Pengertian Digital Marketing, Contoh, dan Jenis-Jenisnya

Digital Marketing

DI posting sebelumny saya sudah membahas pengertian digital. Saya ujga sudah berbagi tentang 10 skills digital marketing untuk sukses bisnis. Kali ini saya share Pengertian Digital Marketing, Contoh, dan Jenis-Jenisnya.

Pengertian Digital Marketing

Pemasaran digital atau digital marketing adalah segala jenis aktivitas pemasaran yang menggunakan media internet. Digital marketing mewakili semua aktivitas marketing secara online.

Pemasaran digital dapat dilakukan secara organik dengan membuat konten tentang bisnis Anda atau dengan memasang iklan di internet sehingga orang mengunjungi situs web Anda.

Intinya, digital marketing adalah usaha Anda untuk mempromosikan produk atau layanan Anda kepada audiens pembeli potensial.

Baca Juga

Pemasaran digital menggunakan banyak strategi yang sama seperti pemasaran tradisional yang disesuaikan dengan cara orang mengonsumsi informasi secara online.

Tiga cara paling umum orang mengonsumsi informasi secara online adalah melalui email, mesin pencari, dan media sosial.

Contoh Digital Marketing

Contoh digital marketing antara lain disebutkan dalam “Digital Marketing bagi Pemula” di laman Design Pickle sebagai berikut:

1. Email Marketing

Sesuai namanya, email marketing adalah pemasaran, penawaran, atau promosi produk/jasa melalui email dengan cara mengirimkan email kepada customer potensial.

Contohnya, mengirimkan email kepada teman-teman atau kerabat berisi deskripsi produk/jasa. Anda harus memiliki koleksi email untuk melakukannya.

2. Search Engine Marketing (SEM)

Search Engine Marketing atau pemasaran mesin pencari adalah promosi situs web agar mengundang banyak pengunjung dengan beriklan di mesin pencari seperti Google, Bing, dan Yahoo.

Contoh digital marketing ini adalah memasang iklan di Google AdWords atau Bing Ads.

3. Social Media Marketing (SMM)

Social Media Marketing adalah pemasaran atau promosi melalui media sosial, yaitu dengan memasang iklan di Facebook, Twitter, Instagram, dan media sosial lainnya.

Facebook Business adalah pusat penerapan iklan di Facebook, Instagram , dan situs pihak ketiga yang bermitra dengan Facebook untuk menampilkan iklan yang relevan kepada pengunjung situs.

Membagikan postingan web bisnis ke media sosial juga bagian dari strategi pemasaran media sosial.

Media Social Marketing, Email Marketing, dan Search Marketing merupakan tempat yang bagus untuk memulai Digital Marketing.

Jenis-Jenis Digital Marketing

Berikut adalah Jenis-jenis Digital Marketing. Sebagian saya sadur dari laman Convertful.

1. Punya Website

Bisnis Anda harus memiliki website sendiri plus akun media sosial. Website merupakan persyaratan utama untuk menang dalam persaingan digital.

Bisnis Anda tidak cukup dengan “nebeng” ke marketplace, sebagaimana saya share di video berikut ini:

Memiliki website sendiri menunjukkan profesionalisme bisnis atau perusahaan Anda. Web juga membantu customer memahami produk atau jasa Anda.

Selain itu, website merupakan sales representative selama 24 jam. Kapan pun dan di mana pun orang bisa mengunjungi dan mengenali produk/jasa Anda.

Web pun menjadi media penjualan produk atau jasa secara lebih mudah serta menjadi media promosi yang lebih hemat biaya dan lebih efektif.

2. Content Marketing

Content Marketing adalah jenis digital marketing yang berfokus pada pembuatan dan pendistribusian konten untuk target pasar atau pengunjung website.

Contoh content marketing antara lain postingan blog, video, podcast, dan e-Book. Web bisnis Anda tidak hanya berisi produk atau jenis jasa, tapi juga berisi artikel atau tulisan menarik yang sekiranya mendatangkan banyak pengunjung.

Contohnya, situs Acer Indonesia tidak hanya berisi produk laptop, tapi juga ada menu article, seperti tips Cara Merawat Baterai Laptop.

Content Marketing juga bisa dilakukan dengan cara content placement atau memasang tulisan (advertorial/product review) di website orang lain, khususnya untuk mendapatkan backlink berkualitas.

3. Search Engine Optimization (SEO)

SEO atau Search Engine Optimization adalah proses mendapatkan traffic berkualitas baik yang secara gratis maupun berbayar.

Agar menarik banyak pengunjung, web bisnis Anda harus menerapkan SEO dengan mengoptimalisasi desain dan konten, seperti menentukan kata kunci yang relevan untuk judul, deskripsi, serta membangun backlink.

SEO terdiri dari SEO On-Page dan SEO Off-Page. Intinya adalah mengoptimalkan website agar mudah dan cepat dirambah, diindeks, dan diperingkat mesin pencari di posisi teratas halaman hasil pencarian (SERP).

Baca Juga: 200 Faktor SEO Penentu Peringkat Web di Google

4. Search Engine Marketing (SEM)

Search Engine Marketing adalah jenis digital marketing berupa pemasangan iklan di mesin pencari seperti google, Yahoo, dan Bing.

Search engine marketing juga dikenal sebagai pencarian berbayar (Paid Search), klik berbayar (Pay per Click), atau iklan pencarian berbayar (Paid search adversiting).

Di halaman hasil pencarian Google sering ada tanda “Ad” (Iklan) bagi link teratas. Hal ini menandakan website tersebut menggunakan Paid Search Google Adwords. Google akan meletakan website tersebut pada halaman teratas hasil pencarian.

5. Social Media Marketing (SMM)

Sosial Media Marketing adalah beriklan di media sosial untuk promosi web bisnis atau produk/jasa dan mendatangkan pengunjung atau pelanggan/klien.

6. Affiliate Marketing

Affiliate marketing adalah sistem bisnis dengan membayar jasa seseorang ketika orang tersebut berhasil menjual produk atau jasa seorang merchant atau perusahaan yang mempunyai produk atau jasa yang dipasarkan melalui Internet dan membutuhkan orang lain untuk menjual produk/jasanya.

Affiliate marketing adalah kerja sama dengan afiliasi atau rekanan untuk mempromosikan produk dan jasa pada konsumen.

7. Email Marketing

Email marketing adalah jenis pemasaran digital berupa penggunaan email sebagai media promosi suatu produk atau jasa.

8. Instant Messaging Marketing

Instant Messaging Marketing atau lebih pemasaran/promosi melalui pesan singkat (SmS) adalah tren komunikasi terkini. Lebih dari 1,5 miliar orang secara global menggunakan Whatsapp, diikuti Facebook Mesengger, dan WeChat.

Metode pemasaran seperti ini terbilang laris mulai dari beberapa tahun yang lalu. Anda pastinya sering mendapatkan pesan singkat yang berisi promosi suatu barang atau jasa.

9. Video

Video merupakan konten populer di kalangan pengguna internet. Popularitas Youtube menunjukkan konten video sangat digemari. Youtube bahkan menjadi mesin pencari kedua setelah Google Search.

Buatlah channel di Youtube dan buat serta bagikan video menarik dan bermanfaat. Anda bisa menyisipkan iklan Anda di video tersebut.

10. Podcast

Podcast menemukan masa kejayaannya saat ini. Anda bisa membuat podcast sendiri atau pasang iklan di podcaster populer.

Demikian pengetian digital marketing serta contoh dan jenis-jenisnya. Pelaku pemasaran digital disebut digital marketer.

Digital memang secara bahasa berbeda dengan online, namun pada praktiknya pemasaran digital identik dengan pemasaran online (online marketing). Wasalam. (www.romeltea.com).*

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *