Sumber Pendapatan Media Online, Cara Situs Berita Menghasilkan Uang

1301 views

Situs Berita (news site) harus mendapatkan penghasilan untuk bertahan dan berkembang, minimal untuk biaya operasional. Bagaimana cara media siber menghasilkan uang?

situs berita media online

Di posting sebelumya, saya sudah ulas Google AdSense sebagai sumber utama pendapatan media online, termasuk bloger. Di sana ada “bocoran” jumlah penghasilan situs-situs berita ternama dari AdSense.

Kali ini ulasannya lebih luas, yaitu soal cara situs berita atau media online menghasilkan uang (income) untuk biaya operasional dan meraih keuntungan (profit).

Kita mulai dari gambar dari Light It berikut ini yang menunjukkan sumber pendapatan situs berita atau cara monetisasi website konten berita.

 

Cara Situs Berita Menghasilkan Uang

Cara Situs Berita Menghasilkan Uang

Dari gambar di atas, sumber pendapatan situs berita ada enam:

1. Artikel Berbayar
2. Sponsored Links
3. Paywall (Konten Premium/Berbayar)
4. Share Pendapat Ahli
5. Jaringan PPC (AdSense)
6. Iklan Banner

Cara Situs Berita Menghasilkan Uang

1. Paywall

Cara monetisasi yang pernah dan mulai dikembangkan situs-situs berita adalah Paywall. Paywall adalah sistem berlangganan dengan menarik pembayaran kepada user atau pembaca. Hanya pelanggan yang bisa mengakses atau membaca konten secara utuh.

Paywall mulai digunakan tahun 1996. Beberapa media berhasil menjalankannya, namun beberapa implementasi paywall juga gagal dan tidak diteruskan.

Risiko diterapkan paywall adalah kehilangan pembaca, seperti yang terjadi pada Times yang kehilangan hampir 90% pembacanya.

Arianna Huffington berpendapat, “Paywall adalah sejarah, online media harus eksplorasi cara baru dalam mendapatkan revenue, online media telah mencoba dengan cara melindungi konten, ternyata tidak berhasil.”

Paywall akan berhasil jika semua media online menerapkannya. Karena tidak “kompak”, maka pembaca akan beralih ke situs lain yang menyediakan konten yang sepenuhnya gratis.

The Washington Post sudah menerapkan sistem paywall untuk akses konten beritanya. Dengan sistem ini, pembaca The Post akan disuguhi beberapa artikel secara gratis sebelum nantinya akhirnya dikenai biaya berlangganan.

paywall washington post

Strategi ini diterapkan menyusul penurunan pemasukan dari koran nomer wahid di Amerika Serikat tersebut, seperti dikabarkan oleh Wall Street Journal.

Selain Post, seperti dikutip dari Mashable, Newsweek Daily Beast Co juga mengumumkan akan mengimplementasikan sistem paywall untuk konten situs Daily Beast. Namun, langkah ini masih menjadi bahan perdebatan.

Daily Beast dimerger dengan Newsweek pada tahun 2010 yang baru saja mengumumkan akan mengakhiri edisi cetaknya selama 80 tahun meramaikan jagat edisi cetak.

Newsweek memperkenalkan publikasi online berbayar kepada para pembaca tablet. Bloomberg berspekulasi bahwa pergeseran ke model berlangganan ala Newsweek inilah yang mendorong keputusan menerapkan sistem paywall untuk Daily Beast. Saat ini Newsweek menerapan paywall bagi pembaca yang ingin bebas iklan. Pembaca umum diminta menonaktifkan adBlocker.

newsweek online

Saat ini, lebih dari seperlima surat kabar di Amerika Serikat memerlukan sistem berlangganan untuk akses penuh konten digitalnya, dua kali lebih besar dibanding tahun sebelumnya.

Lebih dari satu dekade, Bloomberg mengizinkan para pembacanya menikmati jurnalisme berkualitas mereka di web secara gratis dengan harapan dapat meningkatkan brand, menangguk iklan, dan melengkapi bisnis intinya.

Strategi Bloomberg kini berubah. Perusahaan yang memasok berita-berita keuangan global pada awal Mei 2018 itu mengumumkan untuk memulai mengenakan biaya kepada para pembaca yang mengakses Bloomberg.com dan aplikasi berita Bloomberg.

Media lain di Amerika yang sebelumnya memberlakukan paywall adalah The New York Times, The Wall Street Journal, danThe Financial Times.

Di Indonesia, harian Kompas melalui web resmi kompas.id sejak 2017 memberlakukan sistem berbayar dan mengenakan biaya Rp 98.000 per bulan atau sekitar 7 dollar AS kepada pelanggannya untuk paket lengkap. Pelanggan dapat mengakses Kompas.id tanpa batas, membaca isi harian Kompas versi e-paper, dan sekaligus berlangganan harian Kompas versi cetak.

kompas paywall

Dalam era digital ini, jutaan orang bersedia membayar layanan hiburan film Netflix dan layanan musik Spotify setiap bulan.

”Melihat kenyataan ini, para eksekutif di Bloomberg yakin pembaca mereka bersedia membayar berita dan informasi yang dibutuhkan,” kata John Micklethwait, Pemimpin Redaksi Bloomberg News, seperti dikutip dari The Wall Street Journal.

Melihat kenyataan ini, para eksekutif di Bloomberg yakin pembaca mereka bersedia membayar berita dan informasi yang dibutuhkan.

Dilansir VOA Indonesia, penelitian menunjukkan, ternyata semakin banyak pembaca yang bersedia membayar untuk akses berita di Internet. New York Times mendapat 325.000 pembaca digital baru yang bergabung sejak langganan berbayar atau paywall diperkenalkan pada 2011. Tren paywall ini telah menyebar ke seluruh dunia.

2. Google AdSense

AdSense atau iklan Google menjadi sumber utama pendapatan situs berita. Para bloger juga mengandalkan AdSense untuk monetisasi blognya.

Iklan Google mendominasi halaman-halaman berita detik.com, tribunnews.com, kompas.com, liputan6.com, dan lain-lain. Kehadiran iklan lokal di situs-situs berita bisa dihitung dengan jari.

Selain Google AdSense, kini banyak iklan onlinse sejenis, seperti AdNow dan Advernative. Jaringan iklan alternatif AdSense juga banyak.

google adsense

3. Sponsored Content

Artikel, grafis, atau video yang dimuat di situs berita bisa menggaet sponsor. Di media cetak dulu populer iklan berupa berita atau artikel yang dikenal dengan sebutan advertorial. Format ini juga berlaku di media online.

Sebagai contoh, infografis liburan di Tirto.id ini disponsori tiket.com. Berita tentang BNI Fasilitasi Mudik Pekerja Migran di detik.com ini adalah iklan advertorial. BNI melatih Pekerja Migran Indonesia di Taiwan di Liputan6 ini adalah advertorial.

Tren pemasaran daring (online marketing) berupa pemasaran konten (content marketing) merupakan peluang bagi situs berita mendapatkan penghasian dari sponsored content. Banyak pelaku bisnis online memasang iklan berupa content placement.

4. Iklan Banner

Banner Ads merujuk pada “iklan lokal” atau iklan yang dipasang langsung pihak pemasang iklan ke situs berita. Iklan ini biasanya berupa banner. Tarifnya variatif. Berikut ini contoh tarif iklan di sebuah situs berita.

 

Demikian sumber pendapatan media Online atau cara situs berita menghasilkan uang. Hal ini juga berlaku bagi situs web pribadi (blog).

Kunci suksesnya adalah trafik, jumlah pengunjung (visitor) dan pageviews tinggi, peringkat (ranking), plus kredibilitas dan legalitas media.

Kunci trafik adalah SEO, terutama konten berkualitas. (Baca: 200 Faktor SEO).

Ulasan selengkapnya tentang cara situs berita mendapatkan penghasilan bisa dicek di link sumber dalam refrensi di bawah. Wasalam. (www.romeltea.com).*

Referensi: The Guardian, Light It, Times Media MW, The Balance Careers, VOA Indonesia.

 

Media Online Monetiasi Website Pendapatan Situs Berita Penghasilan Media Situs Berita

Related Post

  1. author

    gan, saya perhatikan blog romeltea ini pasang juga advernative ya??
    cara daftarnya gimana ya? apa saja syaratnya?? mohon penjelasannya

    • author
      romeltea (Author)1 month agoReply

      Kalau romeltea.com ditawarin langsung sama mereka 🙂
      Buka saja advertnative.com dan klik registrasi

  2. author
    widia2 months agoReply

    bagi pendatang baru baikya yg mana ya gan?

    • author
      romeltea (Author)2 months agoReply

      AdSense dulu atau alternatifnya…

Leave a reply