Pengertian Piramida Terbalik dalam Berita

piramida terbalik

Istilah Piramida Terbalik (Inverted Pyramid) sangat dikenal di dunia jurnalistik. Berikut ini pengertian piramida terbalik dan contohnya dalam penulisan berita.

Piramida adalah konstruksi bangunan khas Mesir kuno sebagai makam raja-raja masa dahulu serta sarana ibadah (pemujaan).

Dalam jurnalistik, piramida terbalik adalah sebuah konsep, formula, struktur, atau pola penulisan berita, yaitu informasi yang paling menarik dan penting ditempatkan di bagian awal naskah, isi, atau tubuh berita (news body).

Dengan formula piramida terbaik, wartawan langsung menyampaikan informasi terpenting di alinea (paragraf) pertama alias lead (teras).

Dengan pola penulisan ini, pembaca segera tahu apa inti berita atau wartawan segera memberi tahu isi pokok berita yang ditulisnya.

Baca Juga

piramida terbalik

Dari bagian awal berita ini pula terjadinya penentuan oleh pembaca, apakah ia akan meneruskan baca berita itu atau cukup dengan membaca judul dan aliea pertama saja.

Pengertian Piramida Terbalik

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), piramida terbalik adalah

  1. Bentuk atau bangun spt piramida yg puncaknya di bawah;
  2. Bentuk susunan naskah berita yg mendahulukan klimaks dan diikuti oleh bagian yg kurang penting sampai ke yg tidak penting.

Dengan pola piramida yang terbalik ini, naskah berita biasanya diawali dengan unsur 5W (Who, What, When, Where, Why) dan How ditempatkan setelahnya.

Misalnya, “Presiden (WHO) memimpin rapat kabinet (WHAT) kemarin (WHEN) di Istana Negara (WHERE) untuk membahas Ujian Nasional (WHY).”

Penggunaan pola piramida yang terbalik dalam teknik menulis berita dimaksudkan adalah pembaca dapat segera mengetahui inti berita.

Dengan demikian, penulisan berita berpola Piramida Terbalik ini sesuai dengan perilaku umum pembaca yang biasanya hanya membaca judul berita (head reader) atau cuma membaca teras berita (lead reader).

Pola Piramida Terbalik menuntut wartawan pandai memilah dan memilih fakta atau unsur berita mana yang sekiranya paling menarik dan penting bagi pembaca.

Setelah melewati bagian awal, yaitu menuangkan inti berita dalam satu-dua alinea, wartawan menuliskan rincian (detail) informasi (unsur HOW), informasi latar (background information), dan informasi terkait lainnya guna mendukung kelengkapan informasi.

piramida terbalik

Demikian pengertian piramida terbalik dan contohnya dalam penulisan berita. Wasalam. (www.romeltea.com).*

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 comments