Peran dan Tanggung Jawab MC

teknik mc

Peran dan tanggung jawab Master of Ceremony (MC) atau pemandu acara sudah saya sampaikan di posting 10 Tugas Pokok MC.

Peran dan tanggung jawab MC yang terangkum dalam singkatan TIM ini banyak “dicopas” blogger lain. Banyak juga yang tidak mencantumkan sumbernya.

Intinya, MC menjadi penentu kesuksesan dan kemeriahan acara. Perannya sangat vital. Tanggung jawabnya sangat besar. Karenanya, menjadi MC itu gampang tapi susah atau sulit tapi mudah.

MC berperan layaknya penyiar dalam program radio atau presenter dalam acara TV. Sebagus apa pun konsep program, tanpa didukung host yang tepat tidak akan berjalan dengan baik.

Baca Juga

Peran dan Tanggung Jawab MC

Merujuk pada Effective Emceeing, berikut ini peran dan tanggung jawab MC.

Peran Pembawa Acara

1. Bridge

Sebagai pembawa acara atau pemandu acara, MC adalah jembatan (bridge) antara audiens dan pengisi acara.

2. Star Maker

You are the star maker, not the star! Anda (MC) adalah pembuat bintang, bukan bintang! Anda harus membantu para pengisi acara tampil prima dan menjadi bintang dalam acara.

Anda adalah pelumas yang melumasi aliran acara program. Anda tidak berada di sana untuk menjadi pusat perhatian, atau mencurinya dari karakter utama dalam itu.

MC tidak berusaha menyaingi pengisi acara atau pemateri. Tidak “show off” untuk berusaha menjadi bintang.

3. Fasilitator

Peran pembawa acara adalah untuk memfasilitasi acara dan memastikan bahwa program terwujud tanpa hambatan (atau meminimalkan hambatan yang muncul). MC berperan menyukseskan sebuah acara.

MC

Tanggung Jawab MC: TIM

Tanggung jawab atau tugas pokok dan fungsi (tupoksi) MC terangkum dalam TIM, singkatan dari Time, Introducer, Mood Setter.

1. Time

Waktu. Sebagai pembawa acara, MC adalah raja program (the king of programme). Andalah yang bertanggung jawab atas waktu dan urutan sesi acara.

MC menjadi pengendali acara. Ia bertanggung jawab untuk memastikan bahwa acara dimulai dan diakhiri tepat waktu.

2. Introducer

Pengenal. MC bertanggung jawab mengenalkan pembicara (introducing the speaker) atau pengisi acara (performer). Maka, kenali dan pelajari profil atau biodata mereka.

Audiens atau hadirin mungkin atau mungkin tidak mengenal pembicara atau pengisi acara sebaik Anda.

Namun, keberhasilan keseluruhan acara sangat bergantung pada mereka mengetahui kredensial pembicara atau latar belakang pengisi acara.

Latar belakang pengetahuan (background knowledge) ini sangat penting dalam membangun kredibilitas dan hubungan baik antara pembicara dan peserta.

Lakukan pekerjaan Anda dengan baik dan orang berikutnya yang mengikuti akan lebih mudah mengatakan bagian mereka. Acara akan berjalan dengan lancar.

MC harus membuat pembicara percaya diri dan membuat audiens yakin bahwa pembicara adalah orang yang kompeten, kredibel, dan tepat untuk tampil dalam acara itu.

3. Mood Setter

Pencipta suasana meriah –atau suasana duka dalam kasus tertentu.

Sebagai pembawa acara, MC adalah pemimpin peserta. Anda harus memimpin mereka dalam memberikan tepuk tangan dan penilaian.

Anda adalah pemandu mereka dan Anda telah memenangkan kerumunan dengan antusiasme Anda! Antusiasme Anda sangat menular, dan jika Anda mengerjakannya dengan benar, audiens akan mengikuti petunjuk Anda dalam bereaksi dan menilai pembicara / peserta.

Beberapa hal yang harus dilakukan sebagai pemandu acara:

1. Antusias

Sikap Anda Menular! Infeksi kerumunan dengan itu! Anda harus antusias dalam memandu acara.

2. Proaktif

Sebagai Pengontrol Program, Anda BERTANGGUNG JAWAB! Anda adalah jembatan antara semua orang (audiens dan pembicara, pembicara dan penyelenggara, penyelenggara dan pengatur waktu, dll). Ketahui apa yang harus dilakukan dan pastikan selesai.

3. Be Early

Jangkau tempat acara sebelum tamu pertama tiba sehingga masalah logistik dan teknis (misalnya: tes mikrofon dan sistem suara) dapat diselesaikan.

Selain itu, temui dan diskusikan kekhawatiran Anda (jika ada) mengenai apa pun yang menurut Anda perlu dilakukan.

Datang lebih awal juga akan memberi Anda waktu untuk menenangkan diri dan mengamati serta menganalisis kerumunan untuk membantu Anda menyesuaikan gaya Anda nanti.

4. Bersikap Profesional

Jangan makan, minum, atau merokok di atas panggung. Sebagai Pembawa Acara, Anda adalah bagian dari wajah acara tersebut.

Penonton tidak akan mendapat kesempatan untuk melihat staf ruang belakang dan asisten teknis. Seperti disebutkan, Anda adalah perekat acara tersebut.

Pertahankan kesopanan dan tinggalkan citra positif untuk dibawa pulang oleh semua orang. Jika Anda harus makan, minum, atau merokok, lakukan di tempat yang tidak dapat dilihat orang lain!

5. Bersiaplah

Ketahui programnya dan siapkan catatan jika Anda harus. Hafalkan urutan kejadian jika Anda perlu. Tidak. Lebih baik jika Anda menghafalnya!

Anda diperbolehkan memegang beberapa kartu atau lembar program atau kartu petunjuk di tangan Anda. Tapi jangan coba-coba membaca dari naskah yang sudah kamu persiapkan malam sebelumnya!

6. Menangani Permintaan Maaf

Pahami bahwa kesalahan dapat (dan AKAN) terjadi dari waktu ke waktu. Minta maaf dan lanjutkan. Tetap tenang dan lanjutkan acara. Tidak perlu membekukan atau meminta maaf sebesar-besarnya.

Penonton tidak berada di sana untuk mendengar Anda meminta maaf, mereka hadir untuk programnya!

Demikan peran dan tanggung jawab MC. Wasalam. (www.romeltea.com)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *