5 Cara Membuka Pidato (Public Speaking)

5065 views

Lima Cara Membuka Pidato atau Mengawali Public Speaking.

membuka pidatoKata-kata pembuka pidato atau public speaking (opening speech) ibarat lead (teras) dalam sebuah tulisan.

Kata-kata pembuka atau kalimat pertama yang disampaikan akan menentukan apakah pembaca akan meneruskan bacaannya atau tidak.

Karenannya, dibutuhkan teknik mengawali pidato atau cara membuka pidato yang “pas” dan “cerdas” agar menarik atau memikat audiens.

Kata-kata pembuka pidato menjadi kunci keberhasilan memikat audiens untuk terus  menyimak pidato kita atau tidak.

Benar, bukalah pidato Anda dengan salam, tapi setelah salam dan “basa-basi “ menyapa hadirin, what next?

Misalnya, “Assalamu’alaikum Wr. Wb. Selamat pagi, hadirin  yang saya hormati… “ Terus, ngomong apa?

Cara terbaik membuka pidato

Cara terbaik membuka pidato adalah langsung menyebutkan topik pembicaraan, poin-poinnya.

“Jika sebelumnya Anda memberi tahu audiens Anda apa yang akan Anda bicarakan, mereka akan lebih mudah mengikuti isi piato Anda,” kata Larry King dalam bukunya, How to Talk to Anyone, Anytime, Anywhere (1994).

Contoh pembuka pidato yang langsung menyebutkan topik pembicaraan:

“Saudara-sudara, saya akan berbicara tentang bisnis online, apa itu bisnis online, bagaimana cara memulainya, dan apa kunci suksesnya”.

Itu saja cara membuka pidato?

Oh, tidak! Ada belasan teknik pembuka pidato yang bisa Anda pilih. Saya pilihkan lima teknik pembuka pidato dari Jill Bremer.

5 Cara Membuka Pidato

1. Kutipan

Quotation. Awali pidato Anda (setelah salam tentunya) dengan mengutip ungkapan, pepatah, atau ucapan orang terkenal, bisa juga kutipan ayat suci dan hadits.

“Saudara-saudara, Ali bin Abi Thalib pernah mengatakan, ikatlah ilmu dengan tulisan.”

2. Pertanyaan retoris

Rhetorical Question. Contoh:  “Saudara-saudara, apakah semua politisi suka berbohong? Apa semua partai politik tidak menanamkan akhlak mulia kepada para kadernya?”

3. Pernyataan deklaratif

Declarative Statement.

“Saudara-saudara, delapan dari sepuluh pria di dunia ini ternyata tidak setia”. “Sudara-saudara, survei terbaru menunjukkan, Facebook mematikan budaya menulis”.

4. Scenario

Melontarkan skenario guna menciptakan “gambar” di benak hadirin. Biasanya diawali dengan kata-kata “Bayangkan”, misalnya:

“Saudara-saudara, bayangkan, Anda sedang duduk di tepi pantai, memandang ombak di lautan yang kian menepi. Di depan Anda segelas kopi hangat. Di samping Anda wanita cantik yang mencintai Anda…”

5. Anecdote

Mengawali dengan anekdot, cerita lucu, atau humor.

“Saudara-saudara, suatu hari di bulan puasa, saat seorang kakek sedang puasa, tiba-tiba kepalanya sakit. Dengan panik si kakek langsung meminum obat Bodrex.

Cucunya yang melihat kejadian itu, langsung bertanya, “Kakek ‘kan puasa, kenapa minum obat?” Jawab si kakek: “Itulah okenya Bodrex, bisa diminum kapan saja!”

Kelima cara membuka pidato di atas bisa Anda siapkan sebelumnya, jika perlu “hafalkan”, dan latih! Teknik kutipan hingga anekdot harus disesuaikan dengan topik dan suasana.

Demikian Lima Cara Membuka Pidato (Public Speaking). Saya biasa menjadikan kelima teknik pembuka pidato dalam pelatihan public speaking –jika waktunya cukup.

7 Cara Membuka Pidato

Jika mau yang lebih banyak, berikut ini 7 cara membuka pidato dari YPO.

Setelah berjam-jam persiapan, saat untuk menyampaikan pidato Anda telah tiba. Anda berdiri di depan podium, semua menatap Anda, dengan keyakinan bahwa tidak ada yang bisa mengambil.

Lalu Anda mulai …

“Halo semuanya. Terima kasih sudah memberi kesempatan kepada saya. Nama saya ______ _______ Albania, dan saya akan berbicara kepada Anda hari ini tentang _______ Polandia. Untuk memulai, _______ Jerman penting karena … “

Tiba-tiba, orang-orang mulai bergeser di tempat duduk mereka, memeriksa smartphone mereka, berbicara satu sama lain, dan melakukan apa pun, selain memperhatikan Anda.

Pembukaan Anda sering menentukan berapa lama audiens akan “mendengarkan” (tune in) presentasi Anda. Jika Anda membuat bosan audiens Anda sejak awal, ada sedikit kemungkinan pesan Anda akan secara efektif disampaikan.

Bagaimana cara efektif membuka pidato atau presentasi untuk mencegah hal ini terjadi?

Berikut adalah tujuh metode efektif untuk membuka pidato atau presentasi:

1. Kutipan

Membuka dengan kutipan yang relevan dapat membantu mengatur nada bicara Anda selanjutnya.

Misalnya, salah satu yang sering saya gunakan untuk membuka presentasi yang berhubungan dengan berbicara di depan umum: ”Biasanya saya membutuhkan lebih dari tiga minggu untuk mempersiapkan pidato dadakan yang baik” (Mark Twain).

2. Skenario “Bagaimana Jika”

Segera menarik audiens Anda ke dalam pidato Anda sungguh menakjubkan. Mengajukan pertanyaan “bagaimana jika” mengundang hadirin untuk mengikuti proses pemikiran Anda.

“Bagaimana jika kita semua tumpul? Betapa berbedanya kehidupan kita sehari-hari? Apa yang akan terjadi jika kita mengatakan apa yang ada di pikiran kita, sepanjang hari setiap hari? ”

3. Skenario “Bayangkan”

Metode yang serupa, tetapi lebih relevan untuk contoh-contoh sensasional. Ini menempatkan anggota audiens Anda langsung ke presentasi dengan memungkinkan setiap anggota untuk memvisualisasikan skenario luar biasa.

“Bayangkan melompat keluar dari pesawat skydiving dan menemukan parasut Anda tidak berfungsi. Kenangan apa yang akan muncul sebelum Anda? Sekarang bayangkan parasut dibuka. Seberapa berbeda Anda akan bertindak ketika Anda mendarat? “

4. Pertanyaan

Ajukan pertanyaan retoris atau literal. Ketika seseorang diajukan dengan sebuah pertanyaan, apakah suatu jawaban diminta atau tidak, orang itu secara intuitif menjawab.

“Siapa yang tidak ingin hidup di pulau yang eksotis?”

5. Diam

Jeda, apakah dua detik atau 10 detik, memungkinkan audiens Anda duduk dan diam. Sebagian besar audiens mengharapkan pembicara untuk segera memulai.

Jeda ekstra membawa semua perhatian tepat di tempat yang Anda inginkan – pada Anda.

6. Statistik

Gunakan statistik yang mengejutkan, kuat, dan dipersonalisasi yang akan beresonansi dengan audiens untuk menyampaikan pesan Anda segera. Ini berpotensi memicu daya tarik emosional audiens.

“Lihat ke kiri. Sekarang lihat ke kanan. Salah satu teman duduk Anda akan ___________. “
“Di ruangan ini, lebih dari 90 persen dari kita akan _________.”

7. Pernyataan / Frasa yang Kuat

Pernyataan atau frasa dapat menarik perhatian audiens dengan membuat mereka terus menebak apa yang akan Anda katakan selanjutnya. Menerapkan teknik diam sesudahnya juga menambah efeknya.

“Kami tidak bisa menang. Kami tidak bisa menang … “
(Diam)
“… Itulah yang dikatakan setiap surat kabar di negara ini.”

Demikian cara membuka pidato, memgawali presentasi, atau memulai public speaking. Standarnya sih… basmalah, salam, kenalkan diri, dan to the point: “pada kesempatan ini, saya akan berbicara tentang…” Wasalam. (www.romeltea.com).*

 

Cara Membuka Pidato Memulai Pidato Public Speaking

Related Post

  1. author
    Panji Baihaqi3 months agoReply

    ada sumber jurnalnya ga? gua punya research tentang ini pliss

Leave a reply