Penulisan Kata Berawalan Me- dalam Bahasa Indonesia

602 views

Penulisan kata berawalan me- dalam bahasa Indonesia bagi sebagian orang (yang peduli bahasa baku) cukup membingungkan untuk kata-kata tertentu, khususnya untuk kata serapan (kata yang berasal dari bahasa asing ).

Misalnya mana penulisan yang benar:

  • mengkomunikasikan atau mengomunikasikan?
  • mengkonsultasikan atau mengonsultasikan?
  • memproduksi atau memproduksi?
  • memproses atau memroses?
  • mempunyai atau mempunyai?
  • mempengaruhi atau memengaruhi?
  • mengkonsumsi atau mengonsumsi?
  • mentertawakan atau menertawakan?
  • mempesona atau memesona?
  • mensejahterkan atau menyejahterakan?
  • mengaji atau mengkaji? (kalau yang ini dua-duanya benar, beda makna dikit)

Lihat juga: Daftar Kata Baku – Tidak Baku Bahasa Indonesia

Dalam bahasa Indonesia, ada empat huruf yang luluh (hancur, hilang) dan menjadi ng atau m, jika diberi prefiks atau awalan me-. Dikenal dengan sebutan KTSP, yaitu huruf k, t, s, dan p, jika keempat huruf itu menjadi huruf pertama dalam kata dasar.

Ketentuannya sebagai berikut:

1. Konsonan + Vokal = Lululuh

Jika huruf kedua dari kata dasar adalah huruf hidup (a, i, u, e, o), huruf pertama kata dasar luluh.

Contoh:

  • kerja (mengerjakan)
  • pengaruh (memengaruhi)
  • suci (menyucikan)
  • pukul (memukul)
  • pesona (memesona)

2. Konsonan + Konsonan = Tidak Luluh

Jika huruf kedua dari kata dasar adalah huruf konsonan, huruf pertama kata itu tidak luluh.

Contoh:

  • stabil (menstabilkan)
  • proyeksi (memproyeksikan)
  • tradisi (mentradisikan)
  • produksi (memproduksi)
  • proses (memproses).
  • transformasi (mentransformasikan)
  • traktir (mentraktir)

3.  Tidak luluh jika kata dasar sudah ditambahkan imbuhan

  • lihat – perlihatkan – memperlihatkan
  • tawa – tertawa – mentertawakan
  • jajar – sejajar – mensejajarkan
  • sulit – persulit – mempersulit
  • pelajar + i = mempelajari
  • perkenal + kan = memperkenalkan
  • me + perjuang + kan = memperjuangkan

4. Untuk kata dasar satu suku kata tidak luluh dan tambahkan nge

  • bom – mengebom
  • cat – mengecat
  • bor – mengebor
  • klik – mengeklik

Contoh Penulisan Kata Dasar + Awalan Me

Berikut ini contoh-contoh kata dasar dengan huruf awal KTSP berimbuhan me- 

Huruf K

  • komunikasi – mengomunikasikan
  • konsultasi – mengonsultasikan
  • kerja – mengerjakan
  • kontrak – mengontrak
  • koreksi – mengoreksi
  • kejar – mengejar

Tapi… tidak luluh:

  • kritik – mengkritik, bukan mengertitik
  • kristal – mengkristal, bukan mengeristal
  • klasifikasi – mengklasifikasikan

Huruf T

  • tulis – menulis
  • tatap – menatap
  • tahu – mengetahui
  • telaah – menelaah
  • takdir – menakdirkan
  • toleransi – menoleransi

Tapi… tidak luluh:

  • tertawa = mentertawakan (karena kata dasarnya tawa)
  • traktir = mentraktir
  • tradisi = mentradisikan
  • transfer = mentransfer

Huruf S

  • sapu – menyapu
  • sahut – menyahut
  • sejajar- menyejajarkan
  • sedih – menyedihkan
  • sulit – menyulitkan
  • sinyalir – menyinyalir

Tapi… tidak luluh:

Huruf P

  • pengaruh – memengaruhi
  • pukul – memukul
  • panjat – memanjat
  • pinjam – meminjam
  • pidana – memidana

Tapi… tidak luluh:

  • produksi – memproduksi, bukan memroduksi
  • promosi – mempromosikan, bukan memromosikan
  • punya – mempunyai, bukan memunyai
  • proses – memproses, bukan memroses

Itu dia cara penulisan kata dengan awalan me-, ada yang luluh dan ada yang tidak. Gima kalo kita tidak mematuhi kaidah tata bahasa Indonesia yang baik dan benar (baku) di atas?

Gak masalah, bukan tindak pidanah, tapi untuk penulisan karya ilmiah atau akademis mah wajib atuh. Wasalam. (www.romeltea.com).*

Sumber: KBBI, Problematika Bahasa Indonesia (Kusno Budi Santoso, 1990)

 

Bahasa Bahasa Indonesia Imbuhan Me Kata Imbuhan Kata Luluh

Related Post

Leave a reply