Pengertian SEO, Fungsi, dan Jenis-Jenisnya

61 views

Apa itu SEO? Untuk apa kita mempelajari dan menerapkan SEO? Tulisan ini akan mengulas secara ringkas dan praktis pengertian SEO, fungsi, dan jenis-jenisnya untuk diterapkan di website, blog, termasuk cara menulis artikel SEO Friendly.

seo pengoptimalan mesin pencari

Pengertian SEO

SEO adalah singkatan dari Search Engine Optimization atau Search Engine Optimizer. Terjemahannya: Optimisasi Mesin Pencari atau Pengoptimalan Mesin Telusur.

SEO merujuk pada serangkaian upaya agar website atau blog mudah dan cepat terindeks mesin pencari (khususnya Google), tampil di posisi atas halaman hasil pencarian (SERP), sehingga mendatangkan banyak pembaca atau pengunjung (visitor/traffic).

  • S = Search. Mencari. Mayoritas pengguna internet melakukan pencarian informasi, berita, foto, video.
  • E = Engine. Orang umumnya mencari informasi di internet melalui mesin pencari (Google, Bing, Yahoo).  Mesin pencari menampilkan data hasil perambahan, indexing, dan pemeringkatan. Lihat: Cara Kerja Mesin Pencari.
  • O = Optimization. Optimisasi, optimasi, atau pengoptimalan. Maksudnya, optimisasi blog agar mudah dan cepat dirambah dan diindeks mesin pencari.
Cara Kerja Mesin Pencari Google

Cara Kerja Mesin Pencari Google (Upwork)

Kiranya, cukup jelas apa itu SEO.

SEO penting dilakukan untuk mampu bersaing dalam meraih peringkat teratas di halaman hasil pencarian. Pengunjung cenderung lebih terarik dengan website yang ada di halaman awal karena dianggap lebih relevan dengan kata kunci (keyword) yang mereka cari.

Fungsi SEO

Fungsi SEO adalah memenangi persaingan. Blog, web, atau artikel kita bersaing dengan ratusan, ribuan, bahkan mungkin jutaan blog/web/artikel lainnya di seluruh dunia.

Tujuan SEO, menurut Wikipedia, adalah menempatkan sebuah situs web pada posisi teratas, atau setidaknya halaman pertama hasil pencarian berdasarkan kata kunci tertentu yang ditargetkan.

Secara logis, situs web yang menempati posisi teratas pada hasil pencarian memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pengunjung.

Berada pada posisi teratas hasil pencarian akan meningkatkan peluang sebuah perusahaan pemasaran berbasis web untuk mendapatkan pelanggan baru. Peluang ini dimanfaatkan sejumlah pihak untuk menawarkan jasa optimisasi mesin pencari bagi perusahaan-perusahaan yang memiliki basis usaha di internet.

Jenis-Jenis SEO

Macam-macam SEO berikut ini sekaligus menunjukkan cara penerapannya. Jika kita membuka-buka halaman Search Engine Land, kita akan menemukan begitu banyak jenis SEO.

1. SEO On Page

SEO On Page adaah teknik SEO yang dilakukan di dalam blog/website, meliputi desain dan konten, antara lain:
  1. Responsive Design – desain ramah seluler (mobile-friendly, responsive)
  2. Site Speed – kecepatan tampil (fast loading)
  3. Keywords – penggunaan dan penempatan kata kunci di judul, awal, tengah, subjudul, dan akhir naskah.
  4. SEO-Friendly URLs – permalink atau alamat artikel.
  5. Internal & External Links – tautan kedalam dan keluar.
  6. LSI Keywords – kata kunci sinonim atau berkaitan dengan kata kunci utama.
  7. Image Optimization – optimisasi gambar, nama file, alt text, title text, ukuran.
  8. Social Sharing Buttons – tombol berbagi ke media sosial.
  9. Post Long Content – artikel panjang, lengkap, detail, antara 800-2000 kata.
  10. Heading – penggunaan H1 (judul), H2 atau H3 (Subjudul).

2. SEO Off Page

SEO Off Page adalah teknik SEO yang dilakukan di luar blog/website, antara lain:

  1. Search Engine Marketing (SEM) — memasang iklan di situs mesin pencari (Google, Yahoo, Bing). SEM disebut juga SEA (Search Engine Advertising).
  2. Social Media Optimization (SMO) — menyebarkan atau share posting di media sosial (Twitter, Facebook, Instagram, LinkedIn, Youtube, dll.).
  3. Social Media Marketing (SMM) yaitu beriklan di media sosial. SMM disebut juga Social Media Advertising (SMA).
  4. Membuat blog pendukung di Blogspot, WordPress, Weebly, Tumblr, dll.
  5. Promosi atau aktif di forum online (kaskus, quora, dll).
  6. Menulis komentar di blog lain.
  7. Menulis di blog lain (guest post, conten placement).

SEO On Page dan Off Page

Ilustrasi SEO On Page dan Off Page Neil Patel

Jenis-Jenis SEO Lainnya:

1. White Hat SEO

White Hat SEO adalah teknik SEO yang baik dan benar sebagaimana disarankan oleh Google, terutama penulisan konten berkalitas, link building, dan optimasi gambar. Intinya, SEO yang tidak melanggar aturan.

2. Black Hat SEO

Black Hat SEO adalah kebalikan dari teknik white hat SEO, yakni dengan melanggar aturan yang telah ditetapkan Google dan mesin telusur lainnya. Misalnya, pengulangan kata kunci yang terlalu sering (keywords stuffing), link farming, dll.

3. Grey Hat SEO

Grey Hat SEO yaitu teknik optimalisasi yang ada wilayah abu-abu, antara boleh dan tidak atau trik yang kontoversial di kalangan pakar seo atau blogger. Misalnya, soal breadcrumbs dan tanggal posting.

Elemen SEO

SEO sebuah website memiliki tidak kurang dari 200 faktor. Elemen utama SEO adalah sebagai berikut:

1. Nama Domain.

Nama domain (domain name) yaitu alamat website atau blog. Agar dapat berada di urutan atas mesin pencarian Google, mana domain disarankan relevan dengan konten web. Nama domain disebut juga URL atau alamat website (site address).

Contoh nama domain: www.romeltea.com, www.romelteamedia.com, www.komunikasipraktis.com.

Baca: Cara Memilih Nama Domain

2. Nama Website.

Nama website atau judul website (site title) juga harus relevan dengan konten atau isi website/blog. Nama website misalnya Romeltea Online dengan nama domain romeltea.com.

Nama website ibarat nama bangunan atau nama rumah. Nama domain adalah alamatnya.

3. Kata Kunci & Deskripsi

Kata kunci dan deskrispi dikenal dengan sebutan Tag Meta. Menurut Google, Tag meta adalah cara terbaik bagi webmaster dalam memberikan informasi mengenai situs mereka kepada mesin telusur.

4. Konten.

Konten adalah elemen utama SEO. Konten website –baik bupa teks/tulisan, gambar, maupun format lain– harus relevan dengan nama domain, nama situs, dan meta tags agar mudah diindeks dan ditampilkan di peringkat atas mesin pencari.

5. Peta Situs

Peta situs (Sitemap) adalah isi website. Ada dua jenis sitemap, yaitu sitemap xml dan sitemap html.

Sitemap xml adalah peta situs untuk dikenali, dibaca, dirambah, dan diindeks mesin pencari. Sitemap html adalah daftar isi (table of content) yang biasa ditampilkan di halaman statis.

Peta situs xml didaftarkan di Google, Bing, dan mesin pencari lainnya.

6. Backlink

Backlink (tautan balik) adalah link alamat website yang tertanam di blog atau website milik orang lain. Makin banyak backlink yang diperoleh oleh suatu website, maka hasilnya akan semakin baik pula.

7. Gambar

Optimasi gambar dilakukan dengan memasukkan kata kunci pada Nama File, Title Text, dan Alt Text serta ukuran gambar yang sesuai (standar 640×400 pixel) atau sesuai degan lebar area posting/artikel.

8. Desain Web (Tema/Template)

Desain atau tampilan website hendaknya ramah mesin pencari (SEO Friendly). Ciri desain web ramah mesin telusur antar lain ringan atau cepat tampil saat dibuka (fast loading) dan ramah seluler (mobile-friendly, responsive).

Demikian pengertian, fungsi, dan jenis-jenis SEO. Wasalam. (www.romeltea.com).*

 

Blogging seo tips SEO

Related Post

Leave a reply