seks.

Nilai Berita

Itu dia nilai berita. Dalam berbagai kesempatan, juga buku-buku jurnalistik yang saya tulis, saya meringkas nilai berita menjad empat saja:

  1. Aktual
  2. Faktual
  3. Penting
  4. Menarik.

Unsur Berita

James B. Roston dalam Your Newspaper menyebutkan, berita itu haruslah benar, lengkap, tidak berat sebelah, dan aktual.

Sebuah peristiwa yang bernilai berita akan dilaporkan wartawan/media kepada publik meliputi elemen atau unsur berita yang terangkum dalam 5W1H: Who, What, Why, When, Where, How.

  1. Who : Siapa yang terlibat dalam kejadian (unsur orang/manusia)
  2. What : Peristiwa apa yang terjadi (unsur peristiwa)
  3. When : Kapan peristiwa terjadi (unsur waktu)
  4. Where : Dimana peristiwa terjadi (unsur tempat)
  5. Why : Mengapa peristiwa terjadi (unsur latar belakang/sebab)
  6. How : Bagaimana peristiwa terjadi (unsur kronologis peristiwa)

Selengkapnya: Unsur Berita 5W1H

5w1h

Struktur Berita

Struktur berita terdiri dari judul (head), teras (lead), dan tubuh atau isi (body). Antara judul dan teras ada elemen lain yang disebut dateline (baris tanggal), byline (baris penulis), dan placeline (baris tempat) –khususnya di media online.

struktur berita

1. Judul (Head)

Head dapat disebut sebagai judul, umumnya dilengkapi dengan anak judul. yang fungsinya untuk memudahkan para pembaca supaya dapat segera mengetahui peristiwa apa yang akan disampaikan dan menonjolkan berita tersebut dengan dukungan grafik supaya lebih menarikuntuk dibaca.

2. Teras Berita (News Lead)

Teras merupakan bagian yang dianggap paling penting dari berita. Bagian ini harus berisi unsur-unsur utama berita berdasarkan 5W1H yang mencakup apa, siapa, di mana atau kapan.

3. Tubuh Berita (News Body)

Badan berita biasanya berisi ‘bagaimana’ atau ‘mengapa’. Deskripsi, narasi, atau penjelasan detail dari bagaimana dan mengapa peristiwa dan kejadian.

4. Ekor Berita (Tail)

Bagian ini biasanya tidak memiliki kaitan secara langsung terhadap berita. Bisa berisi konteks tambahan seperti sejarah sebelum kejadian yang dilaporkan terjadi, dan sebagainya.

struktur berita

 

Jenis-Jenis Berita

Jenis-jenis berita yang dikenal dalam dunia jurnalistik antara lain sebagai berikut:

1. Straight News (berita langsung)

Straight News merupakan jenis berita apa adanya, ditulis secara singkat, langsung, dan lugas. Sebagian besar halaman depan surat kabar atau yang menjadi berita utama (headline) biasanya adalah berita jenis ini.

Straight news dibagi lagi menjadi dua jenis:

  1. Hard News: berita mengenai peristiwa serius seperti politik, ekonomi, bisnis, kriminalitas, hankam.
  2. Soft News : berita ringan, seperti berita dunia hiburan atau artis, atau berita yang sifatnya pendukung hard news.

2. Depth News (berita mendalam)

Depth News merupakan jenis berita yang dikembangkan dengan pendalaman mengenai hal-hal yang ada di bawah suatu permukaan (dikupas secara mendalam).

Merupakan berita yang mendalam, beritanya ini dikembangkan secara mendalam dan tujuannya untuk mengangkat permasalahan secara lebih mendalam agar mendapatkan lebih banyak informasi.

3. Investigation News (berita investigasi)

Investigation News merupakan jenis berita yang dikembangkan berdasarkan penyelidikan dan penelitian dari berbagai sumber yang dapat menjadi sumber berita.

4. Interpretative News (berita interpretatif)

Interpretative News adalah berita yang dikembangkan melalui pendapat atau penilaian dari wartawan yang melaporkan, namun tetap berdasarkan fakta yang ditemukan.

5. Opinion News (berita opini)

Opinion News adalah jenis berita mengenai pendapat seseorang, biasanya pendapat para ahli, pejabat, cendekiawan mengenai suatu hal, peristiwa, kondisi keilmuan, dan sebagainya.

Kode Etik Pemberitaan

Dalam menulis atau menyampaikan berita, seorang reporter/wartawan/media terikat dengan kode etik profesi yang disebut kode etik jurnalistik.

kode-etik-jurnalistik

Dalam pemberitaan, wartawan atau media harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

  1. Tidak mencampurkan fakta dan opini (pendapat pribadi wartawan).
  2. Balance: berimbang, covering both side.
  3. Objektif, tidak manipulatif.
  4. Akurat, cek dan cek ulang fakta.
  5. Benar, faktual.

Demikian ulasan tentang pengertian berita, plus nilai berita, unsur berita, struktur berita, dan jenis-jenis berita dan kode etik pemberitaan atau kode etik jurnalistik.*

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *