Romeltea Online

Dasar-Dasar Jurnalistik

jurnalistik_terapan

Pembahasan tentang dasar-dasar jurnalistik ini akan kita mulai dengan pengertian atau definisi jurnalistik, lalu pengertian wartawan, kode etik, dan seterusnya deh…

Pengertian Jurnalistik

Etimologi:

  • Kewartawanan/kepenulisan.
  • Kata dasar: “Jurnal”, = laporan, catatan,
  • Akar kata: “Du Jour” (Yunani) = hari, kejadian hari ini

Terminologi:

  • Proses – “aktivitas” peliputan, penulisan, penyebarluasan info aktual
  • Teknik  – “keahlian” , reporting and writing.
  • Ilmu – “bidang kajian”, ilmu komunikasi massa.

Pengertian Jurnalis/Wartawan

  • Jurnalis/Wartawan adalah orang yang melakukan aktivitas jurnalistik secara rutin (UU No. 40/1999 tentang Pers)
  • Inggris: Journalist, Reporter, Editor, Paper Man, News Man

Kualifikasi Wartawan:

  • Menaati Kode Etik
  • Menguasai Bidang Liputan
  • Menguasai Teknik Jurnalistik

Kode Etik Jurnalistik

  1. Independen, akurat, berimbang, dan tidak beritikad buruk.
  2. Profesional  (tunjukkan identitas; hormati hak privasi; tidak menyuap; berita  faktual dan jelas sumbernya; tidak plagiat; penggunaan cara-cara tertentu dapat dipertimbangkan untuk peliputan berita investigasi bagi kepentingan publik).
  3. Berimbang, tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi, serta menerapkan asas praduga tak bersalah.
  4. Tidak membuat berita bohong, fitnah, sadis, dan cabul.
  5. Tidak menyalah-gunakan profesi dan tidak menerima suap.
  6. Memiliki Hak Tolak untuk melindungi narasumber yang tidak bersedia diketahui identitas maupun keberadaannya, menghargai ketentuan embargo, informasi latar belakang, dan “off the record”.
  7. Tidak menulis atau menyiarkan berita berdasarkan prasangka atau diskriminasi  SARA.
  8. Hormati kehidupan pribadi, kecuali untuk kepentingan publik.
  9. Segera mencabut, meralat, dan memperbaiki berita yang keliru/tidak akurat disertai dengan permintaan maaf kepada pembaca, pendengar, dan atau pemirsa.
  10. Layani Hak Jawab dan Hak Koreksi secara proporsional.

Teknik Jurnalistik (J-Skill)

  • Teknik Reportase: Observasi, Wawancara, Studi Literatur
  • News Writing
  • News Reporting (for Radio/TV): News Reading, Spoken Reading, News Script Writing)
  • Editing
  • Bahasa  Jurnalistik

Produk Jurnalistik: Karya Jurnalistik/Jenis-Jenis Tulisan)

  • News –Hard News, Opinion News, Interpretative News, Etc.
  • Views — Artikel, Editorial/Tajuk, Kolom, Karikatur, Pojok, Esai, Ilmiah Populer)
  • Feature — Tips, Laporan Perjalanan, Biografi, Profil, Resensi, etc.
  • Foto –foto jurnalistik, berita foto.

News Processing

  • News Planning
  • News Hunting/News Gathering
  • News Writing
  • News Editing
  • Publishing

Struktur Tim Redaksi/Editor Department

  • Pemimpin Redaksi/Chief Editor/Editor in Chief (+ wakil jika diperlukan)
  • Redaktur Pelaksana/Managing Editor (+ wakil jika diperlukan)
  • Redaktur/Editor/Jabrik (Penanggung Jawab Rubrik)
  • Reporter & Fotografer
  • Koresponden
  • Kontributor (incl. penulis & kolomnis). (www.romeltea.com).*

 

Dapatkan Posting Terbaru via Email Anda! It’s Free!
Asep Syamsul M. Romli aka Romeltea --akrab disapa Kang Romel-- adalah praktisi, trainer, dan konsultan media. Profil lengkap di menu "My Profile". Karya tulis (buku) di menu "My Books". Kontak email: romeltea@yahoo.com. Follow @romeltea

27 Comments

  1. eros tea

    August 28, 2008 at 5:56 am

    Kumaha damang kang?
    Kok bisa feature tidak dianggap masuk dalam kategori berita.
    Padahal pan feature tea ditulis berdasarkan fakta (faktual)
    Ari cennah Kang Haris mah, feature teh karangan khas, yaitu khas dalam cara penulisanana wungkul.
    Ari kontenna sarua wae jeng berita.
    Kumaha ieu?
    Salam hangat and Toooos

    (*) Kang Haris hilapeun… Dalam sebuah media, cuma ada tiga kategori naskah, yakni berita, opini, dan naskah yang tidak masuk opini juga tidak masuk berita, yakni feature. Makanya feature disbut karangan khas…. isinya paduan antara fakta dan opini/interpretasi. Kang haris benar dalam hal khas dalam cara penulisan, tapi hilapeun dalam hal isi. Isi feature tidak sama dengan berita karena ditambah opini/interpretasi penulis. Geetho………wwww

  2. siahaanhinalang

    July 21, 2008 at 12:09 pm

    membuat berita yang baik, hangat dan didalamnya ada peristiwa. dan kita cuma data nerupa gambar.

  3. sukron habibie

    June 30, 2008 at 5:15 pm

    pak saya dari blitar jatim.saya masih kul semester IV.saya mau tanya.bagaimana sih pak caranya untuk bisa menulis berita,artikel dan yang lain yang bersangkutan dengan jurnalistik? saya ingin sekali bisa menulis dan jadi wartawan.tolong pak kasih tahu metode-metodenya yang sistematis.sebelumnya saya sampaikan rasa terimakasih yang sebanyak-banyaknya atas jasa bapak dengan berabgi ilmu jurnalisnya………semoga sukses selalu untuk bapak

    (*) Jangan panggil bapak dong ah, kesannya tua banget. Akang aja ya… Kang Romel. Ringkasnya, menulis itu butuh latihan. Landasannya mengerti dulu apa itu berita dan artikel. Berita adalah laporan peristiwa dengan sistematika penulisan yang sudah ada ketentuannya (baku). Contohnya banyak banget, perhatiin aja berita-berita di koran. Artikel itu tulisan berisi pendapat pribadi tentang suatu masalah atau peristiwa. Juga ada sistematika penulisannya. Langkah pertama, coba kamu bikin blog, tulis apa saja di sana, pengalaman, curhat, opini, dll. Itu langkah bagus buat jadi penulis. Mudah kan? Kaya bikin catatan di buku harian. Lengkapnya tentang teknik menulis berita dan artikel, coba kamu search di weblog ini, ada kok., ok? Good Luck!

  4. munawir

    March 3, 2008 at 1:13 pm

    saya baru saja ergabung dalam dunia jurnlistik, jadi saya kepingin tau jika kita dalam mengumpulkan data harus melalui wawancara. nah apa saja yang harus kita tanyakan dalam mengumplkan informasi tersebut?

    (*) Wawancara itu penggalian informasi atau data seputar peristiwa/masalah yang kita liput dan hendak kita beritakan. Jadi, ya yang harus kita tanyakan adalah apa yang belum kita ketahui tentang peristiwa/masalah tersebut. Intinya, Anda harus kumpulkan fakta/data dengan memenuhu unsur 5W+1H (Apa yang terjadi, Siapa yang terlibat, Kenapa terjadi, Kapan terjadinya, Di mana kejadiannya, dan Bagaimana proses kejadiannya). Clear? Good Luck!

  5. jagad

    December 23, 2007 at 11:01 am

    bisa tolong beritahu tentang feature lebih jelas!

    (*) Kalo lebih jelas, harus baca buku saya dong… tapi gini intinya: feature itu –khususnya feature berita– mirip cerita pendek, namun ceritanya beneran. Cara nulisnya sama dengan nulis cerpen atau novel, hanya saja ceritanya faktual alias beneran, gak bo-ongan kaya cerpen/novel.

  6. acid

    December 5, 2007 at 12:44 pm

    aku mau tau donk semua seputar tentang channel..
    tapi yang masih dasar-dasrnya yah,, cuz aku baru kuliah semester pertama jurusan komunikasi ini.. makasih..

  7. anita

    November 26, 2007 at 2:50 am

    saya ingin tahu perbedaan antara media online dengan media cetak serta kelebihan dan kelemahan dari kedua media tersebut, sebelumnya makasih banyak….

    (*) Ringkasnya, media online lebih mudah diakses, gratis, dan jangkauannya seluruh dunia. Itu pula kelebihannya, plus panjang naskah bisa dikatakan “tanpa batas” dan updating bisa dilakukan kapan saja, tiap detik pun bisa. Sedangkan media cetak halaman terbatas, demikian juga jumlah pembaca, harus beli/langganan, update tidak bisa cepat, lalu proses penerbitannya rumit –layout dan printing. Itu aja dulu ya…

  8. mayoes

    October 8, 2007 at 3:47 am

    Bung, saya ingin tahu tentang teori komunikasi massa khususnya teori Altschull dari Herbert. Kalau bisa disertai dengan sedikit penjelasan tentang teori tersebut. Terimakasih.

  9. niki

    October 2, 2007 at 12:55 am

    saya ingin mengetahui lagi lebih banyak mengenai macam-macam media massa. jenis-jenisnya maupun klasifikasinya. Terima kasih

    (*) Klasifikasi media massa: cetak (suratkabar, tabloid, majalah), elektronik (radio, tv, film), dan internet/online.

Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>