Cara Membuka Presentasi yang Baik dan Contohnya

presentasi

Presentasi adalah termasuk public speaking atau berbicara di depan umum. Bingung bagaimana cara memulai atau cara membuka presentasi yang baik? Bagaimaa cara mengawali, memulai, membuka presentsi?

Ini dia tips membuka presentasi yang baik. Berlaku untuk segala jenis presentasi –bisnis, akademis, marketing, promosi, dll. Saya sadur dari situs Effective Public Speaking.

Contoh membuka presentasi ini memang presentasi ala “orang Barat”, tapi berlaku universal deh kayaknya. Kita simak..!

Ketika Anda memberikan presentasi, tugas Anda adalah tidak hanya menyajikan fakta tetapi juga memberikan alasan (mengapa), tujuan (sasaran) dan hasilnya.

Baca Juga

Dalam presentasi, bahasa yang digunakan seringkali sangat sederhana, jauh lebih sederhana daripada jika kita sedang menulis.

Ada struktur tertentu dalam memulai, mengawali, atau membuka (opening) presentasi, yakni:

  1. Get people’s attention — menarik perhatian audiens.
  2. Welcome them — menyambut mereka.
  3. Introduce yourself — kenalkan diri Anda.
  4. State the purpose of your presentation — kemukakan tujuan presentasi Anda.
  5. State how you want to deal with questions — kemukakan “aturan main” sesi tanya-jawab.

Cara Membuka Presentasi yang Baik

Dari struktur atau susunan pembukaan presentasi di atas, berikut ini cara membuka presentasi yang baik.

1. Tarik Perhatian Audiens 

Get people’s attention. Tari perhatian audiens berupa kalimat yang memberi tahu sekaligus “minta izin” kepada mereka bahwa presentasi segera dimulai.

Misalnya:

  • If I could have everybody’s attention. Bisa mohon perhatiannya?
  • If we can start. Bisa kita mulai?
  • Perhaps we should begin? Bisa kita mulai presentasinya?
  • Let’s get started. Mari kita mulai!

2. Sambut Audiens

Welcome them. Sambut kehadiran audiens sebagai apresiasi atau ungkapan terima kasih atas kehadiran mereka dalam presentasi Anda.

Misalnya:

  • Thank you for coming today. Terima kasih atas kehadiran Anda.
  • Good morning, ladies and gentlemen. Selamat pagi, hadirin.
  • On behalf of …, I’d like to welcome you. Atas nama … saya mengucapkan selamat datang.

3. Kenalkan Diri

Introduce yourself. Kenalkan diri Anda agar audiens tidak bertanya-tanya siapa Anda, siapa presenter. Meski sebagian besar audiens sudah mengenal Anda, lakukan perkenalan, terlebih jika Anda memiliki jabatan baru atau profesi baru.

Contoh:

  • My name’s Romeltea. I’m responsible for Content Editor. Saya Romeltea. Saya bertugas menjadi editor website…
  • For those of you who don’t know me, my name’s Romeltea. Bagi yang belum mengenal saya, nama saya Romeltea.
  • As you know, I’m in charge of public relations. Sekadar mengingatkan Anda, saya manajer Humas.
  • I’m the new Marketing Manager. Saya Manajer Marketing yang baru.

4. Kemukakan Tujuan Presentasi

State the purpose of your presentation. Sampaikan maksud dan tujuan presentasi Anda. Sekadar mengingatkan audiens, sekaligus agar Anda fokus selama presentasi.

Contoh:

  • This morning I’d like to present our new processor. Pagi ini saya akan mempresentasikan prosesor kami yang baru.
  • What I want to do is to tell you about our successes and failures in introducing new working patterns.

5. Sampaikan Sesi Tanya-Jawab

State how you want to deal with questions. Nyatakan bagaimana Anda akan membuka sesi tanya-jawab.

Contoh:

  • If you have any questions, I’ll be happy to answer them as we go along. Jika ada yang mau ditanyakan, kemukakan saja selama presentasi berlangsung.
  • Feel free to ask any questions. Jangan ragu-ragu bertanya  jika ada yang kurang jelas.
  • Perhaps we can leave any questions you have until the end? Sesi tanya jawab akan saya buka nanti seusai presentasi.
  • There will be plenty of time for questions at the end. Saya akan alokasikan waktu untuk sesi tanya jawab di akhir presentasi.

Itu dia cara membuka presentasi yang baik. Tips di atas sekadar “saran” atau tips. Pelaksanaan atau praktiknya, tentu saja sesuaikan dengan situasi dan kondisi. Tidak harus “persis sama” dengan contoh di atas.

Contoh Pembukaan Presentasi 

Berikut ini sample pembukaan atau permulaan presentasi di depan para dosen komunikasi UIN Bandung dalam sebuah “inhouse training” atau pelatihan internal.

 

Maaf, Bapak-Bapak, Ibu-Ibu, bisa kita mulai…? (sambil senyum dan.. friendly look!) Bismillah… Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Terima kasih atas kehadiran Bapak dan Ibu dosen sekalian. Bagi yang belum tahu, nama lengkap saya Asep Syamsul M. Romli, biasa dipanggil Romel. Saya sekarang dipercaya mengajar mata kuliah Jurnalistik Online di Jurusan Komunikasi UIN Bandung ini.

Pagi ini saya ditugaskan Pak Ketua Jurusan untuk mempresentasikan soal blogging. Judul presentasi lengkapnya… “Blogging untuk Optimalisasi dan Peningkatan Kualitas Perkuliahan”.

Jika ada yang mau ditanyakan, kemukakan saja selama presentasi berlangsung. Jadi, kita tidak membuka sesi khusus tanya jawab di akhirat nanti, eh… maksud saya di akhir presentasi, tapi jika selama presentasi ada yang mau ditanyakan, langsung saja, potong saja pembicaraan saya.

Baiklah, saya akan mulai dengan pengertian blogging, lalu fungsinya, teknik pembuatannya, desain dan SEO-nya, dan terakhir… bagaimana pemanfaatannya untuk kegiatan proses belajar-mengajar atau perkuliahan di kampus kita ini.

(Setelah itu…. klik, klik, klik…! Buka deh tuh power point materi presentasi atu-atu…). Wasalam. (www.romeltea.com).*

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *