Teknik Layout Majalah dan Buletin

6527 views

LAYOUT secara bahasa (Inggris) artinya  (1) susunan, tataruang (of magazine) atau (2) rancangan (of building, apartment). Kita biasa mengartikannya dengan “tata letak”, yaitu menata letak teks, gambar, dan sebagainya dalam sebuah halaman seperti majalah.

Kita juga memahami layout sebagai “penataan halaman” media cetak, seperti suratkabar (koran), majalah, tabloid, buletin, atau buku.

Dalam perspektif ilmu komunikasi, layout itu komunikasi visual, yakni komunikasi dengan gambar, dan masuk dalam tataran desain grafis.

Tujuan utama layout adalah menampilkan elemen gambar dan teks agar menjadi komunikatif dalam sebuah cara yang dapat memudahkan pembaca menerima informasi yang disajikan.

Teknik Dasar Layout

Teknik dasar layout, menurut para ahli desain, mengacu pada prinsip dasar, seperti kesederhanaan, kontras, keseimbangan, keharmonisan, dan penekanan (stressing).

  1. Kesederhanaan — simple, tidak ribet, berhubungan dengan kemampuan daya tangkap rata-rata pembaca di dalam menerima informasi.
  2. Kontras — merujuk pada elemen yang bisa menarik perhatian, seperti tipografi (huruf kapital, tebal, miring pada teks), juga menggunakan kontras warna dan hal lain yang ingin ditonjolkan.
  3. Keseimbangan — keseimbangan dalam “muatan” isi halaman, seperti simetris (formal) dan asimetris (dinamis, tidak formal).
  4. Keharmonisan — keselarasan antar-elemen grafis dari segi bentuk dan warna.
  5. Stressing/Emphasis — penekanan, memberikan titik-titik tertentu yang memperoleh fokus perhatian.
  6. Sequence – urutan perhatian
  7. Konsisten – Font (ukuran, jenis, warna)
  8. Prioritas – mis. judul, subjudul
  9. Margin – ruang di sisi halaman
  10. Ruang “Jeda Baca”/Istirahat Mata.

Elemen Layout

  1. Header (area antara sisi atas kertas dan margin atas)
  2. Judul Tulisan
  3. Subjudul
  4. Body Text & Indent
  5. Text Box/Frame
  6. Quotes
  7. Foto & Caption
  8. Ilustrasi
  9. Footer (area diantara sisi bawah kertas dan margin bawah)
  10. Nomor Halaman
  11. Background
  12. Logo

Bagi praktisi –seperti saya, “teori layout” sekadar “dasar teoritis (ilmiah)”. Pada praktiknya kita (jangan) terpaku pada “teori layout”.

Intinya, bagi Anda yang ingin bisa layout majalah atau buletin, cukup menguasa salah satu software ini:

  1. CorelDraw
  2. Pagemaker
  3. InDesign
  4. Macromedia Freehand
  5. QuarkXpress

Setelah menguasai salah satu software tersebut, langkah berikutnya adalah “nyontek” layout yang sudah ada. Kita bisa Googling dengan kata kunci “layout inspiration” atau “magazine design inspirastion”, juga melihat-lihat cover majalah ternama dunia, seperti Time, Newsweek, dan banyak lagi.

ATM! Amati, Tiru, dan Modifikasi!

Jika Anda akan melayout tabloid, maka kumpulkan tabloid yang menurut Anda bagus, lalu ATM! Demikian juga jika akan layout majalah atau buletin, koleksi sebanyak-banyaknya majalah/buletin yang layoutnya bagus menurut Anda, atau setema dengan konten media Anda, lalu ATM! Sah kok…. ^_^

SUMBER INSPIRASI LAYOUT

  1. http://www.slideshare.net/alfar151/prinsip-dasar-layout
  2. http://inspirationhut.net/inspiration/42-excellent-examples-of-magazine-layout-design-for-your-inspiration/

Berikut ini sebagian gambar inspirasi layout yang saya koleksi. Cover CAHAYAQU dan INTISABI, saya yang desain.

Buletin layout majalah Media tata letak

Author: 
author
Asep Syamsul M. Romli aka Romeltea --akrab disapa Kang Romel-- adalah praktisi media, trainer komunikasi praktis, konsultan media, blogger. Profil lengkap: "My Profile". Karya tulis (buku): "My Books". Kontak email: romeltea@yahoo.com. Follow @romel_tea untuk update tulisan terbaru!

Related Post

Leave a reply