Pengertian & Perbedaan Hard News dan Soft News

22492 views

Pertanyaan: Mas romli, saya ada pertanyaan, apa perbedaan berita hard news dan soft news? Bedanya terletak di mana mas? Terima kasih byk. 🙂

Jawaban: Ringkasnya, pengertian hard news itu adaah berita keras, hangat, heboh, kadang menegangkan, mengerikan, mengagetkan, seperti berita politik atau bencana.

Pengertian Soft News itu berita ringan, seperti berita selebritas, artis, dunia hiburan, wisata, peluncuran produk baru. Soft news biasanya merupakan berita pendukung Hard News.

Hard News Soft News

Hard News dan Soft News itu sama-sama berita kategori Straight News, yaitu berita lempang, to the point, lugas. Berita-berita yang biasa disajikan di halaman depan suratkabar/koran, atau berita-berita di awal program berita radio dan televisi, umunya berupa hard news.

Berikut ini ulasan tentang pengertian dan perbedaan antara Hard News dan Soft News.

Pengertian Hard News

Hard News secara bahasa artinya berita keras. Hard News adalah berita-berita yang biasa menjadi berita utama (headline) yang sifatnya aktual, lugas, singkat, langsung ke pokok persoalan, yang segera dipublikasikan/secepatnya harus diketahui khalayak.

Umumnya hard news berupa berita politik, ekonomi, bencana, kerusuhan, dll.

Penulisan Hard News mengikuti struktur piramida terbalik (inverted pyramid) dengan bagian yang terpenting pada pembukaan berita.

Lead (teras) Hard News biasanya menggunakan struktur WHO WHAT WHEN WHERE WHY HOW — Siapa melakukan Apa Kapan Di Mana Kenapa dan Bagaimana.

Misalnya: Gempa bumi berkekuatan 5,4 skala richter mengguncang Kota Sabang, Nanggroe Aceh Darussalam, Jumat (5/1). Pusat gempa berada di posisi 78 kilometer arah Timur Laut dan kedalaman 190 km serta tidak berpotensi menyebabkan tsunami. (ROL)

Pengertian Soft News

Soft News (berita lembut) adalah berita ringan, cencerung menghibur, dan laporan peristiwa yang “humanis” (manusiawi).

Prinsip penulisan Soft News tidak terikat pada struktur piramida terbalik. Yang akan ditonjolkan dalam berita lunak ini bukan unsur pentingnya, tetapi unsur yang bisa “menyentuh perasaan” khalayak (human touch) atau unsur “menghiburanya”.

Perbedaan Hard News & Soft News

Salah satu literatur jurnalistik menegaskan:

“Hard news generally refers to up-to-the-minute news and events that are reported immediately, while soft news is background information or human-interest stories.” 

“Politics, war, economics and crime used to be considered hard news, while arts, entertainment, and lifestyles were considered soft news”.

Hard News secara umum merujuk pada berita atau kejadian terbaru yang dilaporkan segera sedangkan Soft News adalah informasi latar belakang atau cerita bernuansa human interest.

Politik, perang, ekonomi, dan kejahatan biasa diberitakan dalam bentuk berita Hard News, sedangkan hiburan dan gaya hidup biasanya masuk kategori berita Soft News.

hard news vs soft news

Tom E. Rolnicki, C. Dow Tate, dan Sherri A. Taylor dalam buku Pengantar Dasar Jurnalisme Edisi Kesebelas menjelaskan pengertian hard news dan soft news sebagai berikut:

Hard news (berita hangat) punya arti penting bagi banyak pembaca, pendengar, dan pemirsa karena biasanya berisi kejadian yang terkini yang baru saja terjadi atau akan terjadi di pemerintahan, politik, hubungan luar negeri, pendidikan, ketenagakerjaan, agama, pengadilan, pasar finansial, dan sebagainya.

Soft news (berita ringan) biasanya kurang penting karena isinya menghibur, walau kadang juga memberi informasi penting. Di dalamnya memuat berita human interest atau jenis rubrik feature.

Hard news, meski punya arti penting, biasanya tidak banyak menarik pembaca, pendengar atau pemirsa karena isinya kurang menarik bagi banyak orang dan seringkali lebih sulit dipahami ketimbang soft news.

Akibatnya, berita tentang fakta untuk berita hangat biasanya diiringi dengan liputan interpretatif. Melalui liputan ini, reporter menjelaskan signifikansi fakta tersebut dan memberi liputan latar belakang yang dibutuhkan para pembaca untuk memahami apa yang mereka baca, dengar, dan lihat.

Banyak berita menggabungkan elemen hard news dan soft news. Hard news tentang konflik personal mungkin bisa memicu respons emosional pembaca, pendengar, atau pemirsa. Dengan cara ini, penulis secara tidak langsung memberitahu pembaca nya mengapa berita ini penting atau relevan bagi mereka.

Baca juga: Hardnews vs Softnews

Demikian pengertian sekaligus perbedaan Hard News dan Soft News. Wasalam. (www.romeltea.com).*

 

Berita Hard News Jurnalistik Soft News

Author: 
author
Asep Syamsul M. Romli aka Romeltea --akrab disapa Kang Romel-- adalah praktisi media, trainer komunikasi praktis, konsultan media, blogger. Profil lengkap: "My Profile". Karya tulis (buku): "My Books". Kontak email: romeltea@yahoo.com. Follow @romel_tea untuk update tulisan terbaru!

Related Post

Leave a reply