Pengertian Penyintas: Kenapa Positif Covid-19 dan Sembuh Disebut Penyintas?

  • Whatsapp

Penyintas adalah salah satu istilah yang populer di masa pandemi virus corona Covid-19, selain isolasi, prokes, lockdown, normal baru (new normal), PSBB, PPKM, dan banyak lagi.

Apa arti penyintas? Kenapa penderita atau orang yang positif Covid-19 dan sembuh disebut penyintas? Berikut ini ulasannya.

Pengertian Penyintas

Pengertian Penyintas

Sekitar dua tahun sebelum pandemi Covid-19, Twitter Kemendikbud pada Oktober 2018 pernah membahas pengertian dan asal-usul istilah pennyintas.

“Masih terasa asing mendengar kata ‘penyintas’? Istilah ini kerap muncul dalam pemberitaan atau tulisan bertema bencana alam. Dalam bahasa Inggris ‘penyintas’ sama dengan ‘survivor’,” demikian tulis Kemendikbud.

Penyintas artinya orang yang mampu bertahan hidup. Asal katanya sintas yang artinya terus bertahan hidup; mampu mempertahankan keberadaannya.

Baca Juga

Pengertian Penyintas

Dari tweet di atas cukup jelas, penyintas Covid-19 adalah sebutan bagi penderita atau positif terpapar Covid-19 yang mampu bertahan (hidup). Orang yang terkena  virus corona, memang cuma dua “endingnya”, yaitu bertahan (sembuh) atau meninggal dunia.

Makanya, data update kasus Covid-19 mencantumkan angka postif, sembuh, dan meninggal dunia. Menurut para ahli, biasanya penderita Covid-19 yang meninggal dunia karena faktor penyakit yang diderita sebelumnya.

Covid-19 menambah parah penyakit sebelumnya. Setidaknya ada lima penyakit yang  penyerta penyebab kematian pasien Covid-19, seperti diberitakan CNN Indonesia: hipertensi, diabetes, paru-paru, jantung, dan DBD.

Kita kembali ke pengertian penyintas. Secara bahasa, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI Daring), penyintas artinya “orang yang mampu bertahan hidup”.

Kata penyintas dimaksudkan sebagai terjemahan dari bahasa Inggris, survivor (orang yang dapat bertahan hidup).

Awalnya, kata ini muncul untuk menyebut mereka yang bisa bertahan dan selamat dari bencana. Asal katanya dari “sintas”, mendapat tambahan pe, menjadi penyintas, yang bermakna orang yang selamat dan bisa bertahan hidup dari bencana.

Tujuan penggunaan istilah ini untuk mengganti kata “korban” yang dihubungkan dengan mereka yang selamat.

Dengan begitu, bila ada yang bisa selamat dari bencana, dengan segala upaya dan usahanya, maka orang itu selayaknya disebut sebagai “penyintas”, bukan disebut sebagai “korban”.

Jelas ya. Penyintas Covid-19 adalah orang yang pernah terpapar virus corona. Secara bahasa, penyintas Covid-19 adalah orang yang mampu bertahan hidup melawan Covid-19.

Asal Kata: Sintas

Menurut Wikipedia, asal kata penyintas, sintas, artinya “bertahan hidup dalam kondisi yang tidak diinginkan dalam jangka waktu yang lama.”

Seseorang yang mengalami kondisi demikian disebut penyintas. Penderita suatu penyakit berkepanjangan, orang yang mengalami perlakuan tidak adil dalam waktu yang lama, atau orang yang bertahan selama dalam pengasingan atau peperangan, adalah penyintas.

Kata penyintas kali pertama muncul sekitar tahun 2005. Kata tersebut dipopulerkan oleh para aktivis kemanusiaan dan relawan saat terjadi bencana.

Istilah ini merupakan terjemahan dari kata survivor dari bahasa Inggris yang berarti ‘orang yang selamat’.

Meskipun semua penyintas mengalami penderitaan, tetapi tidak selalu sama dengan korban akibat suatu kejadian. Sebab, korban, pada umumnya tidak memiliki kemampuan (berdaya) untuk bertahan dalam suatu kondisi, bahkan ada yang meninggal dunia.

Dengan demikian, apabila seseorang yang menjadi korban dari suatu kejadian atau bencana, tetapi ia berhasil bangkit, maka ia disebut sebagai penyintas.

Pertahanan hidup atau penyintasan (survival) merupakan kemampuan untuk bertahan hidup di dalam suatu kondisi atau keadaan.

Pertahanan hidup juga bisa diartikan sebagai teknik atau ilmu dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap keselamatan diri.

Di kalangan penggiat kegiatan alam bebas pertahanan hidup dimaknai sebagai kemampuan dan teknik bertahan terhadap kondisi yang membahayakan kelangsungan hidup yang terjadi di alam terbuka dengan mempergunakan perlengkapan seadanya. Seseorang yang bertahan hidup disebut penyintas (survivor).

Semoga kita terbebas dari Covid-19. Semoga pandemi segera berlalu. Hujan oge aya eureuna atuh! Geura nyingkah atu kopid!

Semoga yang positif lekas sembuh alias menjadi penyintas. Amin Ya Rabbal ‘alamin! Wasalam.

 

Artikel Terkait

Leave a Reply