Pengertian Konten dan Jenis-Jenisnya

Pengertian konten (content) dan jenis-jenisnya sebenarnya sudah saya bahas di postingan tentang Konten Media dan Konten Pemasaran. Kali ini saya bahas khusus pengertian konten saja beserta macamnya. Apa itu konten?

pengertian konten dan jenis-jenisnya
Pengertian Konten dan Jenis-Jenisnya (Gambar: Forbes)

Secara bahasa, konten (content) adalah isi, muatan, kandungan. Istilah ini digunakan dan baru populer di era internet untuk merujuk pada isi situs web (website) atau halaman web (web page) di internet.

Saya sering mengatakan, membuat media di era internet ini sangat mudah dan murah (bahkan gratis). Kita dengan mudah dan cepat bisa membuat dan memiliki website atau akun media sosial.

Namun, yang sering jadi masalah adalah mengisinya, yakni membuat kontennya.

Maka, sangat cerdas mereka yang membuat media sosial dan marketplace. Mereka hanya membuatkan wadah, cuma siapkan “rumah”, namun isinya dibuat oleh para pengguna –disebut user generated content (konten buatan pengguna).

Baca Juga

Banyak pula situs berita yang “menghemat” anggaran gaji wartawan/reporter, dengan cara menjadikan situsnya sebagai “media warga” dengan mengundang semua orang untuk menulis di webnya.

Pengertian Konten

Kata konten berasal dari bahasa Inggris, content. Artinya isi, daya muat, kandungan. Jangan tertukar dengan kata contain yang artinya berisi, mengandung, atau memuat. Content dan contain mirip saja, tidak sama.

Menurut KBBI, konten adalah informasi yang tersedia melalui media atau produk elektronik.

Dalam bahasa Inggris, menurut Cambridge Dictionary, salah satu pengertian konten adalah “artikel atau bagian yang terdapat dalam majalah atau buku” (the articles or parts contained in a magazine or book).

Menurut Wikipedia konten adalah informasi yang tersedia melalui media atau produk elektronik.

  1. Teks dari dokumen atau publikasi dalam bentuk apa pun. Konten adalah informasi dan komunikasi: jumlah total dari kesegaran, keterbacaan, relevansi, dan kegunaan informasi yang disajikan, dan cara penyajiannya.
  2. Esensi dari pesan atau wacana yang dikomunikasikan, sebagaimana dipahami atau diterima oleh audiens yang dituju.
  3. Lem ‘yang membuat situs web’ lengket ‘membuat pengunjung kembali, dan membuat mereka tidak pergi.

Dari pengertian di atas, dapat disimpulkan, konten adalah berbagai macam format dan informasi yang tersaji melalui media, khususnya media baru, berupa berupa teks (tulisan), gambar, suara (audio), atau video.

Jenis-Jenis Konten: Format

Jenis-jenis konten dibagi menjadi dua bagian, yaitu konten dari sisi format dan konten dari sisi konteks.

Dari sisi fomat, jenis-jenis konten adalah sebagai berikut

1. Teks (Tulisan)

Teks adalah jenis konten tradisional atau konvensional berupa tulisan, baik berupa berita (news), opini, feature, maupun essai (essay) dan tinjauan (review).

Teks disebut konten tradisional karena teks menjadi sajian utama media informasi sejak pertama kali muncul, yaitu Acta Diurna.

Sajian media cetak (surat kabar, majalah) mayoritas berupa teks dengan tambahan gambar atau foto. Dari sisi format, teks atau tulisan bisa berupa berita, opini, atau feature.

Konten teks tidak bisa disajikan di media penyiaran radio. Televisi masih bisa menyajikan konten teks, misalnya berupa running text atau infografis.

2. Gambar (Image/Picture/Photo) 

Gambar (image/pucture) adalah konten berupa foto hasil jepretan kamera ataupun hasil desain grafis.

Ada ungkapan, satu gambar bernilai 1000 kata (a picture is worth a thousand words). Instagram populer karena mewajibkan status update berupa foto atau video. Konten gambar lebih disukai pengguna media sosial daripada teks/tulisan.

Di media massa, baik cetak maupun online, gambar biasanya menjadi suplemen, baik sebagai ilustrasi maupun penguat isi berita.

3. Suara – Podcast!

Suara (audio) merupakan konten media penyiaran radio. Audio juga bisa menjadi konten website yang kini dikenal sebagai Podcast –singkatan dari Playable on Demand Broadcast.

Bedanya dengan radio yang umumnya berupa siaran langsung dan live streaming, Podcast adalah audio (suara) yang dimuat di website,  berupa file yang dapat diunduh, dan dapat didengarkan kapan dan di mana saja.

Podcast biasanya merupakan rekaman suara obrolan, ceramah, wawancara, dll. Bisa juga berupa rekaman siaran televisi atau program radio, kuliah, pertunjukan, atau acara lain.

Kini banyak podcaster yang memvideokan podcastnya dan diunggah ke Youtube. Jadilah ia “video podcast”, bukan podcast murni yang hanya berupa suara.

Baca: Pengertian Podcast dan Contohnya

4. Video

Video adalah konten internet terpopuler saat ini. Ini pula yang membawa berkah penghasilan besar bagi banyak Youtuber.

Per definisi, video adalah rekaman gambar hidup yang awalnya ditayangkan media televisi. Kini, video bisa dipublikasikan melalui platform media sosial berbagi video, seperti Youtube, Vimeo, dan Daily Motion.

Video juga bisa dipublikasikan di media sosial seperti Facebook, Twitter, dan khususnya Instagram.

5. Infografis 

Infografis –dari bahasa Inggris: infographic (information and graphic)– adalah gambar berisi informasi. Infografis merupakan gabungan gambar dan teks.

Laman House of Infographics mendefinsikan infografis sebagai “bentuk visualisasi data yang menyampaikan informasi kompleks kepada pembaca agar dapat dipahami dengan lebih mudah dan cepat”.

Proses pembuatan infografis disebut data-visualizationinformation design, atau information architecture. Jenis-jenis infografis adalah infografis statis, infografis animasi, dan infografis interaktif.

Contoh: Infogafis Hagia Shopia

6. Tautan (Links)

Tautan adalah ciri khas konten media online atau halama website berupa anchor text dan URL halaman website tertentu. Tautan yang diklik akan menampilkan halaman yang berbeda dengan yang sedang dibuka pengguna.

Tautan dalam sebuah halaman web ada dua jenis, yakni tautan kedalam (internal link) dan tautan keluar (external link). Konten berupa tautan ini umumnya ada di konten berupa teks (tulisan) dan infografis.

7. eBook

Electronik Book (eBook) atau buku elektronik adalah buku berupa file yang bisa diunduh dan dibuka di perangkat komputer, laptop, atau ponsel.

Berbeda dengan buku biasa yang berupa kertas berisi teks/tulisan dan gambar, eBook biasanya berupa file dengan format Portable Document Files (PDF).

Dari sisi substansi, eBook sama seperti buku cetak, yakni berupa teks dan/atau gambar berisi informasi, opini, ulasan, analisis, tips, dsb.

8. Game

Game adalah permainan yang menggunakan media elektronik. Ia merupakan sebuah hiburan berbentuk multimedia yang sangat digemari anak-anak dan anak muda.

Game dimainkan dengan aturan tertentu sehingga ada yang menang dan ada yang kalah.

Games dalam konteks konten website adalah Personal Computers (PC) Games dan Mobile Games yang dimainkan di komputer dan ponsel.

Games dibagi atas beberapa genre, di antaranya action shooting (tembak–menembak), fighting (pertarungan), adventure (petualangan), strategy (strategi), simulation (simulasi), puzzle (teka-teki), sports (olah raga), Role Playing Game (RPG), dan education (pendidikan).

9. QR Code

QR Code –singkatan dari Quick Response Code– adalah kode yang menyimpan data. QR code hanya mudah diakses oleh pengguna smartphone. Pengguna smartphone harus download aplikasi QR Code Scanner terlebih dahulu. Selengkapnya buka QR Code.

Itu dia jenis-jenis konten website atau halaman web.

Jenis-Jenis Konten: Konteks

Jenis-jenis konten di atas adalah dari segi formay. Dari segi konteks, dewasa ini sudah muncul dan populer istilah berikut konten berupa konsep konten sebagai berikut:

  • Penulisan konten (content writing)
  • Penulis konten (content writer)
  • Pembuatan konten (content creation)
  • Kurasi konten (conten curation)
  • Editor konten (content editor)
  • Konten berkualitas (Quality content)
  • Pemasaran konten (content marketing)
  • Penempatan konten (content placement)
  • Sistem Manajemen Konten (Content Management System/CMS)
  • Jaringan Pengiriman Konten (Content Delivery Network)
  • Konten Buatan Pengguna (User Generated Content)
  • Konten adalah Raja (Content is King)

Istilah terakhir –konten adalah raja– menunjukkan pentingnya konten dalam manajemen website, humas online, pemasaran daring, media sosial, ataupun dalam pengoptimalan mesin telusur (SEO).

Demikian ulasan tentang pengertian konten dan jenis-jenisnya. Wasalam. (www.romeltea.com).*

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *