Peran Seorang Penulis

1367 views

“The role of a writer is not to say what we all can say, but what we are unable to say.” Demikian kata Anaïs Nin, penulis kelahiran Prancis (February 21, 1903 – January 14, 1977) bernama lengkap Angela Anaïs Juana Antolina Rosa Edelmira Nin y Culmell.

Peran penulis itu –ini terjemahan versi saya– bukanlah mengatakan yang dapat kita katakan, melainkan yang tidak bisa kita katakan. Seringkali kita sependapat dengan seorang penulis ‘kan? Sering kita punya pendapat, ide, atau naon we lah, namun tak dapat terungkap. Penulislah yang cakap mengungkapkannya dengan kata-kata.

Now, apa keistimewan penulis dibandingkan pembaca? Penulis = komunikator; pembaca = komunikan. Benar. Penulis menyampaiakan pesan, ajakan, ide, atau informasi; pembaca menerimanya. Benar ya?

Komunikator = pemberi pengaruh, pengendali, propagandis, controlling people mind, creating public opinion, kadang sok tahu tapi terkesan pinter, dll. Komunikan = objek, korban, target, teraniaya, kadang nama baiknya tercemar. Maka, kesimpulannya, NULIS ! Be A Writer !!! Bagaimana orang lain tahu betapa cerdas atau bloon-nya kita, jika tidak menulis? Wasalam. (www.romeltea.com).*

menjadi penulis Penulis peran penulis

Author: 
author
Asep Syamsul M. Romli aka Romeltea --akrab disapa Kang Romel-- adalah praktisi media, trainer komunikasi praktis, konsultan media, blogger. Profil lengkap: "My Profile". Karya tulis (buku): "My Books". Kontak email: romeltea@yahoo.com. Follow @romel_tea untuk update tulisan terbaru!

Related Post

Leave a reply